BYD Atto 1 Generasi Kedua Punya Jok Pijat dan Frunk 94 Liter

- BYD Atto 1 atau Seagull generasi kedua memperbarui kabin dengan layar mengambang, jok pengemudi berpijat, pengaturan elektrik, ambient lighting, ventilasi AC belakang, dan ruang penyimpanan tambahan.
- Penggerak roda belakang memungkinkan frunk 94 liter; bagasi mencapai 1.380 liter saat jok dilipat. Mobil berdimensi panjang 4.205 mm ini memakai motor listrik 95 kW atau 127 hp.
- Dua baterai 30 kWh dan 39,2 kWh menawarkan jarak tempuh CLTC 320–420 km. Mobil juga disebut berpotensi memiliki pengisian cepat, opsi LiDAR, serta sistem bantuan pengemudi DiPilot 300.
BYD Seagull atau BYD Atto 1 generasi kedua mulai mengungkap sejumlah fitur baru menjelang peluncuran resminya di pasar China. Mobil listrik mungil ini mendapatkan sejumlah pembaruan pada kabin, ruang penyimpanan, hingga sistem bantuan pengemudi.
Menariknya, generasi terbaru Seagull akan menggunakan penggerak roda belakang atau RWD. Berdasarkan laporan carnewschina.com, model ini disiapkan untuk bersaing langsung dengan Geely EX2 yang juga menjadi salah satu mobil listrik populer di pasar China.
1. Jok pengemudi bisa memijat dan layar dibuat mengambang

BYD Atto 1 (byd.com) Kabin BYD Seagull generasi kedua mendapatkan layar besar bergaya floating monitor dengan pembagian tampilan 3/7. Bagian kiri digunakan sebagai panel instrumen yang menampilkan informasi seperti kecepatan, posisi gigi, jarak tempuh, konsumsi energi, dan mode berkendara. Sementara itu, bagian kanan digunakan untuk kebutuhan infotainment seperti navigasi dan musik.
Fitur kenyamanan juga meningkat dibandingkan model sebelumnya. Jok depan sudah dapat diatur secara elektrik dan jok pengemudi dibekali fungsi pijat. BYD juga menambahkan ambient lighting dengan pilihan warna yang beragam. Penumpang belakang mendapatkan ventilasi AC yang dapat diatur, sementara tersedia pula dua ruang penyimpanan di bawah jok baris kedua serta tombol magnetik yang disebut sebagai “magic buttons”.
2. Motor belakang bikin Seagull punya frunk 94 liter

BYD Atto 1 (byd.com) Penggunaan motor listrik pada sumbu roda belakang memberikan keuntungan lain pada Seagull generasi kedua. Ruang di bagian depan yang biasanya digunakan untuk komponen penggerak dapat dimanfaatkan sebagai bagasi tambahan atau frunk dengan kapasitas mencapai 94 liter.
Bagasi belakang juga cukup fleksibel. Ketika jok belakang dilipat, kapasitas ruang penyimpanan dapat mencapai 1.380 liter. Dimensi mobil tercatat 4.205 mm panjang, 1.810 mm lebar, dan 1.570 mm tinggi dengan jarak sumbu roda 2.650 mm. Motor listriknya menghasilkan tenaga 95 kW atau sekitar 127 hp.
3. Jarak tempuh hingga 420 km dan ada LiDAR

BYD Atto 1 (byd.com) BYD menyiapkan dua pilihan baterai berkapasitas 30 kWh dan 39,2 kWh. Berdasarkan pengujian CLTC, jarak tempuhnya berada di kisaran 320 hingga 420 km. Jika menggunakan standar WLTP, jaraknya diperkirakan sekitar 262 hingga 344 km sehingga angka tersebut lebih konservatif.
Generasi kedua Seagull juga diperkirakan mendapatkan teknologi fast charging yang mampu mengisi baterai dari 10 hingga 97 persen hanya dalam sembilan menit. Selain itu, tersedia opsi LiDAR di atap yang menjadi bagian dari sistem bantuan pengemudi DiPilot 300 atau “God’s Eye B”. CarNewsChina memperkirakan harga model baru ini berada di bawah 100 ribu yuan atau sekitar Rp220 jutaan berdasarkan nilai tukar dalam laporan tersebut. Sementara Seagull generasi sebelumnya mencatat 74.087 unit pengiriman pada Januari hingga Agustus 2026.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)



















