- Hiroshima: 31,4 persen.
- Nagoya: 29,3 persen.
- Shizuoka: 29,1 persen.
- Sapporo: 19,7 persen.
Klook Rilis Travel Pulse 2026: AI dan Media Sosial Ubah Gaya Liburan

Klook, platform pengalaman dan perjalanan terdepan di Asia Pasifik, kembali merilis Klook Travel Pulse 2026. Laporan tahunan dari Klook tersebut dirilis untuk memahami bagaimana perilaku traveler global terus berkembang dari waktu ke waktu.
Laporan ini diumumkan melalui acara Klook Explore: Where Travel is Heading Next, di The Langham, Jakarta Selatan, pada Rabu (13/5/2026). Mengangkat fokus pada generasi millennial dan Gen Z sebagai penggerak utama industri pariwisata. Riset ini menunjukkan bagaimana traveler kini semakin mengutamakan pengalaman, personalisasi, serta pemanfaatan teknologi dalam perjalanan mereka.
Table of Content
1. Minat traveling tetap tinggi di tengah tantangan ekonomi

Klook merilis hasil riset terhadap lebih dari 11.000 responden di Asia Pasifik, Eropa, dan Amerika Serikat. Mereka menemukan bahwa minat masyarakat untuk traveling tetap tinggi di tengah berbagai tantangan ekonomi, termasuk di Indonesia. Mayoritas traveler Indonesia tetap memprioritaskan perjalanan wisata dan berencana meningkatkan bujet traveling mereka pada 2026. Ini menandakan bahwa traveling telah menjadi bagian penting dari gaya hidup modern.
2. Traveler mengutamakan pengalaman autentik dan bermakna

Dalam laporan ini, Klook juga melihat adanya pergeseran signifikan menuju experience-based travel. Artinya traveler tidak lagi hanya fokus pada destinasi populer, tetapi lebih mengutamakan pengalaman yang autentik dan bermakna. Di antaranya seperti eksplorasi budaya lokal, atraksi wisata, local tours, hingga aktivitas unik yang memberikan pengalaman personal. Hal itulah yang menjadi faktor utama dalam menentukan perjalanan.
Saat ini, traveler tidak lagi hanya berfokus pada destinasi yang ingin dikunjungi. Mereka juga semakin mempertimbangkan pengalaman apa yang bisa dirasakan selama perjalanan tersebut.
Mereka mencari perjalanan yang lebih personal, relevan dengan minat mereka, serta mampu memberikan emotional connection dan cerita yang bermakna. Dari laporan ini, Klook melihat bagaimana preferensi traveler berubah. Tak terkecuali dari sisi destinasi, pengalaman perjalanan, hingga pengaruh teknologi terhadap cara orang traveling saat ini.
3. AI dan media sosial penting dalam traveling

Klook melihat bahwa artificial intelligence (AI) dan media sosial juga menjadi bagian penting dalam merencanakan traveling, mulai dari mencari inspirasi destinasi, menyusun itinerary perjalanan, hingga melakukan transaksi perjalanan.
Kombinasi media sosial dan AI inilah yang membuat pengalaman merencanakan perjalanan menjadi lebih cepat, praktis, seamless, dan personalized. Hampir seluruh traveler Indonesia saat ini terinspirasi dari konten digital saat menentukan destinasi maupun aktivitas wisata yang ingin mereka lakukan.
Media sosial kini tidak lagi hanya menjadi tempat berbagi pengalaman, tetapi telah berkembang menjadi travel discovery platform. Jadi, para traveler mencari referensi melalui video, rekomendasi dari konten kreator, review pengalaman, hingga hidden gems yang sedang viral.
4. Hadirkan Klook Kreator

Klook pun menyebutkan meningkatnya minat terhadap destinasi dan pengalaman yang lebih personal ini tidak lepas dari besarnya pengaruh konten digital dan media sosial. Hal inilah yang melatarbelakangi hadirnya Klook Kreator, yakni komunitas content creator lifestyle and travel berbasis affiliate.
Saat ini, Klook telah berkolaborasi dengan lebih dari 30.000 kreator dari 88 negara, mulai dari segmen nano, mikro, makro, hingga mega kreator. "Dalam dua tahun terakhir, Klook Kreator turut menjadi bagian penting dalam menghubungkan traveler dengan berbagai pengalaman wisata di seluruh dunia melalui konten perjalanan yang autentik, relatable, dan inspiratif,” ujar Head of Marketing Klook Indonesia, Christy Olivia, dalam acara Klook Explore di Jakarta Selatan pada Rabu (13/5/2026).
Kehadiran para kreator ini membantu traveler menemukan cara baru menikmati perjalanan, dari eksplorasi hidden gems, pengalaman budaya lokal, hingga rekomendasi aktivitas unik yang memberikan pengalaman lebih personal dan meaningful. Kehadiran Klook Kreator juga membantu traveler menemukan pengalaman perjalanan yang unik di berbagai destinasi populer, seperti menikmati lanskap alam di Jepang hingga eksplorasi budaya lokal di Vietnam.
5. Perubahan destinasi favorit traveler Indonesia

Dari laporan Klook Travel Pulse 2026, terlihat pula bahwa telah terjadi perubahan destinasi favorit traveler Indonesia. Meskipun Jepang masih menjadi salah satu destinasi utama, Klook melihat adanya peningkatan minat terhadap secondary cities yang menawarkan pengalaman lebih autentik, immersive, dan tidak terlalu padat wisatawan.
Berikut beberapa kota di Jepang yang menjadi favorit traveler Indonesia.
Klook Travel Pulse 2026 pun menyimpulkan bahwa cara orang menikmati liburan kini terus berubah. Traveler tidak lagi hanya mengejar destinasi populer, tetapi juga mencari pengalaman yang lebih personal dan autentik.







![[QUIZ] Dari Lagu Westlife Favoritmu, Kami Tebak Wisata Impianmu](https://image.idntimes.com/post/20260512/upload_7f213d9e9f256a45bda825613221655c_863db9db-e088-4669-9f4d-9453fc526dc2.jpg)
![[QUIZ] Pilih Venue Piala Dunia 2026, dan Temukan Destinasi yang Cocok untukmu!](https://image.idntimes.com/post/20251104/upload_238393b2e791d1ef1945fcf58a130f5b_3c41b8a5-50d5-4f35-bb77-00fd6d7371ed.jpg)

![[QUIZ] Kota yang Harus Kamu Kunjungi saat Hari Raya Waisak 2026](https://image.idntimes.com/post/20250508/pexels-ryasnik-3840191-b98fafaef2d023ed9a72a90440873855.jpg)







