Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Bolehkah Cas Motor Listrik Menggunakan Kabel Roll? Ini Jawabannya

Bolehkah Cas Motor Listrik Menggunakan Kabel Roll? Ini Jawabannya
ilustrasi mengisi daya motor listrik (pexels.com/panumas nikhomkhal)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Kabel roll boleh digunakan untuk mengecas motor listrik asalkan sesuai spesifikasi dan tidak berkualitas rendah agar tidak cepat panas saat arus listrik mengalir lama.
  • Kabel harus digelar sepenuhnya saat digunakan karena posisi tergulung bisa memerangkap panas, mempercepat kerusakan isolasi, dan meningkatkan risiko korsleting.
  • Hindari menyambung dua kabel roll serta awasi proses pengisian daya; jika muncul panas berlebih atau bau terbakar, segera hentikan pengecasan demi keamanan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Saat membeli motor listrik, banyak orang fokus pada jarak tempuh dan waktu pengisian baterai. Padahal, ada satu hal sederhana yang sering terlupakan, yakni cara mengecasnya di rumah. Salah satunya soal penggunaan kabel roll yang masih memunculkan pro dan kontra.

Alasannya penggunaannya cukup sederhana. Posisi stop kontak di rumah belum tentu berada dekat tempat parkir, sehingga kabel roll sering dijadikan solusi. Nah, sebenarnya boleh atau tidak cas motor listrik memakai kabel roll?

Jawabannya bukan sekadar boleh atau tidak, melainkan tergantung bagaimana cara menggunakannya.

1. Kabel roll boleh dipakai, tetapi jangan asal colok

ilustrasi mengisi baterai motor listrik (unsplash.com/Ather Energy)
ilustrasi mengisi baterai motor listrik (unsplash.com/Ather Energy)

Kalau jarak antara motor dan stop kontak cukup jauh, memakai kabel roll sebenarnya bukan masalah. Banyak orang juga melakukannya. Namun, bukan berarti semua jenis kabel roll aman dipakai untuk mengisi daya motor listrik.

Perlu diingat, charger motor listrik bekerja selama berjam-jam hingga baterai terisi penuh. Beban listrik yang mengalir terus-menerus membuat kabel berkualitas rendah lebih cepat panas. Itu sebabnya memilih kabel roll yang sesuai spesifikasi menjadi hal yang wajib diperhatikan.

2. Jangan biarkan kabel tetap tergulung

ilustrasi mencabut kabel listrik (freepik.com/rawpixel.com)
ilustrasi mencabut kabel listrik (freepik.com/rawpixel.com)

Ini kesalahan yang paling sering terjadi. Karena hanya memakai sebagian panjang kabel, sisanya dibiarkan tetap melingkar di dalam gulungan. Padahal, kondisi seperti ini justru membuat panas lebih mudah terjebak.

Semakin lama proses pengisian berlangsung, suhu kabel bisa terus meningkat. Kalau dibiarkan berulang, lapisan isolasi kabel bisa lebih cepat aus dan risiko korsleting pun ikut bertambah. Jadi, sebelum mulai mengecas, biasakan menggelar kabel hingga terbentang.

3. Pilih kabel roll yang memang berkualitas

Ilustrasi kabel roll (unsplash.com/@miracleday)
Ilustrasi kabel roll (unsplash.com/@miracleday)

Harga murah memang menggoda, tetapi kabel roll bukan barang yang sebaiknya dibeli asal-asalan. Pasalnya, produk dengan kualitas rendah biasanya memakai ukuran inti kabel yang lebih kecil sehingga tidak ideal digunakan dalam waktu lama.

Kalau ingin lebih aman, pilih kabel roll yang punya kapasitas daya lebih besar daripada kebutuhan charger motor listrik. Selain lebih awet, kondisi kabel juga tetap stabil meski dipakai untuk pengisian daya setiap hari.

4. Sebisa mungkin jangan menyambung kabel roll

ilustrasi kabel baru (freepik.com/fabrikasimf)
ilustrasi kabel baru (freepik.com/fabrikasimf)

Ada yang menggabungkan dua kabel roll agar panjangnya cukup sampai ke motor. Cara ini memang terlihat praktis, tetapi sebaiknya dihindari. Setiap sambungan bisa menjadi titik yang memicu panas apabila kualitas colokannya kurang baik.

Kalau memang area parkir cukup jauh dari sumber listrik, solusi terbaik adalah menambah stop kontak di lokasi tersebut. Biayanya memang sedikit lebih besar di awal, tetapi jauh lebih aman untuk penggunaan dalam jangka panjang.

5. Tetap awasi proses pengisian daya

ilustrasi kabel yang masih terhubung ke stop kontak (pexels.com/Nikita Nikitin)
ilustrasi kabel yang masih terhubung ke stop kontak (pexels.com/Nikita Nikitin)

Meski motor listrik sudah dibekali sistem pengaman, bukan berarti proses pengecasan bisa ditinggal begitu saja. Sesekali sempatkan mengecek kondisi kabel, adaptor charger, dan colokan listrik.

Kalau terasa panas berlebihan atau muncul bau seperti plastik terbakar, segera hentikan pengisian daya. Langkah sederhana seperti ini sering dianggap sepele, padahal bisa mencegah kerusakan pada charger maupun instalasi listrik di rumah.

Hal kecil seperti memilih kabel roll yang tepat ternyata bisa berpengaruh terhadap keamanan saat mengisi daya motor listrik. Karena itu, pastikan perlengkapan yang digunakan memang sesuai dan masih dalam kondisi layak pakai.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar

Related Articles

See More