Bepergian naik kereta api jarak jauh menjadi aktivitas favorit bagi sebagian besar orang, terutama orang-orang yang hendak berlibur atau pulang kampung. Apalagi fasilitas di dalam kereta api makin lengkap dan membuat penumpang nyaman.
Salah satu spot favorit di kereta api yang kerap dikunjungi penumpang adalah gerbong restorasi atau kereta makan. Interiornya estetik, kursi dan meja dengan jendela besar di sampingnya, serta aroma makanan atau minuman yang menenangkan, membuat area ini seringkali disamakan dengan kafe berjalan untuk melepas penat dari perjalanan panjang.
Namun, belakangan ini banyak penumpang yang "protes" kepada PT KAI (Persero) terkait penggunaan gerbong restorasi. Sebab, tak sedikit penumpang yang menjadikannya sebagai tempat bekerja alias Work From Anywhere (WFA). Mereka membuka laptop, bekerja, dan hingga melakukan rapat daring (online meeting) dalam durasi sangat lama. Padahal, fungsi utama gerbong ini adalah untuk makan dan minum.
Nah, supaya kenyamanan bersama tetap terjaga dan tidak merugikan penumpang lain, ada beberapa etika dasar saat berada di dalam gerbong restorasi tersebut. Berikut IDN Times bagikan beberapa poin etika yang wajib dipatuhi saat duduk atau hendak menggunakan gerbong restorasi kereta api. Simak sampai habis, ya!
