Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
⁠Selain Sunscreen, Bawalah 9 Benda Ini saat Liburan Musim Panas!
Potret memakai topi musim panas (pexels.com/RDNE Stock project)
  • Gelombang panas ekstrem melanda berbagai negara seperti Bangkok dan Eropa, membuat perlindungan diri dari suhu tinggi menjadi hal penting saat liburan musim panas.
  • Selain sunscreen, wisatawan disarankan membawa topi, kacamata UV, botol minum isi ulang, hingga kipas portable untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan di cuaca terik.
  • Perlengkapan tambahan seperti cooling towel, lip balm SPF, payung anti-UV, oralit, dan face mist membantu menjaga tubuh tetap segar serta mencegah dehidrasi selama perjalanan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Musim panas menjadi waktu favorit banyak orang untuk bepergian alias liburan. Namun, cuaca ekstrem juga menjadi tantangan yang tidak bisa diabaikan. Apalagi belakangan ini, Bangkok dilaporkan mengalami gelombang panas dengan heat index mencapai 51,9 derajat Celsius yang masuk kategori berbahaya, sementara sejumlah negara di Eropa juga menghadapi suhu ekstrem hingga menembus 40 derajat Celsius pada musim panas 2026.

Dalam kondisi seperti ini, sunscreen memang menjadi perlengkapan wajib. Selain sunscreen, ada beberapa barang lain yang sebaiknya selalu masuk ke dalam koper atau tas harianmu. Berikut daftar perlengkapan dan benda yang wajib dibawa saat liburan musim panas, selain sunscreen.

1. Topi atau bucket hat

Topi menjadi pelindung pertama dari paparan sinar matahari langsung, terutama saat kamu harus berjalan kaki dalam waktu lama. Pilih topi dengan bagian tepi yang cukup lebar, supaya wajah, telinga, dan leher ikut terlindungi. Selain membuat tubuh terasa lebih sejuk, topi juga membantu mengurangi risiko kulit kepala terbakar akibat sinar matahari yang intens.

2. Kacamata hitam dengan perlindungan UV

Kesehatan mata juga perlu diperhatikan selama liburan musim panas. Paparan sinar ultraviolet yang berlebihan dapat membuat mata cepat lelah, silau, hingga meningkatkan risiko gangguan mata dalam jangka panjang.

Oleh karena itu, gunakan kacamata hitam yang memiliki perlindungan UV400 atau mampu memblokir hampir seluruh sinar UVA dan UVB. Selain melindungi mata, aksesori ini juga membuat aktivitas di luar ruangan terasa lebih nyaman.

3. Botol minum isi ulang

Potret botol minum (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Saat cuaca panas, tubuh kehilangan cairan lebih cepat. Membawa botol minum sendiri memudahkanmu untuk tetap terhidrasi sepanjang perjalanan sekaligus mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai.

Bila perlu, bawalah tumbler berinsulasi mampu menjaga suhu minuman tetap dingin lebih lama. Air dingin dapat membantu menyegarkan tubuh ketika cuaca sedang sangat terik, terutama jika kamu menghabiskan banyak waktu di luar ruangan. Di banyak negara, terutama Eropa, sudah tersedia drinking fountain atau stasiun isi ulang air minum gratis yang bisa dimanfaatkan wisatawan.

4. Kipas portable

Kipas genggam elektrik menjadi salah satu perlengkapan yang semakin populer di kalangan wisatawan saat musim panas. Ukurannya ringkas, mudah dibawa, dan sangat membantu saat harus mengantre masuk objek wisata atau menggunakan transportasi umum. Jika tidak ingin menggunakan kipas elektrik, kipas lipat juga bisa menjadi alternatif yang lebih ringan dan praktis.

5. Handuk kecil atau cooling towel

Cooling towel menjadi salah satu perlengkapan favorit saat musim panas. Cukup dibasahi dengan air, diperas, lalu dikibaskan beberapa kali sebelum digunakan. Handuk ini mampu memberikan sensasi dingin pada leher atau wajah, sehingga membantu menurunkan suhu tubuh ketika cuaca terasa menyengat.

6. Lip balm dengan SPF

Potret menggunakan lip balm (pexels.com/Anastasia Shuraeva)

Bukan hanya kulit wajah, bibir juga rentan mengalami kekeringan akibat paparan sinar matahari dan udara panas. Jadi, jangan lupa membawa lip balm yang mengandung SPF, agar bibir tetap lembap sekaligus terlindungi dari sinar UV. Gunakan kembali secara berkala, terutama setelah makan atau minum, ya!

7. Payung lipat

Payung lipat bukan hanya berguna saat hujan. Ketika cuaca sangat panas, payung juga dapat menjadi pelindung tambahan dari sinar matahari langsung, terutama saat berjalan di area yang minim pepohonan. Sebaiknya, pilih payung berwarna terang dengan lapisan anti-UV agar perlindungannya lebih maksimal.

8. Oralit atau tablet elektrolit

Ketika terlalu banyak berkeringat, tubuh tidak hanya kehilangan cairan, tetapi juga elektrolit. Membawa oralit atau tablet elektrolit dapat membantu menggantikan mineral yang hilang, sehingga tubuh tetap bugar selama perjalanan. Perlengkapan ini sangat berguna jika kamu berencana melakukan aktivitas luar ruangan seperti hiking, city walking, atau mengunjungi taman hiburan.

9. Face mist

Potret menyemprotkan face mist (pexels.com/Shiny Diamond)

Face mist bisa menjadi penyelamat ketika wajah mulai terasa panas dan kering. Semprotan ini membantu memberikan sensasi segar sekaligus menjaga kelembapan kulit di tengah cuaca yang terik. Simpan face mist berukuran travel size di dalam tas, agar mudah digunakan kapan saja selama beraktivitas.

Selain sunscreen, berbagai barang di atas dapat membantu melindungi tubuh dari paparan panas, sekaligus membuat perjalanan tetap menyenangkan, meski suhu sedang tinggi. Percayalah, liburan musim panas akan terasa jauh lebih nyaman jika kamu mempersiapkan perlengkapan yang tepat sejak awal. Selamat berlibur!

Curated For You

Editorial Team

Related Article