Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Apa Itu BBM B50? Jenis Bahan Bakar Baru yang Rilis 1 Juli
ilustrasi isi BBM (unsplash.com/Erik Mclean)

  • Pemerintah akan merilis BBM baru bernama B50 pada 1 Juli 2026, dengan campuran 50% minyak sawit dan 50% solar murni.

  • Hasil uji menunjukkan B50 layak digunakan di berbagai mesin tanpa menimbulkan kerusakan.

  • BBM B50 dapat digunakan oleh kendaraan diesel pribadi, niaga, hingga alat berat seperti truk dan traktor.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sebagai pengguna kendaraan bermotor mungkin kamu sudah familier dengan Pertamax, Pertalite, dan biosolar. Nah, kabar menariknya, pemerintah berencana memperkenalkan BBM baru pada 1 Juli 2026, yaitu BBM B50. BBM terbaru tersebut diharapkan bisa membantu masyarakat dan klaimnya sudah diuji pada banyak mesin.

Namun, sebenarnya apa itu BBM B50, bagaimana kandungan, dan apakah bahan bakar tersebut aman bagi kendaraan? Selain itu, apa saja kendaraan yang bisa pakai BBM B50? Yuk, temukan semua jawabannya di bawah ini!

1. Apa itu BBM B50?

B50 sebenarnya merupakan jenis BBM biosolar, sama dengan B40 atau B35. Namun, B50 memiliki kandungan yang agak berbeda dengan jenis biosolar lain. Perbedaan yang paling mencolok nampak dari kandungan minyak nabatinya. B35 terdiri adat 35 persen minyak sawit dan 65 persen solar murni. Di sisi lain, B40 terdiri atas 40 persen minyak sawit dan 60 persen solar murni.

Nah, B50 mengandung 50 persen minyak sawit dan 50 persen solar murni. Berkat kandungan minyak nabatinya yang tinggi, B50 memiliki pengaruh viskositas tertinggi jika dibandingkan dengan BBM biosolar lain. B50 juga tercatat mampu meningkatkan konsumsi bahan bakar hingga 3,12 persen jika dibandingkan B40. BBM B50 juga sudah diuji di banyak mesin untuk memastikan kelayakannya saat digunakan secara nyata.

Setelah resmi dijual, BBM B50 akan tersedia untuk semua sektor, baik penggunaan umum, pertanian, hingga industri. Berdasarkan pengetesan B50 juga menunjukkan performa yang baik dari berbagai parameter, seperti kandungan air, stabilitas oksidasi, dan kandungan Fatty Acid Methyl Ester (FAME).

2. Apakah BBM B50 aman bagi kendaraan?

ilustrasi isi BBM (unsplash.com/Gene Gallin)

B50 memang memiliki beberapa kekurangan, salah satunya konsumsi bahan bakar lebih boros. Namun, di balik hal tersebut Putu Juli Ardika selaku Plt. Dirjen Agro Kemenperin, menjelaskan bahwa B50 sudah diuji dengan baik dan sangat layak untuk berbagai kendaraan bermotor.

Tidak ada isu ketika pengujian, baik pada kendaraan bermotor passenger atau komersial. Teknologi kendaraan modern juga sudah berkembang sehingga penggunaan B50 tak akan memberikan kerusakan, masalah, atau hal buruk pada mesin. Ia juga menambahkan bahwa B50 hanyalah kelanjutan dari B10, B30, atau B35.

Hadirnya B50 juga bukan semata-mata untuk memberikan variasi bahan bakar bagi masyarakat. Sebaliknya, kehadiran B50 merupakan strategi pemerintah untuk mempertahankan industri dalam negeri. B50 juga diharapkan bisa menjadi pemicu agar negara lebih mandiri dalam industri energi dan ketahanan nasional bisa makin kuat.

3. Daftar kendaraan yang bisa pakai BBM B50

Tak semua kendaraan cocok pakai BBM B50. Meski begitu, daftar kendaraan yang bisa pakai B50 sudah cukup banyak, lho. Ada mobil komersil atau pribadi, kendaraan berat, hingga alat pertanian. Di bawah ini daftar lengkapnya:

  • Kendaraan pribadi bermesin diesel seperti Toyota Kijang Innova, Fortuner, Hiace, Hilux, Hilux Rangga, Mitsubishi Pajero Sport, Izuzu Panther, Suzuki Ertiga, Hyundai Santa FE, Renault Duster, hingga KIA Grand Sedona bisa pakai BBM B50.

  • Kendaraan niaga dan alat berat seperti truk, traktor, buldozer, dan eskavator juga cocok pakai B50.

Setelah tahu apa itu BBM B50, maka kamu tak perlu khawatir jika ingin menggunakannyanya. Namun, pastikan spesifikasinya sesuai dengan mesin kendaraanmu, ya.

FAQ seputar apa itu BBM B50

Apa itu BBM B50?

BBM B50 merupakan bahan bakar Biosolar yang akan diluncurkan pada 1 Juli 2026. B50 serupa dengan B35, B30, dan B40 dengan sedikit perbedaan seperti kandungan minyak nabati hingga efisiensi bahan bakar.

Apa perbedaan BBM B50 dengan Biosolar lain?

BBM B50 punya beberapa perbedaan, seperti kandungan minyak sawit lebih tinggi (hingga 50 persen) dan bisa lebih boros dari Biosolar lain.

Mengapa pemerintah Indonesia mengembangkan BBM B50?

BBM B50 dikembangkan untuk mendukung ketahanan energi nasional dan agar Indonesia tak selalu bergantung pada pasokan bahan bakar dari luar.

Editorial Team

Related Article