5 Cara Praktis Menghilangkan Suara Bising di Kabin Mobil

- Tetap tenang lalu identifikasi waktu dan lokasi munculnya bunyi agar sumber masalah di kabin mobil dapat diperiksa dengan tepat.
- Periksa sistem kemudi, termasuk laher, rack steer, sambungan, serta cairan power steering; kebisingan dari gardan dapat ditangani dengan oli sesuai rekomendasi pabrikan.
- Cek dan ganti karet pintu, jendela, atau komponen rusak; pasang peredam pada pintu, lantai, dan atap untuk mengurangi suara dari luar.
Apabila terdengar suara bising di dalam kabin mobil, sebaiknya kamu tetap tenang terlebih dahulu. Kepanikan justru dapat membuat kamu sulit mengidentifikasi sumber masalahnya. Menghadapi situasi tersebut dengan kepala dingin akan lebih membantu proses pemeriksaan.
Setelah itu, cobalah perhatikan kapan dan dari bagian mana suara tersebut muncul. Dengan begitu, kamu dapat mengambil langkah penanganan yang tepat agar kenyamanan berkendara kembali terjaga. Berikut ini cara praktis menghilanglan suara bising di kabin mobil.
1. Periksa sistem kemudi

ilustrasi kemudi mobil (unsplash.com/Albert Vincent Wu) Langkah awal yang harus kamu lakukan saat mendengar suara berisik di kabin adalah memeriksa sistem kemudi secara menyeluruh. Perhatikan kondisi komponen seperti laher, rack steer, dan sambungan pada kemudi. Pemeriksaan ini penting untuk mengetahui apakah ada bagian yang aus atau longgar.
Selain itu, jangan lupa mengecek level cairan power steering dan memastikan tidak ada kebocoran. Cairan yang kurang atau kotor dapat menyebabkan bunyi tidak normal saat kemudi diputar. Jika kamu menemukan kejanggalan, sebaiknya segera bawa mobil ke bengkel agar dilakukan penanganan lebih lanjut.
2. Ganti oli gardan

ilustrasi mobil (unsplash.com/Mark Grant) Jika suara bising diketahui berasal dari bagian gardan, maka salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah mengganti oli dengan viskositas yang lebih tinggi. Oli yang lebih kental dapat membantu mengurangi gesekan antar komponen di dalam gardan. Dengan demikian, bunyi dengung yang muncul bisa menjadi lebih halus.
Metode ini jauh lebih praktis dan hemat dibandingkan dengan mengganti satu set gardan yang baru. Selain itu, penggantian oli juga dapat dilakukan dengan cepat di bengkel. Agar hasilnya optimal, kamu sebaiknya menggunakan jenis oli yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan kendaraan.
3. Periksa karet pintu dan jendela

ilustrasi pintu mobil (unsplash.com/Markus Spiske) Apabila suara berisik berasal dari sisi pintu atau jendela, penyebabnya bisa jadi karena seal atau karet pintu sudah tidak rapat. Komponen tersebut berfungsi untuk meredam suara dan mencegah kebisingan dari luar masuk ke kabin. Ketika karet mulai mengeras atau sobek, maka fungsi peredamnya akan menurun.
Untuk mengatasinya, kamu perlu memeriksa kondisi karet di sekeliling pintu dan jendela secara teliti. Jika ditemukan bagian yang rusak atau sudah aus, sebaiknya segera diganti dengan yang baru. Dengan begitu, kamu dapat mengembalikan kekedapan kabin sehingga perjalanan menjadi lebih nyaman dan tenang.
4. Ganti komponen

ilustrasi mobil (pexels.com/d30visuals .) Jika penyebab suara berisik sudah diketahui berasal dari komponen yang rusak, maka langkah penanganannya adalah melakukan penggantian. Komponen yang aus atau pecah tidak dapat diperbaiki secara maksimal dan justru berpotensi menimbulkan masalah baru. Mengganti bagian tersebut akan membuat fungsi kendaraan kembali normal.
Proses penggantian sebaiknya dilakukan di bengkel resmi atau bengkel terpercaya agar hasilnya lebih terjamin. Gunakan suku cadang yang sesuai dengan spesifikasi mobil milikmu. Dengan begitu, kamu dapat mencegah kerusakan berulang dan menjaga kenyamanan saat berkendara.
5. Pasang peredam

ilustrasi mobil (unsplash.com/Hunter Newton) Jika sumber kebisingan berasal dari luar dan masuk ke dalam kabin, maka perlu ada upaya untuk meredamnya. Suara dari jalan, angin, atau kendaraan lain memang sulit dihilangkan sepenuhnya. Namun intensitasnya dapat dikurangi agar tidak mengganggu kenyamanan berkendara.
Salah satu solusi yang efektif adalah dengan memasang material peredam suara pada bagian pintu, lantai, dan atap mobil. Material tersebut berfungsi menahan getaran dan gelombang suara agar tidak masuk ke dalam ruang kabin. Dengan pemasangan yang tepat, kamu dapat merasakan suasana berkendara yang lebih tenang dan kedap suara.


















