Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Itinerary Seharian di Tianjin, Kota di China dengan Bangunan Unik

Itinerary Seharian di Tianjin, Kota di China dengan Bangunan Unik
Tianjin, China (commons.wikimedia.org/KangTyngrwey)
Intinya Sih
  • Tianjin menawarkan perpaduan arsitektur modern dan bergaya Eropa, menjadikannya destinasi menarik selain Beijing dan Shanghai untuk dijelajahi dalam satu hari.
  • Itinerary sehari mencakup kunjungan ke Five Great Avenues, Ancient Culture Street, hingga menikmati kuliner khas seperti goubuli baozi yang terkenal di kota ini.
  • Sore hingga malam dapat dihabiskan dengan menikmati panorama dari Tianjin Eye dan berjalan santai di tepi Haihe River yang memancarkan suasana romantis serta futuristis.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jika kamu berencana menjelajahi China selain Beijing dan Shanghai, Tianjin bisa menjadi pilihan yang menarik untuk dimasukkan ke dalam daftar perjalananmu. Kota ini menawarkan perpaduan antara arsitektur modern, bangunan bergaya Eropa, dan kawasan tepi sungai yang cantik. Dalam satu hari saja, kamu sudah bisa merasakan suasana unik yang berbeda dari kota-kota besar lainnya di China.

Tianjin juga dikenal sebagai kota pelabuhan yang memiliki sejarah panjang dan perkembangan modern yang pesat. Mulai dari gedung pencakar langit hingga jalanan bersejarah, semuanya bisa ditemukan dalam satu kawasan yang mudah dijelajahi.

Yuk, simak itinerary seharian di Tianjin berikut agar perjalananmu lebih terencana dan maksimal. Dijamin gak bakal membosankan, deh!

1. Pagi hari menikmati suasana santai di Five Great Avenues

Five Great Avenues
Five Great Avenues (commons.wikimedia.org/xiquinhosilva)

Mulailah perjalanan di pagi hari dengan mengunjungi Five Great Avenues atau Wudadao, salah satu kawasan paling terkenal di Tianjin. Area ini dipenuhi bangunan bergaya Eropa yang dibangun pada awal abad ke-20 dan masih terawat dengan baik hingga saat ini. Suasana yang tenang membuat tempat ini cocok untuk berjalan kaki sambil menikmati udara pagi.

Saat menyusuri jalan-jalannya, kamu akan menemukan berbagai vila bergaya Inggris, Prancis, Jerman, hingga Italia yang memiliki desain unik. Banyak wisatawan datang untuk berburu foto karena hampir setiap sudut terlihat estetik. Jangan lupa membawa kamera karena kawasan ini menawarkan latar foto yang berbeda dari kota-kota lain di China.

2. Menjelang siang, saatnya menjelajahi Ancient Culture Street

Ancient Culture Street
Ancient Culture Street (commons.wikimedia.org/gdczjkk)

Setelah puas menikmati kawasan Wudadao, lanjutkan perjalanan menuju Ancient Culture Street yang menjadi pusat budaya tradisional Tianjin. Jalan ini dipenuhi toko-toko yang menjual kerajinan tangan, kaligrafi, suvenir khas, hingga makanan tradisional. Nuansa klasik yang kental membuat pengunjung seperti kembali ke masa lalu.

Selain berbelanja, kamu juga bisa mengunjungi beberapa bangunan bersejarah di sekitar kawasan tersebut. Ornamen khas China yang menghiasi setiap bangunan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Tempat ini juga cocok untuk mengenal lebih dekat budaya lokal Tianjin dalam waktu singkat.

3. Siang hari saatnya mencicipi kuliner khas Tianjin

ilustrasi goubuli baozi
ilustrasi goubuli baozi (commons.wikimedia.org/Whhalbert)

Waktu makan siang menjadi kesempatan terbaik untuk mencicipi berbagai kuliner khas Tianjin yang terkenal lezat. Salah satu makanan yang wajib dicoba adalah goubuli baozi, bakpao dengan isian daging yang memiliki cita rasa khas. Selain itu, tersedia banyak restoran lokal yang menawarkan menu autentik dengan harga beragam.

Bagi pencinta camilan, jangan lewatkan berbagai jajanan tradisional yang dijual di pusat kuliner di sekitar kota. Aroma makanan yang menggoda sering kali membuat wisatawan ingin mencoba lebih dari satu jenis hidangan. Pengalaman kuliner ini akan menjadi bagian menarik dari perjalanan sehari-hari di Tianjin.

4. Memasuki sore hari, menikmati pemandangan modern di Tianjin Eye

Tianjin Eye
Tianjin Eye (commons.wikimedia.org/KangTyngrwey)

Setelah makan siang dan beristirahat sejenak, saatnya menuju Tianjin Eye yang menjadi ikon kota. Bianglala raksasa ini berdiri di atas jembatan dan menawarkan panorama kota yang spektakuler dari ketinggian. Dari kabin yang berputar perlahan, kamu bisa melihat sungai dan gedung-gedung modern yang menghiasi Tianjin.

Waktu sore menjadi salah satu momen terbaik untuk naik Tianjin Eye karena cahaya matahari mulai terasa lebih lembut. Pemandangan kota yang perlahan berubah menjelang malam menciptakan suasana yang sangat memukau. Banyak wisatawan menjadikan pengalaman ini sebagai salah satu aktivitas wajib saat berkunjung ke Tianjin.

5. Menutup hari dengan berjalan-jalan di Haihe River

Haihe River
Haihe River (commons.wikimedia.org/Patrickshichuan)

Menjelang malam, sempatkan diri untuk menikmati suasana di sepanjang Haihe River yang menjadi jantung Kota Tianjin. Kawasan tepi sungai ini dipenuhi gedung-gedung modern dengan lampu yang mulai menyala saat matahari terbenam. Pemandangan malamnya memberikan kesan romantis sekaligus futuristis.

Kamu bisa berjalan santai menyusuri pedestrian yang nyaman sambil menikmati panorama kota. Jika memiliki waktu lebih, cobalah mengikuti wisata kapal untuk melihat Tianjin dari sudut pandang yang berbeda. Kilauan cahaya yang memantul di permukaan sungai menjadi penutup sempurna untuk perjalanan seharian yang berkesan.

Saat langit mulai gelap dan lampu kota menyala satu per satu, Tianjin menunjukkan pesonanya yang berbeda dari siang hari. Jangan heran jika setelah sehari menjelajahi, kamu justru ingin menambah waktu liburan untuk menemukan lebih banyak sudut menarik yang tersembunyi di kota modern ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman

Related Articles

See More