Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Hal Wajib Dicek sebelum Menerima Mobil Baru dari Dealer

5 Hal Wajib Dicek sebelum Menerima Mobil Baru dari Dealer
ilustrasi mobil baru (pexels.com/Gustavo Fring)
  • Sebelum serah terima, periksa bodi, kaca, lampu, spion, velg, ban, serta kesesuaian warna, varian, nomor identitas, dan kelengkapan seperti kunci, buku, toolkit, serta bonus.
  • Cek kebersihan dan kondisi kabin, lalu uji seluruh fitur dasar maupun tambahan, termasuk pintu, kaca, panel instrumen, lampu, AC, audio, kamera, sensor, dan konektivitas.
  • Catat odometer, cocokkan nomor rangka, mesin, tipe, warna, tahun produksi, serta spesifikasi dengan pesanan; pastikan dokumen, garansi, bonus, dan layanan purnajual jelas sebelum menandatangani serah terima.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Menerima mobil baru dari dealer tentu menjadi momen yang menyenangkan. Namun, jangan sampai rasa antusias membuat proses pemeriksaan kendaraan dilakukan terburu-buru, karena setelah mobil diterima, penanganan komplain tertentu bisa menjadi lebih rumit.

Sebelum menandatangani dokumen serah terima, luangkan waktu untuk memeriksa kondisi mobil secara menyeluruh. Berikut lima hal penting yang wajib dicek agar mobil yang dibawa pulang benar-benar sesuai pesanan.

  1. 1. Periksa kondisi eksterior dan kelengkapan mobil

    ilustrasi membeli mobil baru (freepik.com/freepik)
    ilustrasi membeli mobil baru (freepik.com/freepik)

    Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah kondisi bodi mobil. Periksa seluruh bagian, mulai dari kap mesin, pintu, atap, bumper, hingga panel samping. Pastikan tidak ada baret, penyok, retak, perbedaan warna, atau bekas perbaikan yang mencurigakan.

    Jangan lupa mengecek kaca depan, lampu, spion, velg, dan kondisi ban. Selain itu, cocokkan warna, varian, tipe, serta nomor identitas kendaraan dengan dokumen pemesanan. Kesalahan unit memang jarang terjadi, tetapi pemeriksaan sejak awal jauh lebih aman.

    Kelengkapan bawaan juga wajib diperiksa. Pastikan kunci utama dan cadangan tersedia, termasuk buku manual, buku servis, toolkit, dongkrak, ban serep atau perlengkapan penggantinya, serta aksesori yang memang dijanjikan dalam pembelian.

    Jika sebelumnya ada bonus dari sales, cek apakah seluruh barang tersebut sudah tersedia. Dokumentasikan kondisi mobil saat serah terima dengan foto atau video sebagai catatan apabila ditemukan masalah setelah kendaraan dibawa pulang.

  2. 2. Cek interior, fitur dan fungsi dasar kendaraan

    ilustrasi pembelian mobil bekas (pexels.com/Gustavo Fring)
    ilustrasi pembelian mobil bekas (pexels.com/Gustavo Fring)

    Setelah eksterior selesai diperiksa, masuk ke kabin dan cek seluruh bagian interior. Pastikan jok, dashboard, plafon, karpet, trim pintu, dan panel lainnya bersih serta tidak memiliki kerusakan, noda, sobekan, atau goresan.

    Coba semua pintu, kaca, central lock, spion elektrik, pengaturan jok, hingga tuas atau tombol yang tersedia. Jangan sungkan mencoba satu per satu, karena mobil baru seharusnya diterima dalam kondisi seluruh fitur berfungsi dengan baik.

    Selanjutnya, nyalakan mesin atau sistem kendaraan dan perhatikan panel instrumen. Pastikan tidak ada lampu peringatan yang tetap menyala setelah sistem siap digunakan. Cek juga lampu depan, sein, lampu rem, klakson, wiper, AC, audio, kamera, dan sensor parkir.

    Untuk mobil dengan fitur lebih lengkap, periksa layar sentuh, konektivitas ponsel, sistem navigasi, kamera 360 derajat, hingga fitur bantuan berkendara jika tersedia. Tidak perlu terburu-buru, karena inilah kesempatan untuk memastikan semua fungsi berjalan normal.

  3. 3. Pastikan dokumen, odometer dan unit sesuai pesanan

    ilustrasi jual beli mobil bekas (pexels.com/Antoni Shkraba)
    ilustrasi jual beli mobil bekas (pexels.com/Antoni Shkraba)

    Periksa angka odometer sebelum mobil diterima. Mobil baru memang biasanya sudah menempuh beberapa kilometer karena proses distribusi, pemeriksaan, atau perpindahan unit, tetapi jaraknya tetap perlu dicatat dan dikonfirmasi kepada pihak dealer.

    Cocokkan juga nomor rangka dan nomor mesin dengan dokumen yang tersedia. Pastikan tipe, warna, tahun produksi, serta spesifikasi kendaraan sesuai dengan surat pemesanan kendaraan atau SPK yang telah ditandatangani sebelumnya.

    Jangan lupa menanyakan kelengkapan dokumen seperti faktur, surat jalan, buku servis, informasi garansi, serta proses pengurusan STNK dan pelat nomor. Jika ada dokumen yang belum tersedia saat serah terima, minta informasi jelas mengenai jadwal penyelesaiannya.

    Terakhir, pastikan seluruh janji yang berkaitan dengan harga, bonus, aksesori, dan layanan purnajual sudah dipenuhi sesuai kesepakatan. Jika menemukan kerusakan atau ketidaksesuaian, sebaiknya dokumentasikan dan minta penjelasan sebelum menandatangani dokumen serah terima.

    Menerima mobil baru bukan sekadar mengambil kunci dan langsung pulang. Lima hal tadi layak dicek agar momen membawa pulang mobil impian tidak berubah menjadi awal dari urusan yang merepotkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More