Comscore Tracker

Benarkah Nyetir di Jalan Lurus Bikin Ngantuk? 

Mitos atau fakta

Jakarta, IDN Times - Banyak kecelakaan di jalan tol dipicu oleh rasa kantuk yang tak tertahankan. Akibatnya pengemudi menjadi kehilangan kontrol atas mobilnya lalu berakhir dengan kecelakaan.

Ada dugaan penyebab rasa kantuk adalah jalan tol yang panjang dan lurus. Jalan tersebut terasa monoton sehingga muncullah rasa kantuk. Benarkah, demikian?

1. Ternyata pernah ada penelitiannya

Benarkah Nyetir di Jalan Lurus Bikin Ngantuk? Ilustrasi Jalan tol. IDN Times/Nofika Dian Nugroho

Korelasi antara jalan lurus dengan rasa kantuk ternyata pernah diteliti oleh peneliti asal Prancis, Pierre Thiffault dan Jacques Bergeron. Penelitian tersebut dimuat dalam jurnal Accident Analysis and Prevention.

Pierre Thiffault dan Jacques Bergeron menyebutkan jalan yang lurus panjang membuat pengemudi hanya sedikit melakukan gerak sensorik. Akibatnya tubuh akan terasa rileks yang berpotensi melahirkan rasa kantuk.

Situasi berbeda jika pengemudi melaju di jalan yang berkelok-kelok. Sensor motorik pengemudi akan bekerja lebih sering sehingga tidak memicu rasa kantuk.

Baca Juga: Rotasi Ban Mobil Wajib Dilakukan, Bisa Mencegah Ban Aus Sebelah 

2. Mengusir rasa kantuk dengan tidur cukup

Benarkah Nyetir di Jalan Lurus Bikin Ngantuk? IDN Times/Dwi Agustiar

Rasa kantuk sebenarnya bisa diatasi dengan tidur yang cukup selama 6-8 jam sebelum bepergian jauh dengan kendaraan.

Selain itu asupan makanan juga harus diperhatikan. Jangan terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat saat berkendara, karena bisa memicu rasa kantuk.

Sebaliknya, kamu bisa mengonsumsi makanan kaya serat seperti buah dan sayuran.

3. Waspadai microsleep

Benarkah Nyetir di Jalan Lurus Bikin Ngantuk? Dok. IDN Times/Mitsubishi

Microsleep adalah momen ketika seseorang tiba-tiba tertidur karena tak kuat lagi menahan rasa kantuk. Bayangkan jika hal ini terjadi ketika kamu sedang menyetir.

Karena itu jangan memaksakan diri menyetir ketika sudah mengantuk. Beristirahatlah sejenak untuk memejamkan mata atau mengendurkan otot.

Sebisa mungkin jangan menyetir lebih dari empat jam secara terus-menerus karena itu bisa memicu microsleep.

Baca Juga: Mobil Harian Bermesin Balap, Banderolnya Rp50 Jutaan

Topic:

  • Dwi Agustiar

Berita Terkini Lainnya