Debut Global, Freelander Perluas Portofolio Chery Group Global

Freelander resmi diluncurkan sebagai brand global baru Chery Group pada 29 September 2026 di Abu Dhabi, memperkenalkan Freelander 8 versi internasional setir kiri.
Dikembangkan JLR dan Chery, Freelander menggabungkan warisan desain Inggris, teknologi cerdas, serta dukungan rantai pasok global sebagai merek premium all-terrain.
Di Indonesia, iCAR mengandalkan SUV listrik V23 dan menyiapkan V27, sembari memperluas jaringan penjualan serta layanan purnajual untuk memperkuat ekosistemnya.
Take a Deeper Reads

Jakarta, IDN Times - Kehadiran Freelander sebagai brand global baru di bawah ekosistem Chery Group menambah pilihan portofolio kendaraan dengan karakter dan segmen yang lebih beragam.
Langkah tersebut turut disambut iCAR Indonesia sebagai bagian dari penguatan ekosistem Chery Group secara global.
Freelander resmi menggelar Global Brand Launch pada 29 September 2026 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Dalam peluncuran tersebut, Freelander memperkenalkan varian internasional left-hand drive dari Freelander 8 dengan mengusung tema “Beyond the Legend”.
1. Freelander jadi brand global baru Chery Group

Freelander menggelar global brand launch di UAE (Dok. Freelander) Freelander dikembangkan bersama oleh JLR dan Chery sebagai British Premium Intelligent All-Terrain Brand. JLR merupakan pemilik merek Freelander sekaligus membentuk Freelander Design Hub yang secara khusus memimpin pengembangan desain kendaraan.
Sementara itu, Chery menghadirkan kapabilitas teknologi cerdas serta dukungan rantai pasok global. Nama Freelander pertama kali diperkenalkan pada 1997.
Kini, nama tersebut berkembang dari sekadar nameplate menjadi brand global independen yang menggabungkan warisan desain Inggris dengan perkembangan teknologi kendaraan terkini.
“Freelander adalah sebuah legenda Inggris. Namun, kami ingin melakukan lebih dari sekadar menghidupkannya kembali. Teknologi China membuka berbagai kemungkinan baru. Inilah makna dari ‘Beyond the Legend’: British soul, Chinese intelligence, membawa sebuah legenda melangkah lebih jauh dari sebelumnya,” ujar CEO Freelander International, Lucia Mao, Rabu (7/10/2026).
2. iCAR V23 jadi fondasi iCAR di Indonesia

iCAR V23 tipe Z jadi pilihan konsumen paling banyak (Dok. iCAR) Kehadiran Freelander turut memperluas ekosistem global Chery Group yang menaungi berbagai brand dengan karakter dan segmen konsumen masing-masing.
Di Indonesia, salah satu brand yang telah hadir adalah iCAR, yang mengusung pendekatan kendaraan listrik melalui desain khas, teknologi cerdas, serta kemampuan eksplorasi.
iCAR pertama kali diperkenalkan secara global pada 7 April 2023 di China sebagai bagian dari pengembangan ekosistem kendaraan energi baru Chery Group.
Di Indonesia, iCAR memperkenalkan V23 sebagai SUV listrik berdesain boxy yang memadukan desain ikonik, teknologi elektrifikasi, serta fleksibilitas untuk penggunaan perkotaan maupun aktivitas eksplorasi.
Sejak diperkenalkan, V23 disebut mendapat respons positif dari konsumen Indonesia dan menjadi fondasi awal perjalanan iCAR dalam membangun ekosistemnya di Tanah Air.
3. iCAR siapkan perluasan portofolio hingga V27

Pengguna iCAR V23 tembus 1.000 konsumen (Dok. iCar) Perjalanan iCAR di Indonesia selanjutnya akan diperkuat melalui pengembangan portofolio produk, termasuk iCAR V27. Model tersebut akan membawa pilihan baru bagi konsumen yang mencari kendaraan dengan karakter lebih eksploratif dan kapabilitas yang semakin luas.
Selain memperluas portofolio produk, iCAR juga terus mengembangkan jaringan penjualan dan layanan purnajual untuk mendekatkan brand kepada konsumen di berbagai wilayah Indonesia.
Secara lebih luas, kehadiran berbagai brand dalam ekosistem Chery Group, termasuk Freelander di tingkat global dan iCAR di Indonesia, menunjukkan strategi grup dalam menghadirkan portofolio yang semakin tersegmentasi berdasarkan kebutuhan, karakter, dan gaya hidup konsumen.
Strategi tersebut sekaligus memanfaatkan kekuatan teknologi, riset dan pengembangan, manufaktur, serta jaringan global Chery Group. Bagi iCAR Indonesia, perkembangan ini menjadi bagian dari momentum untuk terus memperkuat kehadiran kendaraan elektrifikasi dengan teknologi sekaligus karakter berkendara yang berbeda.




















