Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dos and Don’ts Liburan di Norwegia, biar Makin Seru dan Menyenangkan!
Potret Norwegia (unsplash.com/Jack White)
  • Artikel ini membahas panduan do’s and don’ts saat liburan di Norwegia agar wisatawan bisa menikmati perjalanan dengan nyaman, menghormati budaya lokal, dan menghindari kesalahan umum.

  • Ditekankan pentingnya memilih waktu kunjungan yang tepat, transportasi yang memberi pengalaman alam terbaik, serta penginapan alternatif seperti cabin atau berkemah untuk sensasi khas Norwegia.

  • Panduan juga menyoroti cara berhemat dan menjaga lingkungan, mulai dari belanja di supermarket lokal hingga menerapkan prinsip ‘leave no trace’ demi kelestarian alam Norwegia.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Norwegia menjadi salah satu destinasi yang menawarkan pengalaman liburan tak terlupakan. Keindahan alamnya yang masih terjaga, mulai dari fjord yang megah nan eksotik, pegunungan yang menjulang tinggi nan gagah, hingga desa-desa kecil yang menawan, membuat negara ini selalu berhasil memikat wisatawan dari berbagai belahan dunia.

Untuk mendapatkan pengalaman liburan yang nyaman dan menyenangkan, kita perlu memahami kebiasaan, serta etika yang berlaku di sana. Tujuannya agar kita dapat menyesuaikan diri dan tidak salah bersikap.

Meskipun sekilas terlihat sederhana, beberapa aturan dan norma di Norwegia mungkin berbeda dengan yang biasa ditemui di Indonesia. Dengan memahami apa yang sebaiknya dilakukan dan dihindari selama berada di sana, kamu bisa menikmati liburan dengan lebih lancar, sekaligus menghormati budaya masyarakat setempat. Berikut dos and don'ts yang perlu diperhatikan saat liburan di Norwegia.

1. Don't: liburan saat musim dingin kalau belum terbiasa dengan cuaca ekstrem

Musim dingin di Norwegia memang menawarkan pemandangan bersalju yang indah. Namun, suhu bisa turun jauh di bawah nol derajat Celsius dengan durasi siang yang sangat singkat, terutama di wilayah utara. Kondisi ini bisa menjadi tantangan bagi wisatawan yang belum terbiasa dengan cuaca ekstrem.

Do: datang saat musim panas.

Jika baru pertama kali ke Norwegia, musim panas menjadi waktu terbaik untuk berkunjung. Suhunya lebih bersahabat, siang berlangsung sangat panjang, bahkan beberapa wilayah mengalami fenomena midnight sun. Cuaca yang nyaman membuat aktivitas seperti hiking, road trip, hingga menjelajahi fjord menjadi jauh lebih menyenangkan.

2. Don't: menganggap Norwegia negara kecil

Potret Norwegia (unsplash.com/Jacek Dylag)

Meski jumlah penduduknya relatif sedikit, wilayah Norwegia membentang sangat panjang dari selatan hingga utara. Perjalanan antarkota bisa memakan waktu berjam-jam, bahkan naik pesawat terbang sekali pun.

Do: sisihkan waktu minimal satu pekan.

Idealnya, siapkan waktu sekitar 7–10 hari, agar bisa menikmati Oslo, Bergen, kawasan fjord, pegunungan, hingga beberapa kota kecil tanpa terburu-buru. Dengan begitu, perjalanan terasa lebih santai dan tidak hanya dihabiskan di perjalanan.

3. Don't: selalu memilih pesawat untuk berpindah kota

Penerbangan domestik memang cepat dan sering menawarkan harga promo yang menarik. Namun, kamu akan melewatkan salah satu daya tarik terbesar Norwegia, yakni panorama alamnya.

Do: naik kereta Bergen Line atau kapal Hurtigruten.

Kereta Bergen Line dikenal sebagai salah satu jalur kereta paling indah di dunia. Sepanjang perjalanan, kamu akan disuguhi pegunungan, danau, hingga kawasan Hardangervidda National Park. Jika beruntung, kamu juga bisa melihat kawanan rusa liar.

Untuk wilayah utara, kapal Hurtigruten menjadi pilihan menarik. Selain berfungsi sebagai kapal pesiar, kapal ini juga menjadi transportasi masyarakat lokal yang melintasi garis pantai Norwegia.

4. Don't: menyelesaikan Norway in a Nutshell Tour dalam sehari

Potret Norwegia (unsplash.com/Julian Zwengel)

Paket wisata populer ini memang memungkinkan wisatawan mengunjungi beberapa destinasi dalam waktu singkat. Namun, perlu dipahami bahwa jadwal pada paket ini cukup padat, sehingga kamu tidak punya banyak waktu menikmati setiap tempat.

Do: nikmati perjalanan dengan lebih santai.

Kalau punya lebih banyak waktu, cobalah jelajahi jalur Rallarvegen menggunakan sepeda. Rute ini mengikuti jalur pembangunan rel kereta yang melintasi pegunungan dengan panorama alam yang luar biasa indah.

5. Don't: Hanya menginap di hotel

Hotel di Norwegia terkenal nyaman, tetapi tarifnya juga termasuk yang paling mahal di Eropa. Jika hanya menginap di hotel, kamu juga akan kehilangan pengalaman menikmati alam khas negara ini.

Do: menginap di cabin atau berkemah.

Norwegia memiliki tradisi allemannsretten atau "hak menikmati alam." Aturan ini memperbolehkan siapa pun berkemah di alam terbuka selama mengikuti ketentuan, seperti menjaga jarak minimal 150 meter dari rumah penduduk dan tidak merusak lingkungan. Selain lebih hemat, pengalaman bermalam di tengah pegunungan atau tepi danau menjadi salah satu momen yang sulit dilupakan.

6. Don't: belanja kebutuhan di minimarket atau kios

Potret Norwegia (unsplash.com/André Mašek)

Toko seperti Narvesen, 7-Eleven, atau Deli de Luca memang mudah ditemukan di berbagai sudut kota. Namun, harga makanan dan minuman di tempat-tempat tersebut jauh lebih mahal dibandingkan supermarket.

Do: belanja di supermarket lokal.

Pilih supermarket seperti Kiwi, Rema 1000, atau Coop Extra untuk membeli camilan, air minum, maupun kebutuhan sehari-hari. Selisih harganya bisa cukup signifikan dibandingkan minimarket, terutama jika kamu bepergian selama beberapa hari.

7. Don't: berbelanja di kawasan wisata populer.

Area seperti Bogstadveien atau Aker Brygge dipenuhi toko-toko premium dengan harga yang relatif tinggi. Tempat seperti ini memang cocok untuk window shopping, tetapi kurang ramah di kantong.

Do: jelajahi Grünerløkka atau Grønland.

Jika ingin mencari oleh-oleh unik atau produk lokal dengan harga lebih bersahabat, kawasan Grünerløkka menjadi pilihan menarik. Sementara itu, Grønland terkenal dengan berbagai toko Asia, pasar lokal, dan kuliner internasional yang lebih terjangkau.

8. Don't: makan di jalan utama kawasan wisata

Potret Norwegia (unsplash.com/Benoît Deschasaux)

Restoran di kawasan ramai seperti Karl Johans gate biasanya menawarkan harga lebih mahal, karena berada di pusat wisata. Sebaiknya hindari area-area tersebut, supaya kamu bisa berburu makanan dengan bujet lebih hemat.

Do: jalan kaki beberapa menit dari pusat keramaian.

Cukup berjalan sekitar 5–10 menit dari area wisata utama, kamu bisa menemukan restoran lokal dengan harga lebih masuk akal dan cita rasa yang lebih autentik. Di kawasan Grønland misalnya, banyak restoran India dan Pakistan yang terkenal lezat dengan porsi besar. Jika ingin pengalaman khas Norwegia, kamu juga bisa membeli udang segar langsung dari kapal-kapal nelayan di pelabuhan Oslo.

9. Don't: mengabaikan cuaca yang cepat berubah

Cuaca di Norwegia terkenal sulit diprediksi. Dalam satu hari, kamu bisa merasakan matahari cerah, hujan, hingga angin dingin secara bergantian. Bila perlu, selalu cek prakiraan cuaca sebelum bepergian.

Do: gunakan pakaian berlapis (layering).

Kenakan pakaian yang mudah dilepas dan ditambah sesuai perubahan suhu. Jangan lupa membawa jaket tahan angin atau jas hujan ringan, terutama jika berencana menjelajahi alam terbuka.

10. Don't: meninggalkan sampah atau mengganggu alam

Potret Norwegia (unsplash/Nicolai Berntsen)

Masyarakat Norwegia sangat menjaga kelestarian lingkungan. Maka dari itu, wisatawan juga diharapkan menghormati alam dengan tidak merusak tanaman, mengganggu satwa liar, maupun meninggalkan sampah.

Do: terapkan prinsip leave no trace.

Bawalah kembali seluruh sampahmu, gunakan jalur pendakian yang tersedia, dan hormati aturan di setiap kawasan konservasi. Dengan demikian, keindahan alam Norwegia tetap terjaga untuk dinikmati generasi berikutnya.

Itu dia beberapa do's and don'ts liburan ke Norwegia yang patut kamu perhatikan. Dengan mengikuti dos and don'ts di atas, maka perjalananmu akan terasa lebih nyaman, hemat, sekaligus memberikan pengalaman yang jauh lebih berkesan. Selamat menjelajahi Negeri Viking!

Curated For You

Editorial Team

Related Article