Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
ilustrasi liburan di Jepang (unsplash.com/Jezael Melgoza)
  • Mulai 1 November 2026, Jepang mengganti sistem tax-free menjadi refund method, dengan pengembalian pajak diproses setelah bea cukai mengonfirmasi barang dibawa keluar Jepang.
  • Wisatawan wajib menyiapkan paspor, struk, dan barang belanjaan sebelum check-in bagasi; hasil scan hijau memungkinkan lanjut check-in, sedangkan hasil merah memerlukan pemeriksaan manual.
  • Setelah verifikasi, refund diproses toko melalui metode terdaftar, seperti tunai, kartu kredit, atau rekening bank; Visit Japan Web dapat membantu konfirmasi di bandara tertentu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pulang liburan dari Jepang rasanya kurang lengkap jika koper tidak dipenuhi oleh berbagai buah tangan. Mulai dari camilan, skincare, pakaian, hingga barang-barang unik yang sulit ditemukan di negara lain, semuanya kerap menjadi incaran wisatawan saat berbelanja di Negeri Sakura.

Namun, sebelum benar-benar meninggalkan Jepang, ada satu hal yang sebaiknya gak dilewatkan, yakni mengurus tax refund. Proses ini memungkinkan wisatawan asing mendapatkan kembali sejumlah uang yang setara dengan pajak konsumsi dari pembelian barang yang memenuhi persyaratan.

Menariknya, mulai 1 November 2026, Jepang resmi menerapkan sistem refund method sebagai pengganti sistem tax-free yang sebelumnya berlaku. Perubahan ini membuat urusan mengurus tax refund di bandara Jepang perlu diperhatikan sejak awal. Agar tidak kebingungan menjelang jadwal penerbangan, berikut panduan langkah demi langkah yang bisa dijadikan pegangan.

1. Siapkan paspor dan struk belanja sebelum berangkat ke bandara

ilustrasi packing barang bawaan (unsplash.com/Annie Spratt)

Sebelum menuju bandara, pastikan seluruh barang yang dibeli menggunakan fasilitas tax-free sudah disiapkan. Kamu perlu membawa paspor asli serta barang belanjaan dengan struk yang tercatat dalam transaksi tax-free.

Jangan buru-buru memasukkan semua barang tersebut ke dalam koper yang akan masuk ke bagasi pesawat. Dalam aturan terbaru, pemeriksaan tax refund dilakukan sebelum kamu melakukan check-in bagasi. Hal ini penting karena petugas bea cukai bisa memintamu menunjukkan barang belanjaan untuk memastikan bahwa produk tersebut benar-benar dibawa keluar dari Jepang.

Selain itu, pastikan barang belanjaan masih tersedia dan tidak tertinggal di hotel. Pemeriksaan dilakukan berdasarkan transaksi atau struk pembelian. Jika ada satu barang dalam transaksi yang gak dapat ditunjukkan, seluruh barang dalam struk tersebut berisiko tidak mendapatkan konfirmasi pengembalian pajak.

2. Cari kios mandiri atau mesin tax-free di lobi keberangkatan bandara

ilustrasi bandara di Jepang (unsplash.com/mos design)

Setelah tiba di bandara seperti di Narita, Haneda, atau Kansai, langkah pertamamu adalah mencari mesin tax-free atau kios mandiri yang terletak di lobi keberangkatan sebelum area imigrasi. Kamu juga bisa memanfaatkan aplikasi Visit Japan Web untuk mempercepat proses ini.

Di mesin ini, scan paspor fisikmu hingga muncul indikator warna di layar mesin. Jika layar berwarna hijau (green result), data belanjaan digitalmu cocok dan proses verifikasi selesai secara otomatis. Kamu bisa langsung menuju konter maskapai untuk check-in bagasi.

Jika layar menunjukkan warna merah (red result), jangan panik. Hal ini berarti kamu perlu melakukan verifikasi manual dan wajib membawa barang belanjaan serta paspor ke konter bea cukai atau customs. Kamu dapat mengikuti arahan petugas dan tunjukkan barang yang diminta untuk diperiksa.

Karena semua proses verifikasi barang kini dipusatkan di bandara keberangkatan internasional, manajemen waktu adalah kunci utama. Sehingga, sangat disarankan untuk tiba di bandara minimal sekitar 3 - 4 jam sebelum jadwal penerbangan untuk mengurus hal tersebut.

3. Ikuti pemeriksaan bea cukai jika mendapatkan red result

ilustrasi pemeriksaan di bandara (unsplash.com/CDC)

Apabila hasil scan kamu menampilkan red result, kamu perlu mendatangi area pemeriksaan bea cukai yang telah ditentukan di bandara. Pada tahap ini, petugas dapat memintamu menunjukkan barang belanjaan sesuai catatan transaksi tax-free. Karena itu, penting untuk memastikan semua barang belanjaanmu mudah dijangkau serta tidak tercampur dengan barang lain yang sudah disiapkan untuk masuk bagasi.

Pastikan barang-barang kategori consumables seperti kosmetik, obat-obatan, dan makanan masih tersegel rapi di dalam kantong plastik resmi toko. Jika segelnya rusak atau barang sudah dipakai di Jepang, bersiaplah untuk kehilangan hak pengembalian pajakmu. Setelah petugas memberikan lampu hijau, barulah kamu bebas memasukkan barang-barang tersebut ke dalam koper bagasi serta melakukan check-in penerbangan.

4. Lanjutkan check-in pesawat dan tunggu proses pengembalian pajak

ilustrasi konter check-in di bandara (unsplash.com/Muhammed Fardeen Finos)

Setelah mendapatkan konfirmasi bea cukai, kamu dapat melanjutkan proses check-in bagasi di konter maskapai. Berikutnya, lakukan pemeriksaan keamanan serta imigrasi seperti prosedur keberangkatan internasional pada umumnya.

Lantas, kapan uang tax refund akan diterima? Berbeda dari sistem sebelumnya, pengembalian pajak dalam aturan baru Jepang dilakukan setelah bea cukai mengonfirmasi bahwa barang belanjaan benar-benar dibawa keluar dari Jepang. Pengembalian dana tersebut diproses oleh toko tempatmu berbelanja melalui metode refund yang telah didaftarkan.

Jadi, kamu tidak selalu menerima uang tunai secara langsung di konter bandara. Pemerintah jepang menyediakan beberapa pilihan metode pengembalian yang fleksibel, di antaranya seperti dalam bentuk tunai (Yen) melalui mesin penarikan khusus di bandara atau memilih opsi transfer kembali ke kartu kredit atau akun bank yang kamu gunakan saat bertransaksi.

5. Manfaatkan Visit Japan Web untuk mempermudah proses tax refund

ilustrasi ruang tunggu bandara (unsplash.com/rawkkim)

Selain menggunakan terminal fisik, kamu juga bisa memanfaatkan Visit Japan Web untuk melakukan konfirmasi bea cukai secara online. Fasilitas ini tersedia di beberapa bandara internasional Jepang seperti Narita, Haneda, Kansai, Chubu Centrair, Fukuoka, New Chitose, dan Naha.

Untuk menggunakannya, kamu perlu terhubung dengan jaringan wifi khusus yang tersedia di area prosedur tax refund, kemudian membuka Visit Japan Web, dan mengikuti instruksi pengajuan konfirmasi ekspor. Namun, perlu dicatat bahwa penggunaan Visit Japan Web tidak otomatis menjamin pengembalian pajak. Kamu tetap harus menyelesaikan prosedur pembelian dan konfirmasi bea cukai sesuai ketentuan yang berlaku.

Mengurus tax refund menjadi salah satu hal yang sebaiknya masuk dalam persiapan sebelum meninggalkan Jepang, terutama bagi kamu yang gemar berburu oleh-oleh serta berbelanja selama liburan. Dengan memahami urutan mengurus tax refund di bandara Jepang 2026, proses kepulangan bisa terasa lebih praktis dan nyaman. Jangan lupa datang lebih awal ke bandara agar seluruh tahapan dapat diselesaikan tanpa terburu-buru. Dengan begitu, pengalaman menjelajahi Jepang gak hanya meninggalkan kenangan manis, tetapi juga kesempatan mendapatkan kembali pajak belanja sesuai ketentuan yang berlaku.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article