Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Freelander 8 Resmi Meluncur, Tempuh 221 km di Mode Listrik
Freelander 8 resmi diperkenalkan (IDN Times/Fadhliansyah)
  • Freelander 8 First Edition resmi diluncurkan di China hasil kolaborasi Chery dan Jaguar Land Rover, menjadi produk perdana merek baru Freelander dengan teknologi Extended Range Electric Vehicle (EREV).
  • SUV tiga baris berukuran besar ini mampu menempuh 221 km dalam mode listrik murni, mengusung desain tangguh bergaya Land Rover serta sistem penggerak cerdas untuk berbagai kondisi jalan.
  • Dilengkapi sensor LiDAR, sistem bantuan Huawei Qiankun ADS, dan chipset Qualcomm terbaru, Freelander 8 menawarkan pengalaman berkendara semi-otonom dan digital yang lebih cepat serta responsif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Nama Freelander kembali hadir di industri otomotif global, tetapi kali ini bukan sebagai model Land Rover. Chery dan Jaguar Land Rover (JLR) resmi memperkenalkan Freelander 8 First Edition di China sebagai produk pertama dari merek baru Freelander yang dikembangkan melalui kolaborasi kedua perusahaan.

Melansir Carnewschina, SUV premium berteknologi elektrifikasi ini tampil dengan format Extended Range Electric Vehicle (EREV) dan menyasar konsumen yang menginginkan kemampuan jelajah jauh tanpa mengorbankan kenyamanan berkendara harian berbasis listrik.

Kehadirannya juga menandai babak baru kerja sama Chery dan JLR dalam pengembangan kendaraan energi baru.

1. Mengandalkan sistem EREV dengan jarak tempuh listrik 221 km

Bocoran interior Freelander 8 (IDN Times/Fadhliansyah)

Salah satu daya tarik utama Freelander 8 First Edition adalah penggunaan sistem EREV berbasis arsitektur 800V. Mobil ini dibekali baterai berkapasitas 60,3 kWh yang memungkinkan kendaraan menempuh jarak hingga 221 kilometer dalam mode listrik murni sebelum mesin bensin berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai.

Mesin bensin 1.5 liter yang digunakan tidak terhubung langsung ke roda. Fungsinya hanya sebagai range extender untuk menjaga suplai energi saat kapasitas baterai mulai menurun. Pendekatan ini memungkinkan pengalaman berkendara layaknya mobil listrik sekaligus mengurangi kekhawatiran terkait ketersediaan stasiun pengisian daya saat perjalanan jauh.

Selain itu, sistem baterai yang dikembangkan bersama CATL disebut mendukung pengisian daya berkecepatan tinggi, sejalan dengan karakter kendaraan yang ditujukan untuk penggunaan jarak jauh dan aktivitas luar ruang.

2. SUV bongsor dengan fokus pada kemampuan off-road

Freelander Concept (IDN Times/Fadhliansyah)

Freelander 8 hadir sebagai SUV tiga baris berukuran besar dengan panjang lebih dari 5,1 meter dan wheelbase mencapai 3.040 mm. Di pasar China, model ini ditawarkan dengan konfigurasi enam penumpang untuk menghadirkan kenyamanan yang lebih premium.

Secara desain, mobil ini mengusung siluet boxy yang mengingatkan pada DNA SUV Land Rover, tetapi dikombinasikan dengan bahasa desain modern khas kendaraan energi baru.

Tampilan depan tertutup, garis bodi tegas, serta proporsi yang besar memperkuat kesan tangguh dan mewah. Kemampuan melibas berbagai medan juga menjadi fokus pengembangan. Freelander 8 dibekali sistem penggerak cerdas untuk berbagai kondisi jalan dan teknologi off-road berbasis elektronik yang menggantikan sebagian fungsi mekanis konvensional.

3. Dibekali teknologi Huawei dan komputasi generasi terbaru

Buritan Freelander 8 (IDN Times/Fadhliansyah)

Tak hanya mengandalkan sistem elektrifikasi, Freelander 8 juga menjadi etalase teknologi terbaru dari kolaborasi Chery dan mitra teknologinya. Mobil ini dibekali sensor LiDAR di atap serta sistem bantuan berkendara Huawei Qiankun ADS yang mendukung berbagai fitur semi-otonom dan parkir otomatis.

Di sektor komputasi, SUV ini disebut sebagai salah satu model pertama yang menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon generasi terbaru untuk mengoperasikan sistem infotainment dan fungsi kendaraan pintar. Kombinasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan pengalaman digital yang lebih cepat dan responsif.

Freelander 8 dijadwalkan mulai dipasarkan di China pada paruh kedua 2026 sebelum ekspansi ke sejumlah pasar global. Model ini menjadi fondasi awal dari strategi baru Freelander sebagai merek kendaraan energi baru yang berdiri independen dengan dukungan teknologi Chery dan keahlian desain dari JLR.

Editorial Team

Related Article