Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Kereta Api dengan Rute Terpendek di Indonesia, Kamu Pernah Naik?
Potret kereta api yang sedang melintas (IDN Times/Riyanto)
  • KA Pangrango menjadi rute terpendek, menghubungkan Bogor Paledang-Sukabumi sejauh 57 kilometer dalam sekitar 1 jam 40 menit, dengan kelas eksekutif dan ekonomi.
  • KA Siliwangi melayani Sukabumi-Cipatat sejauh 67 kilometer selama 2 jam 15 menit, sedangkan KA Arjuno Ekspress menghubungkan Malang-Surabaya Gubeng sejauh 93 kilometer.
  • KA Banyubiru menempuh Semarang Tawang-Solo Balapan sejauh 108 kilometer, sementara KA Blora Jaya menghubungkan Semarang Poncol-Cepu sejauh 141 kilometer dalam 2 jam 29 menit.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Perjalanan naik kereta api identik dengan rute antarkota yang memakan waktu berjam-jam. Namun, tahukah kamu bahwa tidak semua kereta api di Indonesia dirancang untuk menempuh jarak ratusan kilometer?

Ada beberapa rangkaian kereta api unik yang khusus melayani rute jarak pendek dengan waktu tempuh yang sangat singkat. Keberadaan kereta api rute terpendek ini memegang peranan penting dalam menunjang mobilitas harian masyarakat lokal, baik untuk keperluan komuter maupun koneksi antarwilayah di sekitarnya. Penasaran apa saja keretanya?

Melansir Instagram resmi PT KAI, yakni @kai121_, simak daftar lima kereta api dengan rute terpendek di Indonesia berikut ini!

1. KA Pangrango

Potret KA Pangrango (commons.wikimedia.org/Afrogindahood)

Kereta Api Pangrango melayani rute Bogor Paledang-Sukabumi PP. Jarak antara dua stasiun tersebut "hanya" 57 kilometer, sehingga menjadikannya sebagai kereta dengan jarak terpendek di Indonesia. Waktu tempuhnya sekitar 1 jam 40 menit.

Nama Pangrango diambil dari nama gunung, yakni Gunung Gede Pangrango yang terletak di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat. Saat melintasi wilayah Cigombong, gunung tersebut dapat dilihat dari balik jendela kereta. Rangkaian kereta ini terdiri dari kelas eksekutif dan ekonomi dengan susunan tempat duduk 2-2.

2. KA Siliwangi

Potret rangkaian kereta api (unsplash.com/alvianwidyatama)

Di posisi kedua ada Kereta Api Siliwangi. Kereta ini mulai beroperasi sejak 8 Februari 2014 dan melayani rute Sukabumi-Cianjur. Seiring dengan reaktivasi jalur kereta api Cianjur-Padalarang, layanan kereta ini diperpanjang hingga Stasiun Ciranjang per 30 Juli 2019, kemudian diperpanjang lagi hingga Stasiun Cipatat mulai 21 September 2020.

Jarak yang ditempuh KA Siliwangi dari Sukabumi ke Cipatat PP adalah 67 kilometer dan durasinya 2 jam 15 menit. Rangkaiannya hanya menyediakan kelas ekonomi. Nama Siliwangi sendiri terinspirasi dari nama salah satu raja terkenal dari Kerajaan Pajajaran, yakni Prabu Siliwangi.

3. KA Arjuno Ekspress

Potret kereta api (dok. Unsplash/ Salman Rameli)

Keretamania yang sering beraktivitas dari Surabaya ke Malang atau sebaliknya pasti tidak asing lagi dengan KA Arjuno Ekspress. Kereta ini melayani rute dari Stasiun Malang menuju ke Stasiun Surabaya Gubeng PP dan hanya memiliki satu kelas, yakni eksekutif.

Jarak antara dua stasiun tersebut adalah 93 kilometer dan ditempuh selama kurang lebih dua jam. Kereta hanya singgah di Stasiun Lawang, Stasiun Bangil, dan Stasiun Sidoarjo. Nama Arjuno diambil dari nama gunung yang terletak di wilayah Kota Batu, Malang, dan Pasuruan.

4. KA Banyubiru

Potret kereta api yang sedang melintas (unsplash/hydngallery)

KA Banyubiru melayani relasi Semarang Tawang-Solo Balapan PP dengan jarak tempuh sejauh 108 kilometer. Hal ini menjadikannya sebagai kereta dengan jalur terpendek keempat di Indonesia.

Nama Banyubiru diambil dari salah satu nama wilayah atau suatu kecamatan di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Kalau kamu naik kereta ini, kamu tak hanya diajak melihat pemandangan hijau nan cantik, tetapi juga melintasi jalur kereta api pertama di Indonesia dan beberapa stasiun heritage yang sudah berusia lebih dari seabad.

5. KA Blora Jaya

Potret kereta api jarak jauh (unsplash.com/fhry)

Beroperasi sejak 15 Oktober 2009 dengan nama Blora Jaya Ekspres, kereta ini menjadi penghubung antara Semarang dan wilayah timur Jawa Tengah. Kereta berangkat dari Stasiun Semarang Poncol dan berakhir di Stasiun Cepu. Jarak tempuhnya sekitar 141 kilometer dan durasinya 2 jam 29 menit.

Pada 2017, kata "Ekspres" pada nama "Blora Jaya" dihilangkan. Kereta ini hanya melayani satu kelas, yakni ekonomi. Nama Blora sendiri terinpirasi dari Kabupaten Blora yang ada di Jawa Tengah.

Demikian lima kereta api dengan rute terpendek di Indonesia. Kamu pernah naik kereta yang mana saja, nih?

Curated For You

Editorial Team

Related Article