Selama bertahun-tahun, Honda telah membangun reputasi yang sangat kuat di pasar otomotif Indonesia dengan citra premium dan desain yang diminati banyak orang. Logo "H tegak" dianggap sebagai jaminan kualitas yang membuat produk-produknya tetap laku di pasaran karena kekuatan branding yang sudah masuk ke ranah prestisius bagi sebagian besar masyarakat.
Namun, memasuki tahun 2025 hingga 2026, pondasi kokoh ini mulai goyang akibat gempuran mobil-mobil China yang menawarkan berbagai fitur canggih dengan harga murah. Fenomena ini tidak hanya mengancam dominasi pasar, tetapi juga mulai menekan kondisi finansial perusahaan hingga memicu penutupan beberapa jaringan dealer mobil di berbagai wilayah tanah air.
