Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Cara Apply Visa Australia untuk WNI Secara Online, Praktis!

4 min read
Cara Apply Visa Australia untuk WNI Secara Online, Praktis!
ilustrasi liburan ke Australia (pexels.com/Ocean Tse)
  • WNI wajib memiliki visa sebelum berangkat ke Australia karena tidak tersedia visa on arrival; pilihan untuk wisata, keluarga, atau bisnis jangka pendek adalah Visitor Visa Subclass 600.
  • Pengajuan dilakukan online melalui ImmiAccount dengan memilih Visitor Tourist stream Subclass 600, mengisi data konsisten, mengunggah dokumen jelas, lalu membayar biaya aplikasi.
  • Dokumen mencakup paspor berlaku minimal enam bulan, identitas, bukti keuangan, rencana perjalanan, dan terjemahan Inggris; proses umumnya dua hingga empat minggu, dengan hasil e-Visa dikirim melalui email.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Australia selalu punya cara sendiri untuk membuat liburan terasa seperti membuka halaman baru. Dari menyusuri gang-gang penuh kafe di Melbourne, menikmati matahari di pantai Sydney, bertemu kanguru, hingga melihat luasnya lanskap alam, negara ini punya banyak pilihan destinasi bagi pelancong dari Indonesia. Sebelum membayangkan itinerary dan berburu tiket pesawat, ada satu hal penting yang perlu disiapkan yaitu visa.

Bagi warga negara Indonesia (WNI) yang ingin berlibur ke Australia, tidak ada visa on arrival untuk pemegang paspor Indonesia. Artinya, visa harus sudah disetujui sebelum berangkat. Salah satunya adalah Visitor Visa (Subclass 600) untuk keperluan wisata, kunjungan keluarga, atau bisnis jangka pendek. Menariknya, seluruh proses pengajuan visa Australia untuk WNI kini bisa dilakukan sepenuhnya secara online.

Berikut beberapa langkah yang perlu kamu lakukan untuk apply visa Australia secara online. Semuanya praktis dan gak ribet, kok!

  1. 1. Siapkan dokumen untuk apply visa Australia

    ilustrasi dokumen perjalanan
    ilustrasi dokumen perjalanan (pexels.com/Vlada Karpovich)

    Langkah pertama adalah memastikan dokumen pendukung sudah siap sebelum mengisi aplikasi. Paspor yang berlaku minimal enam bulan dari tanggal rencana kedatangan di Australia menjadi salah satu dokumen penting. Dokumen pendukung lainnya pun perlu disiapkan seperti KTP, Kartu keluarga, rekening koran, slip gaji atau surat keterangan kerja, foto digital, tiket pesawat, booking akomodasi, hingga itinerary perjalanan. Di samping itu, dokumen tersebut disertai dengan terjemahan dalam bahasa Inggris.

    Pastikan semua dokumen yang dibutuhkan harus jelas dan mudah dibaca. Setelah dokumen-dokumen terkumpul, ada baiknya dimasukkan dalam satu folder khusus untuk membantu proses pengisian aplikasi menjadi lebih mudah serta rapi.

  2. 2. Cara apply visa Australia secara online

    ilustrasi online dengan laptop
    ilustrasi online dengan laptop (pexels.com/George Milton)

    Setelah dokumen siap, proses pengajuan dapat dilakukan melalui ImmiAccount. Platform ini merupakan layanan online resmi Departemen Dalam Negeri Australia yang digunakan untuk mengajukan dan mengelola berbagai aplikasi visa. Berikut langkah-langkahnya:

    • Buka portal resmi imigrasi Australia di immi.homeaffairs.gov.au dan buat akun ImmiAccount. Gunakan alamat email aktif karena semua notifikasi serta hasil visa akan dikirim ke email tersebut.
    • Setelah login, pilih New Application lalu pilih Visitor dan Tourist stream. Pastikan memilih Subclass 600, bukan ETA atau eVisitor yang tidak tersedia untuk WNI.
    • Isi semua data pribadi dengan teliti dan konsisten. Mulai dari nama, tanggal lahir, hingga nomor paspor harus persis sama dengan data asli. Periksa ulang sebelum melanjutkan karena beberapa bagian gak bisa diedit setelah disimpan.
    • Upload dokumen yang dibutuhkan dalam format PDF atau JPG. Ukuran file per dokumen umumnya maksimal 5 MB. Pastikan hasil scan jelas, tidak terpotong, dan mudah terbaca. Dokumen yang buram atau tidak lengkap, bisa memperlambat proses hingga menyebabkan penolakan.
    • Jika bepergian bersama keluarga, ikuti petunjuk aplikasi untuk mengajukan aplikasi keluarga secara bersamaan.
    • Setelah semua diisi dan melampirkan dokumen dengan benar, periksa kembali jangan sampai ada yang salah, lalu submit. Lakukan pembayaran biaya yang tertera via kartu kredit, PayPal, UnionPay, atau debit Visa/Mastercard internasional. Setelah pembayaran berhasil, aplikasi langsung masuk ke antrian review serta jangan lupa simpan bukti pembayaran.
    • Petugas akan mengevaluasi aplikasimu. Jika disetujui, kamu akan menerima Visa Grant Notice via email. Tidak ada stiker fisik yang ditempelkan di paspor, sehingga cetak atau simpan email tersebut di ponsel untuk ditunjukkan saat check-in dan kedatangan di Australia.

  3. 3. Lama proses visa Australia

    ilustrasi wisata di Australia
    ilustrasi wisata di Australia (pexels.com/Stuart Robinson)

    Menunggu hasil visa memang selalu bikin berdebar. Umumnya, proses pengajuan Visitor Visa (Subclass 600) memakan waktu sekitar dua hingga empat minggu. Namun, waktu ini bisa bervariasi tergantung pada kelengkapan dokumen yang kamu kirimkan.

    Setelah pengajuan visa disetujui, hasilnya tidak akan ditempel di paspormu melainkan dikirimkan dalam bentuk Electronic Visa (e-Visa) langsung melalui email kamu. Cukup cetak lembaran Visa Grant Notice atau simpan filenya untuk ditunjukkan bersama paspor saat berangkat.

    Mengurus visa mungkin jadi bagian perjalanan yang paling tidak seru, tetapi justru dari sinilah petualangan ke Australia dimulai. Setelah formulir terisi, dokumen terkirim, hingga visa berada di tangan, waktunya beralih ke hal yang jauh lebih menyenangkan, yakni menyusun itinerary dan membayangkan hari-hari di bawah langit Australia. Jadi, sebelum koper ditutup dan tiket disimpan rapi, pastikan urusan visa sudah beres agar perjalanan nanti bisa dinikmati dengan lebih tenang, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More