Comscore Tracker

Jalan Tol Beton Bisa Membuat Ban Meletus, Mitos atau Fakta?

Tetap hati-hati ya guys!

Jakarta, IDN Times - Pembangunan ruas jalan tol Trans-Jawa membuat perjalanan antarkota menjadi lebih singkat dan menyenangkan.

Namun ada yang menyebut melintasi jalan tol dalam jangka waktu yang lama berisiko memicu pecah ban yang bisa berakibat pada kecelakaan fatal.

Sebab sebagian besar jalan tol Trans-Jawa dibuat dari beton atau rigid pavement. Gesekan ban dengan permukaan beton dianggap bisa membuat ban menjadi panas hingga akhirnya meletus.

Benarkah demikian?

1. Jalan beton lebih cepat membuat ban menjadi aus

Jalan Tol Beton Bisa Membuat Ban Meletus, Mitos atau Fakta?Wika Beton

GM Sales Admin & Planning Departemen Training and Sales Sumi Rubber Indonesia Dunlop, Hendra Himawan, mengatakan permukaan kasar beton memang bisa membuat ban menjadi lebih cepat aus.

“Kalau jalan itu keras dan permukaannya kasar, keausan lebih cepat," kata Hendra seperti dikutip dari shopanddrive.

Hendra mengatakan ban yang telah aus memang lebih rentan pecah dibandingkan ban yang masih tebal. Namun, Hendra melanjutkan, korelasi antara beton dengan ban pecah masih perlu diteliti.

"Korelasi beton menyebabkan ban pecah itu saya tak bisa mengatakan benar atau salah, jadi perlu diteliti," katanya.

Baca Juga: Ini Deretan Mobil LMPV dengan Harga di Bawah Rp200 Juta

2. Jalan beton bukan penyebab utama ban pecah

Jalan Tol Beton Bisa Membuat Ban Meletus, Mitos atau Fakta?IDN Times/Ilyas Listianto Mujib

Sementara Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) dan ahli konstruksi ITB, Sony Susmana, mengatakan permukaan jalan yang kasar, seperti jalan tol, bukan penyebab utama pecahnya ban.

"Jalan yang terbuat dari batu, aspal, rigid, block sama saja. Jadi enggak bisa bilang jalan mana yang tingkat kecelakaan tinggi, karena yang harus menyesuaikan itu kembali kepada pengemudi,” kata Sony.

3. Panas membuat ban pecah?

Jalan Tol Beton Bisa Membuat Ban Meletus, Mitos atau Fakta?IDN Times / Aan Pranata

Praktisi di industri ban, Zulpata Zainal, mengatakan produsen ban telah memperhitungkan tingkat panas akibat gesekan ban dengan permukaan jalan.
Sehingga panas yang timbul akibat pemakaian normal tidak akan membuat ban pecah mendadak.

"Ban panas itu panasnya nggak tiba-tiba jadi panas lebih dari 100 (derajat Celsius). Enggak ada yang sampai meleleh, enggak ada yang sampai meledak,” kata Zupata.

Baca Juga: Ini Deretan Mobil Pencuri Perhatian di IIMS 2019

Topic:

  • Dwi Agustiar

Just For You