Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Penyebab Mobil Berdengung saat Melaju Kencang yang Perlu Diwaspadai
ilustrasi mobil di jalan (pexels.com/FBO Media)
  • Dengung yang makin keras saat kecepatan bertambah dapat menandakan masalah komponen kendaraan, bukan sekadar faktor usia mobil, sehingga perlu diperiksa sejak gejala awal.
  • Bantalan roda aus dan ban dengan keausan tidak merata dapat memicu dengung mengikuti kecepatan; gejalanya bisa disertai perubahan bunyi saat berbelok atau pola tapak ban bergelombang.
  • Diferensial, poros penggerak, dan transmisi bermasalah juga dapat menghasilkan dengung atau getaran, terutama saat akselerasi; pemeriksaan pelumas dan diagnosis teknisi diperlukan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mobil bisa berdengung saat jalan cepat. Ini bisa karena bantalan roda, ban yang aus tidak rata, diferensial, poros penggerak, atau transmisi. Suaranya kadang makin keras saat mobil cepat atau belok. Mobil perlu diperiksa di bengkel supaya bagian yang rusak ketemu dan tidak jadi lebih parah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Suara mobil saat melaju memang gak selalu senyap karena mesin, ban, dan berbagai komponen bergerak menghasilkan bunyi selama perjalanan. Namun, suara dengung yang semakin jelas seiring bertambahnya kecepatan patut mendapat perhatian karena bisa berasal dari komponen yang mulai bermasalah. Gejala tersebut terkadang terdengar samar pada kecepatan rendah, tetapi berubah menjadi cukup mengganggu ketika mobil melaju kencang di jalan raya.

Munculnya suara dengung juga gak sebaiknya dianggap sekadar akibat usia kendaraan karena sumbernya dapat berasal dari bagian kaki-kaki hingga sistem pemindah tenaga. Mengenali karakter suara serta kondisi saat dengung muncul dapat membantu mempersempit sumber masalah sebelum kerusakan berkembang lebih jauh dan biaya perbaikan bertambah besar. Supaya perjalanan tetap nyaman dan kondisi mobil lebih terjaga, yuk kenali beberapa penyebab mobil berdengung saat melaju kencang berikut ini.

1. Bantalan roda mulai aus

ilustrasi ban mobil (pexels.com/Furkan Aktaş)

Bantalan roda memiliki peran penting dalam membantu roda berputar secara halus sekaligus menopang beban kendaraan selama perjalanan. Ketika komponen ini mulai aus atau mengalami kerusakan, putaran roda dapat menghasilkan suara dengung yang semakin keras seiring meningkatnya kecepatan mobil. Bunyi tersebut biasanya terasa konstan dan dapat berubah intensitas ketika kendaraan berbelok karena beban pada setiap roda ikut berubah.

Masalah pada bantalan roda gak sebaiknya dibiarkan terlalu lama karena kerusakan yang semakin parah dapat memengaruhi kestabilan putaran roda. Pengemudi terkadang juga merasakan getaran pada kemudi atau bagian kabin ketika kondisi komponen sudah cukup buruk. Pemeriksaan pada bengkel dapat membantu memastikan sumber dengung sekaligus menentukan apakah bantalan masih layak digunakan atau perlu segera diganti.

2. Permukaan ban mengalami keausan gak merata

ilustrasi ban mobil (pexels.com/Mike Bird)

Kondisi ban memiliki pengaruh besar terhadap tingkat kebisingan yang masuk ke dalam kabin saat mobil melaju kencang. Keausan yang gak merata dapat menyebabkan permukaan ban bersentuhan dengan aspal secara kurang sempurna sehingga muncul suara dengung yang mengikuti kecepatan kendaraan. Kondisi tersebut bisa dipicu oleh tekanan angin yang kurang sesuai, masalah pada kaki-kaki, atau penyetelan sudut roda yang sudah berubah.

Karakter dengung akibat ban sering menyerupai suara bantalan roda sehingga keduanya cukup mudah tertukar tanpa pemeriksaan lebih lanjut. Coba perhatikan permukaan tapak karena pola aus bergelombang atau perbedaan ketebalan pada beberapa bagian dapat menjadi petunjuk adanya masalah. Rotasi ban, pemeriksaan tekanan angin, serta penyetelan keselarasan roda secara berkala dapat membantu menjaga pola keausan tetap lebih merata.

3. Diferensial mengalami masalah

ilustrasi mobil di jalan kasar (pexels.com/Matt Hardy)

Diferensial bertugas menyalurkan tenaga menuju roda sekaligus memungkinkan roda berputar dengan kecepatan berbeda ketika kendaraan berbelok. Pelumasan yang buruk, keausan roda gigi, atau kerusakan bantalan pada komponen ini dapat memunculkan dengung yang terdengar semakin jelas ketika mobil dipacu. Pada beberapa kondisi, suara tersebut juga berubah ketika pedal gas ditekan atau dilepas karena beban pada sistem pemindah tenaga ikut berubah.

Dengung dari diferensial perlu mendapat perhatian khusus karena komponen tersebut bekerja dengan beban dan gesekan cukup besar selama kendaraan bergerak. Kekurangan atau penurunan kualitas oli dapat mempercepat keausan komponen internal apabila kondisi tersebut terus dibiarkan. Pemeriksaan tingkat serta kondisi pelumas menjadi langkah penting sebelum teknisi melakukan pengecekan lebih jauh terhadap roda gigi dan bantalan di dalam diferensial.

4. Poros penggerak mengalami keausan

ilustrasi periksa kondisi ban mobil (unsplash.com/Deniz Demirci)

Poros penggerak menjadi bagian penting yang meneruskan tenaga dari sistem transmisi menuju roda pada konfigurasi kendaraan tertentu. Komponen yang aus, gak seimbang, atau mengalami masalah pada sambungannya dapat menghasilkan dengung maupun getaran ketika putaran semakin tinggi. Gejalanya sering menjadi lebih terasa saat kendaraan berakselerasi atau mempertahankan kecepatan tinggi dalam waktu cukup lama.

Masalah pada bagian ini gak selalu mudah dikenali hanya berdasarkan suara karena gejalanya dapat menyerupai kerusakan komponen kaki-kaki lainnya. Getaran pada lantai kabin atau perubahan bunyi saat akselerasi dapat menjadi petunjuk tambahan yang perlu diperhatikan. Pemeriksaan menyeluruh diperlukan untuk melihat kondisi sambungan, keseimbangan poros, dan bagian pendukung lainnya agar sumber gangguan dapat ditemukan dengan tepat.

5. Transmisi mulai mengalami gangguan

ilustrasi transmisi mobil matic (vecteezy.com/pakpoom phummee)

Transmisi memiliki banyak komponen bergerak yang bekerja bersama untuk mengatur penyaluran tenaga mesin menuju roda. Keausan bantalan, kondisi pelumas yang buruk, atau masalah pada komponen internal dapat memunculkan suara dengung yang mengikuti perubahan kecepatan kendaraan maupun putaran mesin. Dengung tersebut terkadang hanya terdengar pada posisi gigi tertentu sehingga pola kemunculannya penting diperhatikan saat berkendara.

Gangguan transmisi sebaiknya gak ditunda pemeriksaannya, terutama ketika suara dengung disertai perpindahan gigi yang terasa kasar, terlambat, atau gak normal. Membiarkan gejala tersebut terlalu lama berpotensi membuat kerusakan berkembang dan melibatkan lebih banyak komponen internal. Pemeriksaan kondisi serta volume pelumas transmisi dapat menjadi langkah awal sebelum dilakukan diagnosis lebih mendalam oleh teknisi.

Suara dengung saat mobil melaju kencang memang dapat berasal dari beberapa komponen berbeda sehingga sumbernya gak selalu mudah diketahui hanya melalui pendengaran. Bantalan roda, ban, diferensial, poros penggerak, hingga transmisi sama-sama dapat menimbulkan karakter bunyi yang sekilas terasa serupa. Memeriksa kendaraan sejak gejala pertama muncul menjadi langkah bijak agar kerusakan dapat diketahui lebih awal dan perjalanan tetap terasa aman serta nyaman.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Topics

Editorial Team

Related Article