Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Tips Membaca Arah Angin untuk Menentukan Arah Tenda

ilustrasi pasang tenda
ilustrasi pasang tenda (pexels.com/cottonbro studio)
Intinya sih...
  • Perhatikan gerakan awan, daun, dan rumput untuk menentukan arah angin
  • Rasakan angin dengan tubuh dan atur posisi tenda agar lebih stabil
  • Manfaatkan api unggun atau bubuk ringan untuk membaca arah angin secara akurat
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Menentukan arah tenda bukan cuma soal cari tempat datar atau pemandangan bagus. Salah satu faktor penting yang sering diabaikan adalah arah angin. Padahal, memahami tips membaca arah angin untuk menentukan arah tenda bisa bikin pengalaman camping kamu jauh lebih nyaman, aman, dan bebas drama. Mulai dari tenda yang gak gampang roboh, sampai tidur lebih nyenyak tanpa gangguan hembusan angin dingin.

Buat kamu yang hobi camping, mendaki gunung, atau sekadar bermalam di alam terbuka, kemampuan membaca arah angin adalah skill dasar yang wajib dikuasai. Berikut ini lima tips penting yang bisa kamu terapkan supaya posisi tenda lebih ideal dan sesuai dengan kondisi angin di sekitar lokasi camping.

1. Perhatikan gerakan awan, daun, dan rumput

ilustrasi tenda camping
ilustrasi tenda camping (pexels.com/Quang Nguyen Vinh)

Cara paling sederhana untuk membaca arah angin adalah dengan mengamati lingkungan sekitar. Lihat ke arah mana awan bergerak, daun-daun bergoyang, atau rumput condong. Biasanya, arah gerakan tersebut menunjukkan ke mana angin bertiup.

Kalau awan bergerak dari timur ke barat, artinya angin bertiup dari timur. Maka, sebaiknya pintu tenda tidak langsung menghadap ke arah datangnya angin. Posisi ini membantu mengurangi tekanan angin langsung ke dalam tenda, sekaligus mencegah udara dingin masuk secara berlebihan.

2. Rasakan angin dengan tubuh

ilustrasi tenda camping
ilustrasi tenda camping (unsplash.com/Sergey Chuprin)

Selain melihat, kamu juga bisa merasakan arah angin secara langsung. Berdirilah diam sejenak, lalu rasakan dari sisi mana angin paling terasa di wajah atau tubuh. Cara ini cukup efektif, terutama saat cuaca cerah dan angin bertiup stabil.

Setelah mengetahui arah angin, atur posisi tenda agar bagian paling kokoh menghadap sumber angin. Biasanya, bagian belakang tenda yang lebih rendah dan minim bukaan adalah posisi terbaik untuk menghadap angin. Dengan begitu, tenda lebih stabil dan gak gampang goyah.

3. Manfaatkan api unggun atau bubuk ringan

ilustrasi api unggun
ilustrasi api unggun (pexels.com/Igor Cibulsky)

Kalau kamu membawa korek api, kayu kering, atau bubuk ringan, seperti pasir halus, manfaatkan itu untuk membaca arah angin. Nyalakan api kecil atau taburkan sedikit bubuk ke udara, lalu perhatikan ke mana asap atau partikel tersebut bergerak.

Metode ini cukup akurat, terutama di area terbuka, seperti pantai, savana, atau puncak gunung. Dari arah gerak asap, kamu bisa menentukan arah datangnya angin, lalu menyesuaikan orientasi tenda agar lebih terlindungi.

4. Perhatikan kontur alam sekitar

ilustrasi memasang tenda
ilustrasi memasang tenda (pexels.com/cottonbro studio)

Selain arah angin, kondisi alam sekitar juga memengaruhi kekuatan hembusan angin. Area terbuka, punggungan bukit, dan tepi tebing biasanya memiliki angin lebih kencang. Sebaliknya, area di balik batu besar, semak, atau cekungan tanah cenderung lebih terlindungi.

Cobalah mencari lokasi yang memiliki penghalang alami di sisi datangnya angin. Dengan begitu, tenda kamu gak langsung terkena hembusan angin kencang. Namun, pastikan juga lokasi tersebut aman dari potensi bahaya seperti pohon tumbang, longsor, atau genangan air.

5. Sesuaikan arah pintu dan ventilasi tenda

ilustrasi pendaki dengan tenda double layer
ilustrasi pendaki dengan tenda double layer (pixabay.com/mostafa_meraji)

Tips membaca arah angin untuk menentukan arah tenda berikutnya adalah mengatur posisi pintu dan ventilasi. Sebaiknya, pintu tenda tidak langsung menghadap ke arah datangnya angin. Ini penting untuk mencegah angin dingin, debu, dan air hujan masuk ke dalam tenda.

Arahkan pintu tenda sedikit menyamping dari arah angin. Dengan posisi ini, sirkulasi udara tetap lancar tanpa membuat bagian dalam tenda jadi terlalu dingin atau lembap. Ventilasi tenda juga tetap bisa berfungsi optimal, sehingga kamu tetap merasa nyaman saat beristirahat.

Membaca arah angin bukan cuma soal kenyamanan, tapi juga faktor keselamatan. Angin kencang bisa membuat tenda roboh, pasak tercabut, bahkan merusak rangka tenda. Selain itu, arah angin yang salah juga bisa menyebabkan suhu di dalam tenda jadi terlalu dingin atau pengap.

Dengan memahami tips membaca arah angin untuk menentukan arah tenda, kamu bisa meminimalkan risiko tersebut. Camping pun jadi lebih aman, nyaman, dan menyenangkan, tanpa perlu khawatir tenda bergoyang semalaman.

Jadi, sebelum mendirikan tenda, pastikan kamu sudah membaca arah angin dengan benar, ya!

Sumber rujukan:

  • https://kumparan.com/hendro-ari-gunawan/cara-membaca-prakiraan-arah-angin-harian-yang-tepat-25rL6jP1cRC
  • https://superlive.id/superadventure/artikel/news/cara-manual-buat-lihat-arah-mata-angin
  • https://www.hipwee.com/tips/arah-mata-angin/

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Latest in Travel

See More

5 Tips Membaca Arah Angin untuk Menentukan Arah Tenda

15 Feb 2026, 09:20 WIBTravel