Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Cara Mengisi Arrival Card agar Tidak Ditolak Imigrasi

5 Cara Mengisi Arrival Card agar Tidak Ditolak Imigrasi
ilustrasi formulir deklarasi (commons.wikimedia.org/Wykymania)
Intinya Sih
  • Arrival card berperan penting dalam proses imigrasi, dan kesalahan kecil seperti data paspor yang tidak sesuai bisa memperlambat atau menggagalkan masuk ke negara tujuan.
  • Pengisian alamat tujuan, informasi perjalanan, serta tulisan yang rapi menjadi faktor utama agar petugas imigrasi mudah memverifikasi data tanpa perlu pemeriksaan tambahan.
  • Kejujuran dalam melaporkan barang bawaan dan konsistensi data dengan dokumen lain wajib dijaga untuk menghindari masalah saat pemeriksaan di bandara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Saat bepergian ke luar negeri, banyak orang fokus menyiapkan paspor, tiket, dan koper, tapi justru lupa memperhatikan Arrival Card atau kartu kedatangan. Padahal, dokumen kecil ini berperan penting saat melewati pemeriksaan imigrasi di bandara tujuan. Jika diisi asal-asalan atau ada data yang tidak sesuai, proses masuk ke suatu negara bisa menjadi lebih lama, bahkan berisiko ditolak.

Supaya perjalananmu tetap lancar dan nyaman, penting untuk memahami cara mengisi kartu kedatangan dengan benar. Apalagi beberapa negara masih menggunakan arrival card dalam bentuk kertas maupun digital yang wajib diisi wisatawan asing. Nah, sebelum kamu berangkat liburan atau perjalanan kerja, simak tips lengkapnya berikut ini, yuk!

1. Pastikan data paspor ditulis dengan benar

ilustrasi paspor Indonesia
ilustrasi paspor Indonesia (vecteezy.com/aji farid widiyatmono)

Data paspor menjadi bagian paling penting saat mengisi kartu kedatangan di imigrasi. Nama lengkap, nomor paspor, hingga kewarganegaraan harus ditulis sesuai dengan identitas resmi yang tertera di dalam paspor. Kesalahan satu huruf saja bisa membuat petugas perlu melakukan pemeriksaan tambahan.

Penulisan tanggal lahir dan masa berlaku paspor juga harus dicek kembali sebelum formulir diserahkan. Banyak pelancong terburu-buru sehingga salah menulis angka atau format tanggal yang digunakan. Agar lebih aman, sebaiknya periksa ulang formulir sebelum menuju antrean pemeriksaan imigrasi.

2. Isi alamat tujuan dengan detail dan jelas

ilustrasi menulis
ilustrasi menulis (pexels.com/lil artsy)

Kolom alamat tujuan sering dianggap sepele, padahal cukup sering diperhatikan petugas imigrasi. Hotel, apartemen, atau tempat tinggal sementara yang dituju perlu ditulis secara lengkap dan jelas. Jika hanya menulis nama kota tanpa alamat detail, petugas bisa meminta penjelasan tambahan.

Bila menginap di hotel, nama hotel dan alamat singkat sebaiknya sudah disiapkan sejak sebelum penerbangan. Cara ini membantu proses pengisian menjadi lebih cepat dan mengurangi risiko salah tulis. Selain itu, alamat yang jelas juga menunjukkan bahwa perjalananmu sudah direncanakan dengan baik.

3. Jangan memberikan informasi yang berbeda dengan dokumen lain

ilustrasi visa
ilustrasi visa (commons.wikimedia.org/Visit visa master)

Informasi pada kartu kedatangan harus sesuai dengan tiket pesawat, visa, maupun dokumen perjalanan lainnya. Ketidaksesuaian data bisa memicu pertanyaan tambahan dari petugas imigrasi. Hal seperti tujuan kunjungan atau lama tinggal perlu ditulis secara konsisten.

Misalnya, jika pada visa tertulis tujuan wisata, maka jangan menulis tujuan lain yang berbeda di kartu kedatangan. Perbedaan informasi kecil dapat menimbulkan kecurigaan dan membuat proses pemeriksaan menjadi lebih lama. Oleh karena itu, semua dokumen perjalanan sebaiknya dicek kembali sebelum keberangkatan.

4. Gunakan tulisan yang rapi dan mudah dibaca

ilustrasi menulis
ilustrasi menulis (pixabay.com/tookapic)

Kartu kedatangan yang diisi dengan tulisan sulit dibaca bisa menyulitkan petugas imigrasi saat memeriksa data. Tulisan yang terlalu kecil atau terburu-buru berpotensi menyebabkan kesalahan pembacaan informasi. Akibatnya, kamu mungkin diminta untuk mengisi ulang formulir tersebut.

Jika kartu masih menggunakan format manual, gunakan huruf kapital agar lebih jelas dan mudah dipahami. Hindari coretan berlebihan karena dapat membuat formulir tidak rapi. Pengisian yang bersih dan jelas juga memberi kesan bahwa kamu memahami prosedur perjalanan internasional.

5. Pahami aturan barang bawaan sebelum mengisi formulir

ilustrasi koper
ilustrasi koper (pixabay.com/tookapic)

Beberapa kartu kedatangan biasanya mencantumkan pertanyaan tentang barang bawaan tertentu. Makanan, obat-obatan, uang tunai dalam jumlah besar, atau barang tertentu wajib dilaporkan sesuai aturan negara tujuan. Jika informasi ini diabaikan, pemeriksaan tambahan bisa saja dilakukan oleh petugas bea cukai maupun imigrasi.

Kejujuran saat mengisi formulir menjadi hal yang sangat penting selama melakukan perjalanan internasional. Jangan tergoda untuk menyembunyikan informasi karena konsekuensinya bisa cukup serius. Sebelum berangkat, aturan barang bawaan negara tujuan sebaiknya dipelajari terlebih dahulu agar perjalanan terasa lebih tenang.

Mengisi kartu kedatangan ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan, ya. Tapi, jika kamu selalu memperhatikan setiap detail kecil, maka perjalananmu bisa terasa jauh lebih nyaman tanpa drama di antrean imigrasi. Jadi, sebelum terbang ke negara tujuan berikutnya, pastikan semua dokumenmu sudah siap dan diisi dengan teliti, ya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Related Articles

See More