Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

6 Bagian Mobil yang Perlu Dicek Setelah Kena Abu Vulkanik

6 Bagian Mobil yang Perlu Dicek Setelah Kena Abu Vulkanik
Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau menempel di mobil milik warga Perumahan Persada Depok, Depok, Jawa Barat, Minggu (6/9/2026). (IDN Times/Umi Kalsum)
  • Abu vulkanik bersifat tajam dan abrasif, sehingga dapat menggores kaca, merusak wiper, serta menumpuk pada rem dan mempercepat keausan komponen.

  • AC, filter udara, sela-sela, dan kolong mobil perlu segera dibersihkan karena abu dapat menyumbat komponen, masuk ke ruang mesin, serta meningkatkan risiko korosi.

  • Radiator, kondensor AC, dan sensor ADAS wajib diperiksa; penumpukan abu bisa mengganggu sirkulasi udara, memicu overheat, dan menghambat deteksi kamera maupun radar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bepergian menggunakan mobil jadi pilihan terbaik di tengah erupsi Gunung Anak Krakatau. Pasalnya, kamu bisa terhindar dari hujan abu vulkanik yang sudah meluas hingga ke beberapa wilayah. Meski begitu, abu vulkanik juga bisa merusak mobil, lho. Jadi, kamu harus mengecek mobil setelah dipakai berkendara.

Ada beberapa bagian mobil yang perlu dicek setelah kena abu vulkanik seperti kaca, filter udara, sensor ADAS, dan rem. Lakukan pengecekan secara menyeluruh, jangan sepelekan abu yang menempel, serta lakukan service jika mobil mulai bermasalah.

Bagaimana cara mengecek dan apa saja yang harus diperhatikan? Yuk, cari tahu di artikel berikut!

  1. 1. Kaca dan wiper

    Abu vulkanik tak seperti debu biasa karena memiliki partikel yang tajam dan bersifat abrasif. Alhasil, abu tersebut bisa menggores kaca dan memunculkan bekas goresan yang bersifat permanen. Ketika kaca mobil terkena abu vulkanik (khususnya dalam jumlah banyak), langkah pertama adalah membilas atau membersihkannya dengan air.

    Hindari menyalakan wiper, menggunakan kemoceng, atau membersihkan kaca dengan lap. Pasalnya, semua hal tersebut bisa memicu goresan di kaca akibat gesekan dengan partkel abu. Pastikan kamu menyiram kaca secara menyeluruh dari atas hingga bawah. Setelah disiram dan abu hampir habis barulah kamu bisa membersihkannya dengan perlahan menggunakan kain lap atau kemoceng.

  2. 2. Rem mobil (depan dan belakang)

    Bagian Mobil yang Perlu Dicek Setelah Kena Abu Vulkanik
    ilustrasi rem mobil (unsplash.com/ün LIU)

    Abu vulkanik juga bisa berdampak pada rem, entah itu depan atau belakang. Spesifiknya, abu bisa masuk ke tromol, menumpuk di cakram, menimbulkan baret, dan memicu masalah pada kampas. Jika dipaksa untuk mengerem abu yang menempel akan merusak sistem pengereman, membuat rem cepat aus, dan mobil akan kesulitan berhenti.

    Karena itu, kamu harus mengecek rem dengan teliti setelah mobil menerjang abu vulkanik. Setelah dicek kamu harus membersihkan abu dengan cara menyiramnya dengan air hingga bersih. Saat menyiram gunakan bantuan air bertekanan tinggi agar abu pada sela-sela sempit juga ikut hilang.

  3. 3. AC dan filter udara

    Abu vulkanik yang kecil bisa menyelinap masuk ke AC dan filter udara. Alhasil, kedua komponen tersebut akan tersumbat sehingga tak bisa beroperasi dengan optimal. Bahkan, abu vulkanik juga bisa memicu korosi, lho.

    Untuk itu lakukan pengecekan sesegara mungkin pada AC dan filter udara. Jika terdeteksi ada abu di AC maka kamu harus membersihkannya. Nah, buat filter udara sebaiknya kamu menggantinya dengan yang baru karena partikel abu yang kecil bisa masuk ke ruang mesin jika tidak diganti.

  4. 4. Sela-sela dan kolong mobil

    Bagian Mobil yang Perlu Dicek Setelah Kena Abu Vulkanik
    ilustrasi bagian bawah mobil (unsplash.com/Mike Lorusso)

    Kolong mobil sangat rawan terkena abu vulkanik karena posisinya yang berdekatan dengan aspal. Sela-sela mobil juga sama di mana abu yang ukurannya kecil bisa menyelinap dengan mudah.

    Karena itu, kamu wajib mengecek dua bagian tersebut setelah mobil digunakan. Jika ada banyak abu vulkanik yang menempel segera bersihkan dengan air, khususnya disemprot menggunakan air bertekanan tinggi. Jika dibiarkan dan tidak segera dibersihkan maka abu yang menempel mampu meningkatkan risiko karat.

  5. 5. Kondensor AC dan radiator

    Bagian depan mobil juga harus dicek, khususnya bagian radiator dan kondensor AC. Abu vulkanik bisa menempel dan menumpuk, akhirnya mengganggu sirkulasi udara.

    Hal tersebut sangat berbahaya karena bisa menyebabkan overheat, membuat performa menurun, dan merusak mesin itu sendiri. Kamu bisa membersihkan abu dari kondensor AC dan radiator dengan cara menyemprotnya dengan air. Pastikan kamu menyemprot hingga bersih dan jangan sampai ada abu yang masih menempel.

  6. 6. Sensor ADAS

    Bagian Mobil yang Perlu Dicek Setelah Kena Abu Vulkanik
    ilustrasi mobil kotor kena abu vulkanik (unsplash.com/Colton Sturgeon)

    Advanced Driver Assistance System (ADAS) adalah sistem asisten berkendara yang terdiri atas beberapa sensor seperti kamera dan radar. Nah, abu vulkanik bisa menempel pada kamera dan radar ADAS sehingga membuat sistemnya mengalami masalah.

    Akibatnya ADAS tak bisa mendeteksi jalan, objek, dan berpotensi mengancam keselamatan pengendara itu sendiri. Untuk membersihkan abu yang menempel kamu bisa menggunakan blower. Jangan mengelapnya dengan kain karena abu vulkanik bisa menggores lensa kamera dan merusak sensor lain.

    Sekarang kamu sudah tahu apa saja bagian mobil yang perlu dicek setelah kena abu vulkanik. Jadi jangan buang-buang waktu, buruan cek mobil, dan bersihkan bagian yang terkena abu agar tidak mengalami masalah jangka panjang. Jika ada bagian yang rusak, segera bawa mobil ke bengkel untuk perbaikan lebih lanjut.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More