Menjelang perjalanan ke luar negeri, ada banyak hal yang biasanya lebih dulu memenuhi pikiran. Paspor sudah masuk tas, tiket pesawat tersimpan di ponsel, hotel sudah dipesan, dan koper tinggal menunggu ditutup. Namun, sebelum perjalanan dimulai, ada satu urusan kecil yang sebaiknya gak ikut tertinggal, yakni mengisi digital arrival card.
Formulir kedatangan digital itu kini digunakan sejumlah negara untuk mengumpulkan informasi penumpang sebelum mereka tiba di perbatasan. Bagi sebagian wisatawan, formulir ini mungkin terdengar seperti urusan administrasi yang bisa diselesaikan nanti. Padahal, sejumlah negara meminta penumpang mengisinya sebelum tiba di negara tujuan.
Waktu pengisiannya pun tidak selalu sama. Ada negara yang membuka formulir sekitar tiga hari atau 72 jam sebelum kedatangan, sementara negara lain memiliki ketentuan waktu yang berbeda. Lalu, kapan sebaiknya digital arrival card harus diisi?
