- Wuling Air EV Pro Long Range: Rp307 jutaan
- Wuling Air EV Lite Long Range: Rp251 jutaan
- Wuling Air EV Lite Standard Range: Rp214 jutaan
5 Perbedaan Wuling Aira EV dan Air EV, Mending Mana?

Wuling memperkenalkan Aira EV di GIIAS 2026 sebagai model yang diposisikan sebagai “kakak” Air EV.
Aira EV mendukung fast charging DC dengan colokan CCS2 standar nasional, sedangkan Air EV memakai pengecasan AC.
Aira EV juga berbodi lebih besar dan membulat, sementara Air EV lebih mengotak.
Wuling resmi memperkenalkan Wuling Aira EV dalam ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 pada Juli ini. Mobil listrik tersebut sangat mirip dengan Wuling Air EV yang sudah rilis terlebih dahulu melantai.
Karena itu, banyak yang beranggapan bahwa Wuling Aira EV hadir untuk menggeser posisi Air EV. Padahal, Aira EV sejatinya adalah "kakak" dari Air EV. Selain itu, ada banyak perbedaan Wuling Aira EV dan Air EV yang cukup mencolok, mencakup spesifikasi, desain, fitur, pengecasan, hingga harganya.
Masih bingung mau pilih Wuling Aira EV atau Air EV? Yuk, kupas tuntas semua perbedaannya agar kamu makin yakin!
Table of Content
1. Perbedaan spesifikasi
Perbedaan pertama yang harus diperhatikan ada di spesifikasinya. Mengulik perbedaan spesifikasi sangat penting karena dapat menentukan kecepatan, kenyamanan, hingga kemampuan mobil untuk berjalan di berbagai kondisi dan situasi. Lebih lanjut, berikut tabel perbedaan Wuling Air EV dan Air EV yang dirangkum dari laman resmi Wuling Indonesia.
Perbedaan spesifikasi Wuling Aira EV dan Air EV
Spesifikasi | Wuling Aira EV | Wuling Air EV |
|---|---|---|
Panjang | 3,268 mm | 2,974 mm |
Lebar | 1,550 mm | 1,505 mm |
Tinggi | 1,575 | 1,631 |
Kapasitas penumpang | 4 penumpang | 4 penumpang |
Tenaga | 40 HP | 40 HP |
Torsi | - | 110 Nm |
Transmisi | Otomatis | Otomatis |
Suspensi | McPherson (rem depan), 3-link coil spring (rem belakang) | McPherson (rem depan), 3-link coil spring (rem belakang) |
Pengereman | Disc (rem depan), Drum (rem belakang) | Disc (rem depan), Drum (rem belakang) |
Wheelbase | 2,190 | 2,010 |
Kapasitas baterai | 25.1 kWh | 17.3 kWh–26.7 kWh |
Jarak tempuh | 300 kilometer | 200–300 kilometer |
2. Perbedaan sistem pengecasan

Wuling Aira EV dan Air EV memiliki sistem pengecasan yang berbeda. Air EV masih mengaplikasikan sistem pengecasan Alternating Current (AC) yang menggunakan arus listrik bolak-balik.
Sementara itu, Aira EV sudah mendukung fast charging Direct Current (DC) yang mengisi dengan arus searah. Seperti namanya, fast charging DC mampu mengisi baterai dengan lebih cepat.
Di sisi lain, Wuling Aira EV versi Indonesia menggunakan colokan tipe CCS2 yang sudah memenuhi standar nasional. Karena itu, kamu tak akan kesulitan jika ingin mengecas mobil tersebut di berbagai tempat seperti SPKLU.
Penggunaan tipe colokan tersebut berbeda dengan Wuling Aira EV versi China yang pakai GB/T. Nah, colokan GB/T sendiri cukup sulit dijumpai di Tanah Air.
3. Perbedaan desain
Desain atau tampilan Wuling Air EV dan Aira EV juga memiliki perbedaan cukup signifikan. Air EV tampil lebih mengotak dan terkesan sporty dengan lampu depan tajam serta aksen garis di bagian depan yang memberikan kesan gahar. Ban dan rodanya juga dibuat sederhana dengan warna hitam di tengah dan ring putih pada bagian sisi-sisinya.
Aira EV sendiri nampak lebih menggemaskan dengan bodi membulat. Lampu depannya juga bulat, serupa dengan mata anak kecil. Lampu tersbut disatukan oleh aksen garis, membuat bagian depan mobil sedikit lebih “ramai.” Cover ban Aira EV juga unik karena punya pola yang serupa dengan bunga atau daun. Tak hanya itu, Aira EV juga memiliki bodi yang lebih panjang dan besar jika dibandingkan dengan Air EV.
Aira EV menghadirkan dua varian warna pastel, yaitu Milk Tea dan Galaxy Blue. Buat kamu yang tak suka warna pastel, ada juga Starry Black yang lebih kalem. Sementara itu, Air EV punya varian warna yang lebih banyak. Ada yang netral seperti Starry Black dan Pristine White. Beberapa warna yang mencolok seperti Galaxy Blue, Avocado Green, Lemon Yellow, dan Peach Pink juga hadir.
4. Perbedaan fitur

Fitur Air EV dan Aira EV sebenarnya cukup lengkap. Keduanya sama-sama dilengkapi layar touch screen untuk kontrol kendaraan. Di bagian setir juga terdapat banyak tombol kendali. AC, Pemanas, Engine Start Stop Button, hingga cup holder juga tersedia di kedua mobil tersebut. Keduanya juga mendukung perintah suara (voice command), tak punya Audio 2DIN, dan memiliki soket USB.
Perbedaan mencolok nampak di fitur keamanan dan keselamatan. Wuling Aira EV dilengkapi berbagai fitur seperti Central Locking, Anti Theft Device, Power Door Locks, Engine Immobilizer, Anti Lock Braking System, Brake Assits, Electronic Brake Distribution, Crash Sensor, Vehicle Stability Control System, dan Child Safety Locks. Sementara itu, fitur keamanan dan keselamatn Air EV mencakup Anti Lock Braking System, Engine Check Warning, Pengukur Tekanan Ban, Crash Sensor, Power Door Locks, hingga ISOFIX Child Seat Mounts.
5. Perbedaan harga
Aspek terakhir yang menjadi perbedaan utama dari keduanya adalah harga. Dalam hal ini, harga Wuling Air EV lebih tinggi dari Aira EV. Selain itu, Air EV sudah bisa dibeli secara langsung sementara Aira EV masih dalam periode pre-book.
Harga Wuling Air EV:
Bocoran harga prebook Wuling Air EV: mulai Rp160 jutaan
Berbagai perbedaan Wuling Aira EV dan Air EV tersebut bisa menjadi pertimbangan sebelum kamu membeli salah satunya. Jadi, sudah memutuskan mau beli yang mana?





















