Calon BYD Atto 1 Baru Dijual Mulai Rp100 Jutaan di China

BYD meluncurkan Seagull generasi kedua di China, yang dikenal sebagai Atto 1 di Indonesia, dengan bodi lebih besar dan kapasitas penumpang meningkat dari empat menjadi lima orang.
Mobil listrik ini memakai baterai Blade generasi kedua berkapasitas 30,1 kWh atau 39,2 kWh, menawarkan jarak tempuh CLTC hingga 320 km dan 420 km serta Flash Charging.
Interior mendapat DiLink 150, layar 15,6 inci, fitur kenyamanan, dan opsi bantuan berkendara LiDAR; belum ada kepastian pembaruan ini hadir pada Atto 1 Indonesia.
Jakarta, IDN Times - BYD resmi meluncurkan Seagull generasi kedua di China pada Selasa (20/10/2026). Mobil listrik mungil yang dipasarkan dengan nama BYD Atto 1 di Indonesia ini mendapat sejumlah pembaruan, mulai dari dimensi bodi, kapasitas penumpang, teknologi baterai, hingga fitur bantuan berkendara.
Melansir Carnewschina, salah satu pembaruan utamanya adalah penggunaan baterai Blade generasi kedua yang mendukung teknologi pengisian daya cepat Flash Charging.
BYD juga menawarkan sistem bantuan berkendara berbasis LiDAR sebagai opsi pada model terbaru tersebut. Meski begitu, belum ada kepastian bahwa seluruh pembaruan ini akan diterapkan pada Atto 1 yang dijual di Indonesia.
1. Dimensi BYD Seagull generasi baru lebih besar

Tampilannya terlihat lebih segar (Carnewschina) BYD Seagull generasi kedua mengalami perubahan dimensi yang cukup signifikan. Mobil ini memiliki panjang 4.205 mm, lebar 1.810 mm, tinggi 1.570 mm, serta jarak sumbu roda 2.650 mm.
Sebagai perbandingan, generasi sebelumnya memiliki panjang 3.780 mm, lebar 1.715 mm, tinggi 1.540 mm, dan jarak sumbu roda 2.500 mm. Artinya, model terbaru bertambah panjang 425 mm dengan jarak sumbu roda yang meningkat 150 mm.
Perubahan tersebut berpotensi membuat ruang kabin lebih lega. Kapasitas penumpangnya juga bertambah dari empat menjadi lima orang, sehingga mobil listrik perkotaan ini dapat mengakomodasi lebih banyak penumpang.
Dari sisi desain, Seagull terbaru tetap mengusung bahasa desain Marine Aesthetics. Pilihan warnanya mencakup hijau lime, merah muda, putih krem, oranye mangga, biru, dan abu-abu.
2. Mengandalkan baterai Blade generasi kedua dan Flash Charging

BYD Seagull atau Atto 1 terbaru dibekali front trunk (Carnewschina) Pembaruan penting lainnya terdapat pada sektor baterai. BYD Seagull terbaru menggunakan baterai Blade generasi kedua dengan dua pilihan kapasitas, yakni 30,1 kWh dan 39,2 kWh.
Kedua baterai tersebut menawarkan jarak tempuh berdasarkan pengujian CLTC masing-masing hingga 320 km dan 420 km. Konsumsi energi yang diklaim mencapai 9 kWh per 100 km.
Teknologi Flash Charging menjadi salah satu daya tarik utamanya. Teknologi ini dirancang untuk mempercepat pengisian baterai, sehingga waktu tunggu saat mengisi daya dapat dipangkas secara signifikan. Namun, kecepatan pengisian aktual tetap bergantung pada spesifikasi kendaraan, stasiun pengisian, dan kondisi baterai.
Untuk pasar China, Seagull generasi kedua ditawarkan dalam lima varian dengan harga mulai 65.900 yuan hingga 99.900 yuan. Jika dikonversi menggunakan kurs Rp2.400 per yuan, harganya berkisar Rp158,2 juta hingga Rp239,8 juta.
Harga tersebut merupakan harga pasar China, bukan estimasi harga jual di Indonesia. Perbedaan pajak, biaya logistik, spesifikasi, dan strategi pemasaran dapat memengaruhi harga apabila model ini kelak dipasarkan di Tanah Air.
3. Kabin lebih modern, tersedia fitur bantuan berkendara berbasis LiDAR

Interior BYD Seagull atau Atto 1 terbaru (Carnewschina) Bagian interior Seagull terbaru juga memperoleh peningkatan. Mobil ini menggunakan sistem kokpit pintar DiLink 150 yang terintegrasi dengan layar sentuh berukuran 15,6 inci serta teknologi kecerdasan buatan DeepSeek.
Fitur kenyamanan yang ditawarkan mencakup pengaturan elektrik pada kursi depan, ventilasi dan pemanas kursi, pengisian daya ponsel nirkabel 50 watt, pencahayaan ambient 127 warna, serta sistem audio delapan speaker. Kapasitas bagasinya juga dapat diperluas hingga 1.380 liter, ditambah bagasi depan atau frunk berkapasitas 94 liter.
Untuk mendukung keselamatan dan bantuan berkendara, BYD menyediakan sistem DiPilot 300 atau God’s Eye yang menggunakan sensor LiDAR. Sistem ini mendukung sejumlah fungsi bantuan navigasi di jalan perkotaan dan jalan bebas hambatan, pengenalan lampu lalu lintas, serta penghindaran rintangan.
Di Indonesia, BYD Atto 1 saat ini merupakan nama yang digunakan untuk Seagull generasi sebelumnya. Model tersebut diperkenalkan pada GIIAS 2025 dengan dua varian, Dynamic dan Premium.






















