BYD Atto 3 Baru Kantongi 30 Ribu Pesanan dalam Sepekan

- BYD Atto 3 terbaru mencatat lebih dari 30 ribu pesanan hanya dalam sepekan setelah peluncuran di China, menegaskan daya tarik kuat di pasar mobil listrik domestik.
- Model ini dibekali Blade Battery generasi kedua dengan teknologi flash charging yang mampu mengisi daya 10–97 persen dalam sembilan menit dan jarak tempuh hingga 630 kilometer.
- Atto 3 kini memakai penggerak roda belakang, motor listrik hingga 240 kW, serta fitur bantuan berkendara DiPilot 300 berteknologi LiDAR untuk pengalaman semi-otonom yang lebih canggih.
Jakarta, IDN Times - BYD kembali menunjukkan dominasinya di pasar mobil listrik China. Generasi terbaru BYD Atto 3, yang di negara asalnya dijual dengan nama Yuan Plus, langsung mencatat lebih dari 30 ribu pesanan hanya dalam satu pekan setelah resmi diluncurkan pada 21 Mei 2026.
Mengutip Carnewschina, model terbaru ini menjadi salah satu amunisi penting BYD karena membawa sederet pembaruan signifikan, mulai dari teknologi baterai generasi baru hingga kemampuan pengisian daya super cepat yang sebelumnya hanya ditemukan pada mobil listrik kelas atas.
1. Raih lebih dari 30 ribu pesanan dalam sepekan

Tingginya minat konsumen menunjukkan daya tarik Atto 3 terbaru masih sangat kuat di pasar domestik China. Mobil ini dipasarkan mulai 119.800 yuan atau sekitar Rp316 jutaan dan menjadi pembaruan besar dari generasi sebelumnya yang sudah terjual lebih dari satu juta unit secara global.
Lu Tian menyebut, model anyar tersebut langsung menjadi favorit konsumen sejak hari pertama penjualan. “Lebih dari 30.000 pesanan dalam satu minggu,” ungkapnya saat mengumumkan capaian awal penjualan Yuan Plus terbaru.
Atto 3 sendiri menjadi salah satu model global terlaris BYD yang saat ini dipasarkan di berbagai negara, termasuk Indonesia, Australia, Thailand, hingga Eropa.
2. Bawa baterai baru dan teknologi flash charging

Salah satu daya tarik utama Atto 3 terbaru adalah penggunaan Blade Battery generasi kedua yang dipadukan dengan teknologi flash charging terbaru milik BYD. Teknologi tersebut memungkinkan pengisian daya dari 10 persen hingga 97 persen hanya dalam waktu sekitar sembilan menit pada kondisi ideal.
BYD juga menawarkan dua pilihan baterai lithium iron phosphate (LFP), yakni 57,5 kWh dan 68,5 kWh. Keduanya diklaim mampu menempuh jarak hingga 540 kilometer dan 630 kilometer berdasarkan standar CLTC.
Pabrikan bahkan mengklaim peningkatan jarak tempuh mencapai 120 kilometer dibandingkan model sebelumnya. Kombinasi efisiensi baterai dan kemampuan pengisian cepat menjadi salah satu alasan kuat tingginya minat konsumen terhadap SUV listrik ini.
3. Kini pakai penggerak roda belakang dan fitur lebih canggih

Generasi terbaru Atto 3 dibangun di atas platform e-Platform 3.0 Evo yang membawa perubahan besar pada sektor teknis. Salah satunya adalah penggunaan konfigurasi penggerak roda belakang atau rear-wheel drive yang sebelumnya tidak tersedia pada model terdahulu.
BYD menyediakan pilihan motor listrik 200 kW dan 240 kW. Varian tertinggi mampu menghasilkan tenaga hingga 322 dk dengan jarak tempuh maksimal 630 kilometer.
Selain itu, SUV listrik ini juga hadir dengan sistem bantuan berkendara DiPilot 300 yang dapat dilengkapi teknologi LiDAR. Fitur tersebut mendukung berbagai fungsi semi-otonom seperti bantuan berkendara di jalan raya, area perkotaan, hingga parkir otomatis.
Dari sisi dimensi, Atto 3 terbaru juga lebih besar dengan panjang 4.665 mm dan wheelbase 2.770 mm. Kapasitas bagasi ikut meningkat berkat tambahan frunk elektrik berkapasitas 180 liter dan ruang kargo belakang hingga 750 liter.

















