Mobil listrik semakin diminati karena menawarkan efisiensi energi dan pengalaman berkendara yang berbeda dari mobil bermesin bensin. Namun, teknologi baterai berkapasitas besar yang menjadi sumber tenaga utamanya juga memiliki risiko keselamatan apabila mengalami gangguan tertentu. Kebakaran baterai memang bukan kondisi yang otomatis terjadi pada setiap mobil listrik, tetapi memahami faktor pemicunya penting agar pemilik kendaraan dapat mengenali potensi bahaya sejak dini.
Sebagian besar mobil listrik modern menggunakan baterai litium-ion yang dilengkapi sistem pemantauan dan perlindungan untuk menjaga pengoperasiannya tetap aman. Meski begitu, kerusakan fisik, gangguan kelistrikan, hingga paparan suhu ekstrem dapat memicu reaksi berbahaya yang sulit dikendalikan. Lantas, apa saja faktor yang dapat memicu kebakaran baterai mobil listrik dan bagaimana prosesnya terjadi? Yuk, pahami lima penyebab berikut agar risiko keselamatan dapat diantisipasi dengan lebih baik.
