ilustrasi kunci mobil (unsplash.com/Ivan Shemereko)
Jika ingin menjaga mesin tetap awet sekaligus menghemat bahan bakar, cukup nyalakan mesin dan beri waktu singkat agar sistem bekerja sebelum mulai berjalan. Pada banyak mobil modern, pengendara bisa mulai berkendara setelah beberapa saat, selama kondisi mesin normal dan tidak ada peringatan yang mengharuskan pemeriksaan lebih lanjut. Namun, durasi pastinya tetap mengikuti petunjuk pabrikan, terutama untuk mobil dengan teknologi atau kondisi khusus.
Setelah mulai berjalan, berkendaralah dengan halus pada beberapa menit pertama. Hindari akselerasi mendadak, putaran mesin tinggi, dan beban berat sampai mesin mencapai kondisi kerja yang sesuai. Cara ini lebih masuk akal dibandingkan membiarkan mobil menyala lama di garasi. Jangan lupa, penghematan BBM juga dipengaruhi tekanan angin ban, kondisi filter udara, kualitas oli, serta gaya berkendara sehari-hari.
Jadi, memanaskan mesin mobil sebelum berangkat tidak otomatis membuat konsumsi BBM lebih hemat. Pada mobil modern, pemanasan terlalu lama justru berpotensi meningkatkan konsumsi bahan bakar. Kuncinya adalah mengikuti rekomendasi pabrikan, memberi waktu singkat setelah mesin dinyalakan, lalu berkendara dengan santai hingga mesin mencapai suhu kerja optimal.