Comscore Tracker

Kumpulan Humor Anak Bengkel, Mari Berbuka dengan Tawa

Biar lebih ceria saat berpuasa

Jakarta, IDN Times - Ini tahun kedua kita berpuasa di tengah pandemik COVID-19. Agak mencemaskan, memang. Tapi tak ada yang bisa kita lakukan selain menjaga kesehatan dengan menerapkan protokol ketat sembari tetap menjalankan ibadah puasa. 

Memang berat menjalankan puasa di tengah pandemik. Sebab kita gak bisa ke mana-mana. Sementara berdiam diri di rumah pasti bakalan bosan. Kalau begitu, kenapa gak membaca cerita-cerita humor aja?

Nah, berikut kumpulan humor otomotif seputar dunia montir. Semoga bisa mengembalikan keceriaanmu di bulan puasa ini, ya!

1. Ongkos montir lebih mahal dari tarif dokter

Kumpulan Humor Anak Bengkel, Mari Berbuka dengan Tawapeppernaturalhealth.com

Seorang dokter pergi ke bengkel untuk memperbaiki mobilnya. Ia merasa ada yang bermasalah dengan radiator mobilnya. Setelah kelar diperbaiki, dokter tersebut terkejut melihat tagihan dari bengkel.

Dokter: Mahal amat. Saya cuma servis satu jam. Anda tahu? Tarif dokter saja tidak semahal ini!

Montir: (Berusaha tenang) Begini Pak, cara menghitung kami berbeda. Pak dokter mengerjakan tubuh yang modelnya sama terus dari zaman dulu. Sementara kami harus mengerjakan mesin yang desain dan sistemnya terus berubah. Hal ini membuat kami harus terus belajar dan mengupgrade skill kami. Jadi, harap maklum kalau ongkosnya mahal.

Baca Juga: Kumpulan Humor Mobil Mogok Ini Bikin Kesel Banget 

2. Ternyata ini beda montir dan dokter

Kumpulan Humor Anak Bengkel, Mari Berbuka dengan TawaUnsplash/neoonbrand

Seorang montir duduk di samping dokter bedah yang selama ini menjadi pelanggannya.

Montir: Saya heran, Dok. Saya membongkar mesin, mengeluarkan piston dan semua jeroan di dalamnya, kemudian memperbaikinya. Bukankah pekerjaan kita hampir sama?

Dokter: Ya, sepertinya memang begitu.

Montir: Kalau begitu kenapa bayaran kita jauh berbeda?

Dokter: (Berdehem) Begini, Pak. Pernahkah Bapak membongkar mesin dengan kondisi mesin menyala? Itulah bedanya dokter bedah dan montir.

3. Bau obat dan dongkrak montir

Kumpulan Humor Anak Bengkel, Mari Berbuka dengan TawaUnsplash/alexandra lammerink

Seorang perempuan naik bus angkutan umum. Ia duduk di samping seorang pria muda. Di tengah perjalanan, pria tersebut mencoba membuka percakapan dengannya.

Pria: Maaf, Mba-nya kerja di apotek, ya?
Mba: Iya. Kok Mas tau, sih?
Pria: Anu..Mba-nya bau obat soalnya.

Hening sesaat. Tak lama kemudian giliran perempuan itu yang bertanya.

Mba: Kalau Mas pasti montir, ya?
Pria: Lho, kok bisa tau, Mba?
Mba: Anu...itu dongkraknya naik-turun.

Baca Juga: Suka Duka Montir Perempuan: Pernah Diremehkan Kini Jadi Kepala Bengkel

Topic:

  • Dwi Agustiar

Berita Terkini Lainnya