illustrasi asap knalpot mobil (unsplash.com/Matt Boitor)
Debu, lumpur, sisa bahan kimia dari jalan, serta kotoran lain yang menempel pada knalpot juga dapat mempercepat korosi. Jika tidak dibersihkan, kotoran tersebut dapat menahan kelembapan lebih lama pada permukaan logam.
Selain itu, knalpot yang sudah berusia cukup lama secara alami lebih rentan mengalami karat. Lapisan pelindung pada permukaannya dapat menurun seiring waktu, sementara paparan panas dan perubahan temperatur terjadi berulang kali setiap mobil digunakan.
Karat ringan pada permukaan knalpot belum tentu menjadi masalah serius. Namun, jika korosi sudah membuat permukaan berlubang, keropos, atau terdengar suara kebocoran gas buang, kondisi tersebut sebaiknya segera diperiksa.
Perawatan sederhana dapat membantu memperlambat karat, seperti membersihkan bagian bawah mobil setelah melewati genangan atau jalan berlumpur. Hindari membiarkan kotoran dan kelembapan menempel terlalu lama, terutama jika mobil sering digunakan dalam kondisi hujan.