Kebiasaan mengisi tekanan udara ban merupakan bagian penting dari perawatan rutin yang wajib dilakukan oleh setiap pemilik kendaraan roda empat. Di era modern ini, pengemudi diberikan dua pilihan utama untuk mengisi ruang udara ban, yaitu menggunakan angin biasa atau gas nitrogen murni.
Namun, dalam situasi darurat di mana tekanan ban berkurang di tengah perjalanan, tidak jarang pengemudi terpaksa mencampur kedua jenis udara tersebut. Keputusan untuk menggabungkan angin biasa ke dalam ban yang sebelumnya sudah terisi nitrogen ternyata membawa beberapa dampak mekanis yang jarang disadari.
