Hutan bambu merupakan salah satu destinasi wisata Jepang yang selalu ramai didatangi wisatawan. Tempat paling terkenal tentu saja Hutan Bambu Arashiyama atau Arashiyama Bamboo Groove di Kyoto. Pepohonan bambu hijau yang menjulang tinggi dan suara gesekan dedaunan berhasil memberikan ketenangan untuk siapa pun yang singgah di sana.
Namun, belakangan ini keindahan dan ketenangan tempat wisata tersebut tercoreng oleh aksi tak bertanggung jawab dari sejumlah oknum wisatawan. Melansir Times of India pada Jumat (28/8/2026), tak sedikit wisatawan yang mengukir nama mereka dan berbagai tulisan pada lenih dari 300 batang bambu.
Selain merusak keindahan hutan bambu, aksi vandalisme ini juga berpotensi menggangu pertumbuhan tanaman tersebut. Pemerintah setempat pun berencana menebang sekitar 30 meter persegi area hutan bambu, termasuk bambu yang sudah rusak, dan memberi jarak yang jauh antara pohon bambu dengan jalur pejalan kaki, agar nantinya tidak bisa dijangkau dengan tangan.
Jika kamu berencana mengunjungi hutan bambu, terutama Hutan Bambu Arashiyama, jangan sampai mengikuti jejak para pelaku vandalisme tersebut, ya! Berikut beberapa etika mengunjungi hutan bambu di Jepang yang harus kamu pahami dan patuhi.
