Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Berapa Budget yang Harus Disiapkan untuk Traveling ke Jepang?

ilustrasi traveling ke Jepang
ilustrasi traveling ke Jepang (freepik.com/tawatchai07)
Intinya sih...
  • Tiket pesawat pulang-pergi ke Jepang berkisar antara Rp6 juta—Rp12 juta, tergantung maskapai, musim perjalanan, dan waktu pemesanan.
  • Penginapan di Jepang bervariasi mulai dari hostel hingga hotel berbintang dengan harga Rp400 ribu—Rp2 juta per malam.
  • Makanan di Jepang terjangkau, dengan estimasi biaya makan bisa mencapai Rp300 ribu—Rp500 ribu per hari. Transportasi juga efisien dengan Japan Rail Pass seharga Rp3 juta—Rp4 juta untuk 7 hari.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jepang menjadi salah satu destinasi favorit traveler dari Indonesia, karena negera itu menawarkan perpaduan budaya tradisional dan teknologi modern. Mulai dari Tokyo yang sibuk, Kyoto yang penuh sejarah, hingga Osaka dengan kuliner khasnya, Jepang selalu punya daya tarik untuk semua jenis traveler. Namun sebelum berangkat, banyak orang bertanya-tanya berapa biaya yang perlu disiapkan untuk traveling ke Jepang, ya?

Meski terkenal sebagai negara maju, traveling ke Jepang bisa disesuaikan dengan bujet yang kamu punya. Kamu bisa memilih gaya perjalanan hemat atau nyaman sesuai kebutuhan. Nah, intip penjelasan tentang berapa bujet yang diperlukan untuk traveling ke Jepang berikut ini, yuk!

1. Tiket pesawat pulang-pergi ke Jepang

ilustrasi traveler memegang tiket pesawat dan koper
ilustrasi traveler memegang tiket pesawat dan koper (freepik.com/stockking)

Biaya tiket pesawat menjadi salah satu komponen terbesar dalam anggaran traveling ke Jepang. Untuk rute Indonesia–Jepang (Jakarta–Tokyo atau Osaka), harga tiket pulang-pergi biasanya berkisar antara Rp6 juta—Rp12 juta, tergantung maskapai, musim perjalanan, dan waktu pemesanan. Kalau memesan tiket jauh-jauh hari atau berangkat saat low season, harga tiket bisa lebih murah.

Maskapai dengan transit di negara lain sering menawarkan harga lebih terjangkau dibandingkan direct flight. Selain itu, kamu bisa memanfaatkan promo atau flash sale dari maskapai. Fleksibel dalam memilih tanggal keberangkatan juga sangat membantu mendapatkan harga terbaik.

2. Akomodasi dan penginapan

ilustrasi check-in di hotel
ilustrasi check-in di hotel (freepik.com/drazen zigic)

Penginapan di Jepang sangat bervariasi, mulai dari hostel hingga hotel berbintang. Hostel atau capsule hotel biasanya mematok harga sekitar Rp400 ribu—Rp800 ribu per malam. Jika kamu memilih hotel bintang 3, biaya bisa mencapai Rp1,2 juta—Rp2 juta per malam, tergantung kota dan lokasi di mana kamu menginap.

Untuk perjalanan 5—7 hari, biaya penginapan bisa berkisar antara Rp3 juta—Rp10 juta. Menginap di area pinggiran kota dengan akses kereta yang baik juga bisa menghemat biaya. Banyak juga traveler memilih Airbnb atau guesthouse untuk menekan anggaran akomodasi.

3. Makan dan minum selama di Jepang

ilustrasi makanan Jepang
ilustrasi makanan Jepang (unsplash.com/Curated Lifestyle)

Salah satu kelebihan traveling ke Jepang adalah pilihan makanan yang terjangkau dan berkualitas. Kamu bisa makan di restoran lokal dengan harga sekitar Rp80 ribu—Rp150 ribu per porsi. Jika ingin lebih hemat, kamu bisa membeli bento di minimarket, seperti 7-Eleven, Lawson, atau FamilyMart.

Kalau kamu makan 3 kali sehari, estimasi biaya makan bisa mencapai Rp300 ribu—Rp500 ribu per hari. Supermarket juga menyediakan makanan diskon menjelang malam. Dengan strategi ini, kamu bisa menikmati makanan khas Jepang tanpa membuat bujet membengkak.

4. Transportasi dan tiket wisata

ilustrasi bepergian dengan kereta
ilustrasi bepergian dengan kereta (freepik.con/freepik)

Transportasi di Jepang terkenal efisien, tetapi bisa cukup mahal jika tidak direncanakan dengan baik. Japan Rail Pass menjadi pilihan populer bagi traveler yang ingin berpindah kota. Harga JR Pass 7 hari berkisar antara Rp3 juta—Rp4 juta tergantung jenisnya.

Selain transportasi, kamu juga perlu menyiapkan bujet untuk tiket masuk tempat wisata, seperti kuil, museum, atau taman hiburan. Rata-rata tiket wisata berkisar antara Rp50 ribu—Rp300 ribu per tempat. Kamu gak perlu berpatok pada tempat wisata berbayar, karena ada banyak destinasi menarik di Jepang yang bisa dinikmati secara gratis, seperti taman kota dan kuil tertentu.

5. Estimasi total bujet traveling ke Jepang

Osaka Castle di Osaka, Jepang
Osaka Castle di Osaka, Jepang (IDN Times/Naufal Al Rahman)

Jika dijumlahkan, estimasi biaya traveling ke Jepang selama 5—7 hari berkisar antara Rp15 juta—Rp25 juta per orang. Angka ini sudah mencakup tiket pesawat, penginapan, makan, transportasi, dan tiket wisata. Bujet di atas bisa lebih rendah jika kamu memilih gaya traveling hemat.

Sebaliknya, kalau kamu memilih hotel yang nyaman, sering makan di restoran terkenal, dan mengunjungi banyak tempat wisata, biaya bisa lebih besar. Karena itu, penting untuk menyesuaikan rencana perjalanan dengan kemampuan finansialmu. Di sini sangat terlihat kalau Jepang menawarkan fleksibilitas bagi berbagai tipe traveler.

Traveling ke Jepang tak selalu harus mahal jika kamu mempersiapkan bujet dengan baik. Dengan memilih waktu yang tepat, penginapan terjangkau, dan transportasi yang efisien, kamu bisa menikmati liburan impian tanpa stres soal biaya. Jepang tetap bisa dinikmati dengan gaya sederhana maupun nyaman. Yuk, rencanakan liburanmu!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Latest in Travel

See More

Berapa Budget yang Harus Disiapkan untuk Traveling ke Jepang?

11 Feb 2026, 07:20 WIBTravel