Mobil listrik sering dianggap lebih hemat biaya perawatan dibandingkan mobil berbahan bakar bensin karena memiliki komponen bergerak yang lebih sedikit dan gak membutuhkan penggantian oli mesin secara berkala. Meski begitu, anggapan tersebut bukan berarti pemiliknya bisa mengabaikan perawatan kendaraan begitu saja. Kebiasaan yang keliru, mulai dari cara mengisi daya hingga mengabaikan kondisi sistem pendingin baterai, dapat memicu kerusakan komponen dan membuat biaya servis membengkak.
Perawatan mobil listrik memang memiliki karakteristik tersendiri karena melibatkan baterai bertegangan tinggi, perangkat elektronik, serta sistem pengelolaan suhu yang harus bekerja secara optimal. Kesalahan kecil yang terus berulang dapat mempercepat penurunan performa komponen tertentu, bahkan berpotensi memerlukan perbaikan yang menguras anggaran. Supaya kendaraan tetap awet dan pengeluaran lebih terkendali, yuk pahami lima kesalahan perawatan mobil listrik yang sebaiknya dihindari berikut ini!
