Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Automechanika Jakarta 2026 Dorong Industri Komponen ke Global

3 min read
Automechanika Jakarta 2026 Dorong Industri Komponen ke Global
Seremoni pembukaan Automechanika Jakarta 2026 (Dok. Istimewa)
  • Automechanika Jakarta 2026 perdana digelar pada 24-27 September di NICE PIK 2, mempertemukan industri komponen, aftermarket, teknologi, dan layanan otomotif dari dalam maupun luar negeri.

  • Pemerintah menilai Indonesia bergeser dari sekadar pasar menjadi basis produksi, mitra rantai pasok, dan pusat investasi regional, didukung pertumbuhan manufaktur nonmigas 5,32 persen.

  • Produksi kendaraan domestik naik 13,4 persen menjadi sekitar 860.000 unit, sementara 339 eksibitor di AMJKT membuka peluang kolaborasi dan memperkuat kepercayaan global terhadap komponen lokal.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times – Pameran komponen dan aftermarket otomotif Automechanika Jakarta (AMJKT) 2026 resmi digelar untuk pertama kalinya di Indonesia. Acara ini berlangsung di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang, Banten, pada 24-27 September 2026.

Ajang tersebut mempertemukan pelaku industri komponen, suku cadang, peralatan bengkel, teknologi, dan layanan otomotif dari Indonesia maupun mancanegara. Pembukaan Automechanika Jakarta 2026 turut menyoroti perubahan posisi Indonesia dalam rantai industri otomotif global.

Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza menyebut Indonesia kini tidak hanya berperan sebagai pasar, tetapi juga berkembang sebagai basis produksi, mitra rantai pasok, dan pusat regional investasi.

  1. 1. Automechanika Jakarta jadi penanda posisi baru Indonesia

    Automechanika Jakarta 2026 resmi digelar dalam sebuah acara yang didokumentasikan oleh pihak penyelenggara.
    Automechanika Jakarta 2026 resmi digelar (Dok. Istimewa)

    Faisol mengatakan kehadiran Automechanika Jakarta untuk pertama kalinya menjadi momentum penting bagi industri otomotif nasional.

    Menurutnya, penyelenggaraan ajang internasional tersebut menunjukkan adanya perubahan pandangan industri otomotif global terhadap Indonesia.

    “Hal ini menunjukkan bahwa industri otomotif global kini memandang Indonesia secara berbeda. Kita tidak lagi menjadi pasar, tetapi juga menjadi basis produksi, mitra rantai pasok dan pusat regional untuk investasi,” ujar Faisol, Kamis (24/9/2026).

    Ia juga menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari kinerja industri nasional. Di tengah ketidakpastian geopolitik dan perlambatan ekonomi dunia, Faisol menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,29 persen pada kuartal kedua 2026.

    Sementara itu, industri manufaktur nonmigas disebut tetap mencatat pertumbuhan positif sebesar 5,32 persen dengan kontribusi 16,83 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

  2. 2. Produksi kendaraan Indonesia tumbuh 13,4 persen

    Materi promosi Automechanika Jakarta dengan informasi penyelenggaraan pameran otomotif pada 24–27 September 2026.
    Automechanika Jakarta digelar 24-27 September 2026 (Dok. Istimewa)

    Perkembangan industri otomotif nasional juga tercermin dari peningkatan produksi kendaraan. Faisol menyebut produksi kendaraan dalam negeri tumbuh 13,4 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy) menjadi sekitar 860.000 unit.

    Menurutnya, angka tersebut semakin menegaskan peran Indonesia sebagai basis produksi dan perakitan kendaraan. Selain pasar kendaraan roda empat, Indonesia juga memiliki posisi besar di industri roda dua.

    “Produksi kendaraan dalam negeri kini mengalami pertumbuhan. Tumbuh sebesar 13,4 persen year-on-year mencapai kurang lebih 860.000 unit. Hal ini menegaskan peran Indonesia sebagai basis produksi dan perakitan,” kata Faisol.

    Faisol juga menyebut penjualan sepeda motor domestik pada 2026 telah mencapai sekitar 4,3 juta unit atau tumbuh 2,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

    Dari sisi investasi, sektor manufaktur nonmigas disebut menyumbang 38,98 persen dari total investasi nasional dengan nilai sekitar Rp200 triliun.

    Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung penguatan basis industri otomotif dan rantai pasok di Indonesia.

  3. 3. Industri komponen lokal mulai mendapat kepercayaan global

    Ragam produk Astemo dipajang di area pameran sebagai bagian dari presentasi perusahaan kepada pengunjung.
    Ragam produk Astemo (IDN Times/Fadhliansyah)

    Pandangan pemerintah tersebut sejalan dengan pernyataan Chairman Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor (GIAMM) sekaligus Presiden Direktur PT Astra Otoparts Tbk, Yusak Kristian Solaeman.

    Ia menyebut Automechanika Jakarta 2026 sebagai salah satu tonggak penting bagi industri komponen otomotif nasional.

    Menurut Yusak, pameran ini menghadirkan 339 eksibitor dan menjadi ruang untuk mempertemukan pelaku industri lokal dengan pemain internasional. Pertemuan tersebut diharapkan membuka peluang baru melalui pertukaran gagasan, kerja sama, dan eksplorasi pasar.

    “Semoga gelaran Messe Frankfurt dapat menciptakan peluang yang berarti untuk semua peserta dan berkontribusi dengan positif untuk perkembangan industri rantai pasok di Indonesia,” ujar Yusak.

    Lebih jauh, Yusak menilai perkembangan industri komponen nasional telah berlangsung seiring dengan pembangunan industri otomotif di dalam negeri. Kini, sejumlah komponen yang diproduksi di Indonesia telah menembus pasar ekspor.

    “Selama beberapa dekade, industri komponen otomotif Indonesia telah berkembang dengan pembangunan otomotif lokal. Hari ini, komponen-komponen terbaru di Indonesia telah berhasil diekspor di seluruh dunia. Dalam kata lain, kemampuan kita telah mencapai kepercayaan global,” kata Yusak.

    GIAMM, lanjut Yusak, juga berkomitmen memperkuat kualitas industri komponen nasional dan memperluas perannya dalam industri otomotif global.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More