3 Tips Memilih Fog Lamp, Terang Saja Gak Cukup

Jakarta, IDN Times - Kalau kamu sering berkendara lintas kota, kamu mungkin membutuhkan fog lamp atau lampu kabut. Sebab perjalanan lintas kota sering kali harus melewati daerah berkabut.
Sinar fog lamp biasanya berwarna kuning. Dengan jenis sinar ini, kabut tidak akan mengganggu visibilitasmu. Sehingga perjalanan menembus kabut pun akan lebih aman dan nyaman.
Nah, berikut beberapa tips memilih lampu kabut yang bisa kamu pertimbangkan.
1. Pilih satu set fog lamp yang berkualitas

Kamu harus membeli fog lamp yang sudah tersedia satu set komplet dengan kabel, baut, switch, dan relay. Carilah seperangkat alat tersebut yang gampang dipasang. Kedua hal tersebut perlu banget diperhatikan, supaya kamu gak perlu mengeluarkan uang ke bengkel hanya untuk memasang fog lamp.
Nah, tapi kamu juga jangan sampai kelupaan. Pilih lah satu set fog lamp yang memiliki kualitas terbaik, tentunya memiliki sertifikat International Organization for Standardization (ISO) dan E-mark sebagai penjamin mutunya. Fog lamp berkualitas baik, tentunya akan tahan lama dan tidak mudah rusak sehingga cara ini dapat meminimalisasi budget. Harus tahan air di kantongmu.
2. Harus tahan air

Mungkin fog lamp pada mobil yang kamu miliki pernah mati sehingga harus menggantinya dengan yang baru lagi. Salah satu pengaruhnya yaitu karena fog lamp korslet akibat gak tahan air.
Tentu hal ini sangat berbahaya dan berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal, khususnya pada kondisi hujan lebat. Sebab kendaraan menjadi minim pencahayaan sehingga tidak mampu melihat objek sekitar dengan jelas. So, kamu wajib banget memilih fog lamp yang tahan air supaya gak terjadi korslet.
3. Pilih bohlam halogen atau LED berwarna kuning

Fog lamp sebaiknya menggunakan lampu bohlam halogen bercahaya kuning. Idealnya cahaya bohlamini ada pada 3.000 Kelvin dan mampu menembus kabut maupun hujan lebat. Usianya juga cukup lama sekitar 350 jam pemakaian. Bahkan harga yang ditawarkan cukup murah sehingga membantumu juga dalam menghemat biaya, hanya saja bohlam ini kurang hemat energi.
Tapi kamu gak perlu khawatir, saat ini sudah banyak fog lamp LED yang dijual di pasaran. LED daya tahannya lebih tinggi dan hemat energi, usianya bisa mencapai 500 jam. Namun, harganya saja yang lebih mahal. Apabila kamu tertarik menggunakan fog lamp LED pilihlah cahaya berwarna kuning.
Sebab cahaya kuning punya gelombang yang lebih panjang daripada warna lainnya, sehingga bisa menembus lapisan udara yang tebal atau air. Warna kuning juga lebih mudah diproses oleh mata pengemudi. Jangan lupa juga pilih penerangan yang memiliki reflector agar kamu leluasa dalam mengatur penerangan sesuai kebutuhan.



















