Kemacetan bukan cuma menguras waktu dan kesabaran, tetapi juga dapat membuat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) mobil menjadi lebih boros. Mobil yang seharusnya dapat melaju dengan ritme stabil justru harus berulang kali berhenti, bergerak perlahan, lalu kembali berhenti dalam jarak yang sangat pendek. Pola berkendara seperti ini membuat mesin bekerja dengan cara yang kurang efisien dibanding saat mobil melaju lancar di jalan terbuka.
Situasi semakin terasa berat ketika kemacetan berlangsung lama, terutama saat perjalanan dilakukan pada siang hari dengan kondisi kabin yang tetap membutuhkan pendingin udara. Pengemudi mungkin merasa mobil hampir gak bergerak, tetapi mesin dan berbagai komponen tetap menggunakan energi selama perjalanan tersebut. Supaya konsumsi BBM tetap lebih terkendali, yuk pahami faktor yang membuat mobil semakin boros saat terjebak kemacetan.
