- Dalam rangka sosialisasi, usia peserta Bus Jogja Heritage Track minimal 15 tahun. Usia anak-anak atau di bawahnya (bayi yang dipangku/digendong) belum bisa difasilitasi.
- Kuota regular bus ini adalah 8 orang per bus.
- Reservasi mandiri dibuka pada H-3 (misal: keberangkatan hari Minggu, reservasi dibuka hari Kamis) atau 3 hari sebelum tanggal keberangkatan (dibuka di website siang pukul 12.01 WIB hingga terpenuhi) atau dapat di cek secara berkala di www.jogjaheritage.com.
- Jika berhalangan hadir, peserta diminta menginformasikan kepada panitia agar kuota dapat dibuka kembali. Apabila ada peserta yang batal maka kuota akan dibuka kembali pada H-1 di www.jogjaheritage.com.
- Pakaian peserta Bus Jogja Heritage Track wajib mengenakan pakaian batik dan bersepatu. Tidak diperkenankan memakai kaos, celana pendek, dan bersandal.
- Hadir 20 menit di lokasi keberangkatan.
- Masing-masing peserta wajib mengisi link evaluasi setelah selesai mengikuti kegiatan dengan scan barcode maupun link evaluasi yang ada.
- Beroperasi setiap Selasa—Minggu (Senin dan tanggal merah hari besar nasional off).
Rute, Syarat, dan Cara Daftar Jogja Heritage Track, Tiketnya Gratis!

Menjelajahi Yogyakarta kini bisa dilakukan dengan cara yang berbeda, bahkan gratis. Melalui program Jogja Heritage Track (JHT), wisatawan diajak berkeliling kota naik bus wisata sambil mengenal sejarah, budaya, hingga filosofi yang melekat pada berbagai sudut Kota Gudeg.
Program yang dikelola Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta ini menawarkan pengalaman city tour edukatif selama kurang lebih dua jam. Selama perjalanan, peserta akan diajak menyusuri kawasan yang masuk dalam jalur Sumbu Filosofi Yogyakarta, situs bersejarah, hingga kawasan kuliner legendaris yang menjadi bagian penting dari identitas kota.
Bagi kamu yang tertarik mengikuti program wisata Jogja Heritage Track gratis ini, ada sejumlah syarat dan mekanisme pendaftaran yang perlu diperhatikan. Berikut di antaranya.
1. Syarat dan ketentuan mengikuti Bus Jogja Heritage Track
Berdasarkan situs resmi Jogja Heritage Track, peserta yang ingin mengikuti perjalanan Jogja Heritage Track wajib memenuhi beberapa ketentuan berikut.
2. Cara mendaftar Bus Jogja Heritage Track
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi Jogja Heritage Track. Reservasi dibuka mulai H-3 keberangkatan pukul 12.01 WIB dan akan ditutup setelah kuota terpenuhi. Berikut langkah-langkah pendaftarannya.
- Kunjungi situs resmi Jogja Heritage Track.
- Pilih layanan Bus Jogja Heritage Track.
- Tentukan tanggal keberangkatan yang tersedia.
- Konfirmasi kesiapan mengenakan pakaian batik.
- Pilih rute yang masih memiliki kursi kosong.
- Isi formulir data diri secara lengkap.
- Lakukan verifikasi melalui kode OTP yang dikirim ke email.
- Setujui syarat dan ketentuan yang berlaku.
- Kirim formulir dan tunggu konfirmasi dari panitia. Jika pendaftaran berhasil, peserta akan menerima informasi lebih lanjut terkait titik kumpul dan jadwal keberangkatan.
3. Rute Bus Jogja Heritage Track 2026
Saat ini terdapat enam rute tematik yang bisa dipilih wisatawan. Masing-masing menawarkan pengalaman berbeda, mulai dari wisata sejarah, filosofi Jawa, hingga kuliner khas Yogyakarta. Berikut di antaranya.
- Sangkan Paraning Dumadi.
Rute ini mengangkat filosofi Jawa tentang asal-usul dan tujuan hidup manusia.
Rute perjalanan: Tugu Jogja → Jalan Margo Utomo → Jalan Malioboro → Museum Sonobudoyo → Benteng Baluwarti Keraton → Jokteng Lor → Jokteng Kulon → Panggung Krapyak → Plengkung Nirbaya.
- Paraning Dumadi.
Menggambarkan perjalanan manusia menuju tujuan hidup berdasarkan konsep filosofi Jawa.
Rute perjalanan: Tugu Jogja → Jalan Margo Utomo → Jalan Malioboro → Museum Sonobudoyo → Pathuk → Meeting Point.
- Sangkaning Dumadi.
Berfokus pada cerita mengenai asal mula kehidupan dan penciptaan manusia.
Rute perjalanan: Meeting Point → Jokteng Lor → Jokteng Kulon → Panggung Krapyak → Plengkung Nirbaya → Jokteng Kulon → Wirobrajan → Meeting Point
- Colonial Heritage.
Mengajak peserta mengenal jejak peninggalan kolonial yang masih berdiri di Yogyakarta hingga saat ini.
Rute perjalanan: Meeting Point → Pasar Kranggan → Tugu Jogja → Stasiun Tugu → Malioboro → Teras Malioboro 1 → Gereja Katolik FX Kidul Loji → Sayidan → Bintaran → Gereja Katolik Santo Yusup → Museum Sasmitaloka → Stasiun Lempuyangan → Kotabaru → Meeting Point.
- The Legacy.
Menelusuri warisan sejarah Kerajaan Mataram Islam yang masih bisa ditemukan di berbagai sudut Yogyakarta.
Rute perjalanan: Meeting Point → Jokteng Lor → Jokteng Kulon → Plengkung Nirbaya → Jokteng Wetan → Jokteng Lor Wetan (Tanjung Anom) → Museum Sonobudoyo → Meeting Point.
- Jogja Culinary.
Rute khusus yang mengangkat cerita dan sejarah kuliner legendaris Yogyakarta.
Rute perjalanan: Meeting Point → SMKN 2 Yogyakarta → Tugu Jogja → Pasar Kranggan → Lopis Mbah Satinem → Kopi Joss → Malioboro → Teras Malioboro 1 → Wijilan → Jalan Mataram → Masjid Syuhada → Tugu Jogja → Meeting Point.
Dengan beragam pilihan rute tersebut, Jogja Heritage Track tak hanya menjadi sarana wisata gratis, tetapi juga cara menarik untuk memahami sejarah, budaya, dan filosofi Yogyakarta secara lebih mendalam. Jika kamu berencana liburan ke Kota Gudeg, program ini bisa menjadi alternatif aktivitas yang edukatif sekaligus menyenangkan.

















