Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

BYD Siapkan Tiga Pabrik Mobil Listrik dan Baterai di Eropa

2 min read
BYD Siapkan Tiga Pabrik Mobil Listrik dan Baterai di Eropa
Kapasitas pabrik BYD sebulan hampir 10 ribu unit (Dok. BYD)
  • BYD memulai produksi percobaan di pabrik Szeged, Hungaria, berkapasitas 200 ribu kendaraan per tahun, dengan produksi massal ditargetkan pada November atau Desember 2026.
  • Perusahaan mencari pabrik yang kurang dimanfaatkan di Spanyol, Prancis, dan Italia untuk mempercepat ekspansi, setelah proyek fasilitas berkapasitas 150 ribu unit di Turki ditunda tanpa batas waktu.
  • Penurunan penjualan China 32,7 persen mendorong fokus internasional; BYD menargetkan tiga pabrik perakitan dan satu pabrik baterai Eropa, seiring proyeksi penjualan global 2026 hingga 2 juta kendaraan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

BYD semakin serius memperluas bisnis kendaraan listriknya di Eropa. Setelah membangun fasilitas produksi di Hungaria, produsen mobil asal China tersebut berencana memiliki tiga pabrik perakitan kendaraan sekaligus satu pabrik baterai di kawasan Eropa.

Langkah ini dilakukan ketika penjualan BYD di China mengalami penurunan sepanjang tahun ini. Di sisi lain, permintaan dari pasar internasional justru meningkat tajam sehingga Eropa menjadi salah satu wilayah penting dalam strategi ekspansi perusahaan.

  1. 1. Pabrik Hungaria mulai masuk tahap produksi

    Proses produksi mobil BYD berlangsung di jalur perakitan Pabrik Subang dengan dukungan fasilitas manufaktur.
    Proses produksi mobil BYD di Pabrik Subang (Dok. BYD)

    Dilansir dari Carscoops.com, BYD telah menyelesaikan pembangunan pabrik di Szeged, Hungaria, dan kini memulai tahap produksi percobaan. Fasilitas tersebut diproyeksikan memiliki kapasitas produksi hingga 200 ribu kendaraan per tahun. Produksi skala besar ditargetkan dimulai sekitar November atau Desember 2026.

    BYD sebelumnya juga berencana membangun fasilitas produksi di Manisa, Turki, dengan kapasitas sekitar 150 ribu kendaraan per tahun. Namun, pengerjaan fasilitas tersebut kini ditunda tanpa batas waktu yang ditentukan. Sebagai gantinya, BYD tengah mencari peluang fasilitas lain yang bisa segera dimanfaatkan di Eropa.

  2. 2. Bidik pabrik bekas di tiga negara Eropa

    Area konstruksi pabrik BYD di Subang dengan struktur bangunan industri dan alat berat di tengah lahan terbuka.
    Pabrik BYD di Subang punya kapasitas produksi hingga 150 ribu unit per tahun (Dok. BYD)

    Alfredo Altavilla, penasihat BYD untuk operasional Eropa sekaligus mantan eksekutif Fiat Chrysler, mengatakan perusahaan sedang berbicara dengan produsen mobil dan pemerintah di Spanyol, Prancis, serta Italia. BYD mempertimbangkan membeli atau memanfaatkan pabrik yang kurang digunakan daripada membangun fasilitas baru dari awal.

    Strategi tersebut dapat membantu BYD mempercepat ekspansi kapasitas produksi di Eropa. Perusahaan menargetkan dapat menentukan lokasi fasilitas produksi kedua sebelum akhir 2026. Setelah itu, BYD akan mempertimbangkan apakah fasilitas ketiga atau pabrik baterai lokal yang akan diprioritaskan lebih dahulu.

  3. 3. Penjualan global mendorong ekspansi BYD

    ilustrasi BYD ATTO 1
    ilustrasi BYD ATTO 1 (byd.com)

    Menurut Altavilla, kebutuhan BYD dalam jangka panjang mencakup tiga pabrik perakitan kendaraan dan satu pabrik baterai. Ia mengatakan fasilitas tersebut diperlukan agar perusahaan dapat mencapai target volume sekaligus memenuhi berbagai regulasi yang berlaku di Eropa.

    “Over the longer term, we will need three assembly plants and one battery plant,” ujar Altavilla kepada Reuters, seperti dikutip Carscoops.com. Ia menambahkan bahwa rencana tersebut tidak akan terwujud dalam waktu singkat, tetapi diperlukan untuk mencapai target volume BYD sekaligus memenuhi regulasi Eropa.

    Ekspansi ini juga tidak terlepas dari perubahan penjualan BYD di pasar global. Penjualan domestiknya di China tahun ini turun 32,7 persen menjadi 1,505 juta unit. Sebaliknya, pengiriman kendaraan ke pasar internasional melonjak. BYD memperkirakan penjualan internasional sepanjang 2026 dapat mencapai 1,9 juta hingga 2 juta kendaraan, sehingga kebutuhan fasilitas produksi lokal di Eropa menjadi semakin penting.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team

Related Articles

See More