7 Hal Ini Wajib Dicek Saat Pertama Kali Terima Mobil Baru

- Sebelum membawa pulang mobil baru, periksa menyeluruh bodi, kaca, lampu, pelek, bagian bawah, serta interior untuk memastikan tidak ada goresan, kerusakan, kotoran, atau pemasangan yang kurang sempurna.
- Nyalakan mesin dan cek kebocoran, level cairan, suara mesin, indikator panel, serta fungsi AC, audio, kamera, sensor, power window, central lock, lampu, wiper, dan fitur keselamatan.
- Cocokkan nomor rangka, nomor mesin, tipe, varian, dan warna dengan dokumen; pastikan kunci cadangan, perkakas, buku manual, buku servis, serta ban tersedia dan laporkan kekurangan ke dealer.
Menerima mobil baru dari dealer tentu menjadi momen yang menyenangkan. Namun, jangan sampai rasa senang membuat proses pemeriksaan kendaraan dilakukan terburu-buru.
Sebelum mobil dibawa pulang, ada sejumlah bagian yang sebaiknya diperiksa untuk memastikan kendaraan, dokumen, hingga perlengkapannya sudah sesuai. Pemeriksaan sejak awal juga bisa mencegah masalah yang baru diketahui setelah mobil digunakan.
1. Periksa kondisi bodi dan interior

ilustrasi pembelian mobil bekas (pexels.com/Gustavo Fring) Hal pertama yang perlu diperiksa adalah kondisi fisik mobil secara menyeluruh. Perhatikan permukaan bodi, bumper, kaca, lampu, pelek, hingga bagian bawah kendaraan. Pastikan tidak ada goresan, penyok, retak, atau bekas perbaikan yang tidak diinformasikan sebelumnya. Pemeriksaan sebaiknya dilakukan di area dengan pencahayaan cukup agar cacat kecil lebih mudah terlihat.
Setelah bagian luar selesai, lanjutkan ke interior. Cek kondisi jok, dashboard, plafon, karpet, panel pintu, serta berbagai tombol dan fitur. Pastikan tidak ada bagian yang kotor, rusak, atau terpasang kurang sempurna. Coba pula membuka dan menutup seluruh pintu, bagasi, serta kap mesin untuk memastikan mekanismenya bekerja normal.
2. Cek mesin dan semua fitur

ilustrasi pembelian mobil bekas (pexels.com/Gustavo Fring) Meskipun mobil masih baru, bagian mesin tetap perlu diperiksa. Pastikan tidak terlihat kebocoran cairan di ruang mesin maupun di bawah mobil. Periksa juga level oli mesin dan cairan lain sesuai petunjuk kendaraan. Jika memungkinkan, minta tenaga penjual atau teknisi dealer menjelaskan kondisi serta pemeriksaan yang sudah dilakukan sebelum serah terima.
Selanjutnya, nyalakan mesin dan perhatikan suara serta indikator pada panel instrumen. Pastikan tidak ada lampu peringatan yang menyala setelah mesin hidup. Coba sistem pendingin udara, audio, kamera, sensor parkir, power window, central lock, lampu, wiper, hingga fitur keselamatan yang tersedia. Jika mobil memiliki sistem infotainment atau konektivitas tertentu, pastikan seluruhnya dapat digunakan dengan normal.
3. Pastikan dokumen dan perlengkapan lengkap

ilustrasi jual beli mobil bekas (pexels.com/Gustavo Fring) Pemeriksaan tidak berhenti pada kendaraan. Cocokkan nomor rangka dan nomor mesin pada mobil dengan dokumen yang diberikan dealer. Periksa pula kesesuaian tipe, varian, warna, serta informasi lainnya pada dokumen pembelian. Jangan ragu menanyakan jika terdapat perbedaan data sebelum menandatangani dokumen serah terima.
Terakhir, pastikan perlengkapan standar sudah tersedia. Beberapa di antaranya seperti kunci cadangan, dongkrak, kunci roda, segitiga pengaman, buku manual, buku servis, dan perlengkapan lain sesuai paket kendaraan. Periksa juga kondisi ban, termasuk ban cadangan jika tersedia. Jika menemukan kekurangan atau kerusakan, sebaiknya segera dokumentasikan dan sampaikan kepada pihak dealer agar dapat ditangani sebelum mobil dibawa pulang.
Melakukan pemeriksaan secara teliti mungkin membutuhkan waktu lebih lama saat serah terima. Namun, langkah sederhana ini bisa membuat proses kepemilikan mobil baru terasa lebih tenang karena kendaraan dan seluruh perlengkapannya sudah dipastikan sesuai sejak awal.


















