Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bisakah Membeli Mobil Secara Off The Road di Dealer?

3 min read
Bisakah Membeli Mobil Secara Off The Road di Dealer?
ilustrasi pembelian mobil bekas (pexels.com/Antoni Shkraba)
  • Pembelian mobil off the road di dealer dapat dilakukan tergantung kebijakan dealer, jenis kendaraan, dan ketentuan penjualan; harga belum mencakup biaya registrasi serta pelat nomor.
  • Konsumen perlu menyiapkan biaya STNK, TNKB, BPKB, pajak kendaraan, dan BBNKB sesuai wilayah serta regulasi, sehingga selisih harga bukan otomatis penghematan bersih.
  • Sebelum membeli, pastikan tanggung jawab registrasi, kelengkapan dokumen, legalitas pihak pengurus, dan bandingkan total biaya dengan penawaran on the road; mobil belum terdaftar tidak boleh digunakan di jalan umum.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Membeli mobil baru biasanya identik dengan harga yang sudah mencakup berbagai biaya, termasuk pengurusan surat-surat kendaraan. Namun, ada istilah off the road yang kerap muncul dalam transaksi otomotif. Istilah ini merujuk pada harga kendaraan yang belum mencakup biaya tertentu untuk membuatnya legal digunakan di jalan raya.

Lantas, bisakah membeli mobil secara off the road langsung di dealer resmi? Apakah konsumen bisa mendapatkan harga lebih murah dengan cara tersebut? Sebelum memutuskan, ada beberapa hal yang perlu dipahami agar proses pembelian mobil tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

  1. 1. Pembelian mobil off the road di dealer

    ilustrasi pembelian mobil bekas (pexels.com/Gustavo Fring)
    ilustrasi pembelian mobil bekas (pexels.com/Gustavo Fring)

    Secara umum, pembelian mobil dengan skema off the road dapat dilakukan, tetapi ketersediaannya bergantung pada kebijakan dealer, jenis kendaraan, serta ketentuan penjualan yang berlaku. Dealer biasanya menawarkan kendaraan dengan harga on the road atau OTR, yakni harga yang sudah memperhitungkan komponen biaya untuk pengurusan administrasi kendaraan sesuai kesepakatan penjualan.

    Pada skema off the road, harga kendaraan belum mencakup sejumlah biaya administrasi, seperti penerbitan dokumen registrasi kendaraan dan pelat nomor. Dalam kondisi tertentu, pajak kendaraan dan biaya lain yang berkaitan dengan registrasi juga perlu diperhitungkan secara terpisah. Karena itu, konsumen sebaiknya meminta rincian tertulis mengenai komponen yang sudah termasuk dan belum termasuk dalam harga penawaran.

  2. 2. Apa saja biaya yang harus disiapkan?

    ilustrasi pembelian mobil bekas (pexels.com/Gustavo Fring)
    ilustrasi pembelian mobil bekas (pexels.com/Gustavo Fring)

    Salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika membeli mobil secara off the road adalah biaya tambahan setelah transaksi. Konsumen perlu memperhitungkan pengurusan STNK, TNKB atau tanda nomor kendaraan bermotor, serta BPKB. Besaran biaya dan komponen yang berlaku dapat berbeda, bergantung pada jenis kendaraan, wilayah registrasi, dan ketentuan yang berlaku saat transaksi dilakukan.

    Selain itu, perhitungan juga perlu memperhatikan pajak kendaraan bermotor dan bea yang diwajibkan dalam proses registrasi. Untuk kendaraan baru, terdapat komponen seperti BBNKB atau Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor yang ketentuannya perlu diperiksa berdasarkan regulasi daerah. Jangan langsung menganggap selisih harga off the road dan on the road sebagai penghematan bersih sebelum seluruh biaya tersebut dihitung.

  3. 3. Hal yang perlu diperiksa sebelum membeli

    ilustrasi pembelian mobil bekas (pexels.com/Esmihel Muhammad)
    ilustrasi pembelian mobil bekas (pexels.com/Esmihel Muhammad)

    Sebelum menyetujui pembelian, tanyakan kepada dealer apakah kendaraan bisa diserahkan dalam kondisi off the road dan siapa yang bertanggung jawab mengurus registrasinya. Pastikan pula dokumen pembelian, identitas kendaraan, faktur, serta persyaratan administrasi tersedia sesuai prosedur. Jika pengurusan diserahkan kepada pihak lain, periksa legalitas dan rincian biaya jasanya agar tidak muncul pengeluaran yang tidak terduga.

    Hal terpenting, mobil yang belum memiliki registrasi dan tanda nomor kendaraan yang sah tidak boleh langsung digunakan di jalan umum. Karena itu, konsumen harus memastikan seluruh proses administrasi selesai sebelum mobil dikendarai. Bandingkan pula total biaya akhir dengan penawaran on the road dari dealer yang sama atau dealer lain. Dengan begitu, keputusan pembelian tidak hanya didasarkan pada harga awal yang terlihat lebih murah, tetapi juga pada biaya keseluruhan, kemudahan pengurusan, dan kepastian legalitas kendaraan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More