Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Apa Saja Komponen Ban yang Perlu Dicek sebelum Perjalanan Jauh?
memeriksa kondisi ban (magnific.com/ArtPhoto_studio)
  • Sebelum perjalanan jauh, periksa tekanan angin ban saat dingin dan sesuaikan dengan muatan agar stabilitas terjaga serta ban tidak cepat panas atau kehilangan pijakan.
  • Pastikan tapak ban masih memiliki alur memadai untuk mengalirkan air, sekaligus amati keausan tidak merata yang dapat menandakan tekanan angin terlalu tinggi atau rendah.
  • Teliti dinding samping dan pentil dari retak, sayatan, benjolan, atau kebocoran; cek pula tekanan ban serep serta kesiapan dongkrak dan kunci roda.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Perjalanan jauh pastinya menuntut kondisi kendaraan prima, terutama komponen ban. Ban adalah satu-satunya bagian mobil yang bersentuhan langsung dengan aspal. Kegagalan pada ban bisa berakibat fatal di tengah perjalanan. Banyak kecelakaan terjadi akibat pengabaian perawatan dasar ban. Oleh karena itu, simak bahas komponen-komponen penting yang wajib kamu cek!

1. Pengemudi wajib memeriksa tekanan angin ban utama

memeriksa tekanan angin ban (magnific.com/teksomolika)

Tekanan angin yang ideal menjaga stabilitas mobil saat melaju kencang. Tekanan yang kurang, membuat ban cepat panas dan rusak. Tekanan yang berlebihan justru mengurangi area pijakan ban.

Gunakan alat ukur tekanan ban yang akurat untuk hasil pasti. Lakukan pengecekan ini saat ban dalam kondisi dingin. Jangan lupa sesuaikan tekanan dengan beban muatan kendaraan.

2. Kondisi tapak ban menentukan cengkeraman mobil pada jalan basah

memeriksa kondisi ban (magnific.com/prostooleh)

Kedalaman alur tapak berfungsi mengalirkan air hujan. Alur yang gundul membuat mobil rawan selip di jalan licin. Indikator keausan pada ban menunjukkan batas aman minimum.

Perhatikan apakah ada keausan yang tidak merata pada permukaan tapak. Keausan di bagian tengah menandakan tekanan angin terlalu keras. Keausan di kedua sisi menandakan tekanan angin terlalu rendah.

3. Sobekan kecil pada dinding samping mengancam keselamatan penumpang

memeriksa kondisi ban (magnific.com/senivpetro)

Dinding samping adalah bagian ban yang paling rentan terhadap benturan. Benjolan atau gelembung pada area ini mengindikasikan kerusakan struktur dalam. Kerusakan ini bisa memicu pecah ban secara mendadak.

Amati dengan teliti setiap retak halus atau sayatan kecil. Sayatan kecil pun dapat meluas selama perjalanan panjang. Segera ganti ban jika ditemukan kerusakan yang mencurigakan.

4. Pentil yang bocor sering menyebabkan kebocoran tekanan secara perlahan

ilustrasi pentil ban bocor (magnific.com/jcomp)

Pentil ban memiliki peran kecil namun sangat krusial. Karet pentil dapat mengeras dan retak seiring waktu. Kebocoran pada pentil sering tidak terdeteksi secara kasat mata.

Semprotkan air sabun pada area pentil untuk mendeteksi kebocoran. Gelembung udara yang muncul menandakan adanya celah. Pastikan juga tutup pentil terpasang kuat sebagai pelindung tambahan.

5. Pemilik kendaraan harus mengecek kondisi ban serep secara rutin

mengecek ban serep (magnific.com/magnific)

Ban cadangan sering terabaikan dalam perawatan harian. Ban serep yang kempis tidak akan berguna saat darurat. Periksa tekanan ban serep secara berkala bersama ban utama.

Pastikan alat dongkrak dan kunci roda juga berada dalam posisi siap. Simpan ban serep di tempat yang terlindung dari panas matahari. Panas berlebih dapat mempercepat kerusakan karet ban cadangan.

Cek semua poin ini hanya butuh waktu lima belas menit saja, kok. Daripada waswas sepanjang jalan, mending luangkan waktu sebentar untuk memastikan semuanya aman. Selamat berkendara dan semoga perjalananmu menyenangkan!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article