Pulau Padar menjadi salah satu destinasi yang hampir selalu masuk dalam daftar kunjungan wisatawan saat menjelajahi Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Pulau yang berada di kawasan Taman Nasional Komodo ini terkenal dengan lanskap perbukitannya yang ikonik, lengkap dengan tiga teluk yang menghadap ke arah berbeda.
Dari atas bukit, wisatawan dapat melihat perpaduan laut biru, garis pantai, dan perbukitan yang bentuknya seolah membelah lautan. Tak heran jika panorama tersebut menjadi salah satu pemandangan yang paling sering menghiasi foto perjalanan dari Labuan Bajo.
Untuk menikmati lanskap tersebut dari titik pandang utama, wisatawan tidak bisa langsung turun dari kapal dan melihatnya begitu saja. Ada jalur trekking yang perlu dilewati dengan medan menanjak dan ratusan anak tangga.
Meski tidak membutuhkan waktu selama pendakian gunung pada umumnya, perjalanan menuju ke puncak tetap cukup menguras tenaga, terutama bagi wisatawan yang tidak terbiasa berjalan di medan menanjak.
Lantas, berapa lama sebenarnya waktu yang dibutuhkan untuk trekking ke puncak Pulau Padar? Apakah cukup dilakukan dalam waktu singkat atau perlu menyediakan waktu khusus dalam itinerary? Berikut penjelasannya.
