5 Tips Membawa Telur saat Mendaki Gunung biar Gak Pecah

- Simpan di wadah khusus telur untuk mencegah telur goyang dan saling terbentur
- Lapisi telur dengan kain atau tisu tebal untuk melindungi dari gesekan langsung dengan barang lain di tas
- Bawa telur matang setengah atau rebus agar lebih awet dan tahan banting
Membawa telur waktu naik gunung memang bisa jadi tantangan sendiri. Di satu sisi, telur itu sumber protein yang murah, bergizi, dan gampang diolah.
Di sisi lain, bentuknya rapuh, sedikit guncangan di tas, telur bisa langsung retak. Apalagi kalau perjalananmu melewati jalur pendakian yang terjal dan penuh batu. Untuk itu, kamu perlu tahu tips membawa telur saat mendaki gunung biar gak pecah dan tetap aman berikut ini. Jangan anggap sepele, ya!
1. Simpan di wadah khusus telur

Cara paling aman adalah pakai egg holder atau wadah plastik khusus untuk telur. Wadah ini didesain sesuai bentuk telur, sehingga gak gampang goyang.
Selain melindungi dari benturan, wadah ini juga mencegah telur saling terbentur saat tas terguncang. Kalau mau hemat, kamu bisa pakai bekas wadah telur plastik dari supermarket, asal pastikan bersih dan kokoh.
2. Lapisi telur dengan kain atau tisu tebal

Kalau gak punya wadah khusus, kamu bisa pakai trik manual dengan membungkus telur satu per satu. Gunakan kain, tisu tebal, atau bahkan kaus kaki bersih sebagai bantalan. Cara ini bikin benturan saat jalan jadi lebih lembut, sekaligus menahan telur dari gesekan langsung dengan barang lain di tas.
3. Bawa telur matang setengah atau rebus

Buat yang mau praktis dan minim risiko, pilih bawa telur rebus setengah matang atau matang penuh dari rumah. Selain lebih awet, telur rebus juga tahan banting karena bagian dalamnya sudah padat. Kamu tinggal kupas di gunung, langsung siap dimakan atau diolah jadi menu lain.
4. Simpan di bagian atas tas

Posisi penyimpanan juga berpengaruh besar. Hindari menaruh telur di bagian bawah tas yang kena beban berat dari barang lain. Simpan di bagian atas atau di saku luar tas yang aman dari tekanan. Kalau bisa, pastikan posisi telur gak banyak berubah selama perjalanan, terutama saat melewati jalur menanjak atau turunan curam.
5. Pakai bahan alami sebagai bantalan

Kalau lagi di lokasi dan butuh cara darurat, kamu bisa memanfaatkan bahan alami di sekitar, misalnya, masukkan telur ke dalam kantong berisi daun kering atau rumput yang bersih. Bantalan alami ini bisa menyerap guncangan cukup baik, apalagi kalau jarak tempuh ke basecamp gak terlalu jauh.
Dengan menerapkan tips ini, kamu bisa bawa telur di gunung tanpa khawatir pecah sebelum sampai tujuan. Jadi, persediaan protein kamu aman, dan menu di tenda tetap lengkap tanpa drama telur remuk di tas. Tips membawa telur saat mendaki gunung biar gak pecah ini bakal jadi penyelamatmu banget, sih!