Mobil dengan mesin turbo sering identik dengan tenaga besar dan akselerasi yang responsif. Teknologi turbo memang memungkinkan mesin berkapasitas relatif kecil menghasilkan tenaga yang sebelumnya hanya bisa dicapai mesin berkapasitas lebih besar. Menariknya, performa tersebut gak selalu membuat konsumsi bahan bakar menjadi boros karena ada sejumlah teknologi yang bekerja untuk menjaga efisiensi mesin.
Anggapan bahwa mobil bertenaga besar pasti membutuhkan bahan bakar lebih banyak sebenarnya gak sepenuhnya tepat. Mesin turbo modern dirancang agar tenaga, efisiensi pembakaran, dan kebutuhan bahan bakar dapat berjalan secara lebih seimbang sesuai kondisi berkendara. Lantas, apa saja faktor yang membuat mobil turbo tetap irit meski punya tenaga besar? Yuk, simak penjelasannya sampai selesai.
