Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Ganti Ban Mobil Boleh Beda Merek, Ini Syaratnya

Ganti Ban Mobil Boleh Beda Merek, Ini Syaratnya
ilustrasi ban mobil (unsplash.com/Jimmy Nilsson Masth)
Intinya Sih
  • Astra Peugeot menegaskan penggantian ban bukan sekadar rutinitas, tapi bagian penting menjaga performa dan keselamatan kendaraan.
  • Ukuran, load index, speed rating, serta karakter ban harus sesuai standar pabrikan agar kenyamanan dan stabilitas tetap terjaga.
  • Merek ban boleh berbeda asal spesifikasinya sesuai standar Peugeot, dengan balancing dan spooring wajib setelah pemasangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Mengganti ban mobil kerap dianggap sebagai hal sederhana. Banyak pemilik kendaraan hanya berpatokan pada merek atau harga tanpa memperhatikan aspek teknis yang lebih mendalam.

Padahal, khususnya pada mobil Peugeot yang dikenal dengan karakter handling dan kenyamanannya, pemilihan ban harus dilakukan secara cermat.

Melalui keterangan resmi, Astra Peugeot menegaskan bahwa penggantian ban tidak sekadar rutinitas, melainkan bagian penting dalam menjaga performa dan keselamatan kendaraan.

1. Ada faktor krusial yang harus diperhatikan sebelum ganti ban

apa itu tread wear indicator
ilustrasi mengecek ban mobil (freepik.com/peoplecreation)

Ada sejumlah faktor krusial yang wajib diperhatikan agar fungsi kendaraan tetap optimal di berbagai kondisi jalan.

Pertama, ukuran ban harus tetap mengikuti standar pabrikan. Setiap model Peugeot telah dirancang dengan dimensi ban yang sesuai dengan sistem suspensi dan karakter kendaraan.

Perubahan ukuran yang terlalu jauh berpotensi memengaruhi kenyamanan, konsumsi bahan bakar, hingga akurasi speedometer.

Selain itu, load index dan speed rating juga menjadi parameter penting yang tidak boleh diabaikan karena berkaitan langsung dengan kemampuan ban menahan beban dan batas kecepatan aman.

2. Pemilihan karakter ban menjadi kunci kenyamanan

ilustrasi ban mobil
ilustrasi ban mobil (pexels.com/Mike Bird)

Kedua, pemilihan karakter ban perlu disesuaikan dengan kebutuhan berkendara. Ban dengan karakter comfort cocok untuk penggunaan harian yang mengutamakan kenyamanan, sementara tipe performance lebih ideal untuk daya cengkeram tinggi.

Faktor lain seperti pola tapak (tread pattern) juga berperan dalam menjaga stabilitas, terutama saat kondisi jalan basah untuk meminimalkan risiko aquaplaning.

Ketiga, aspek pendukung seperti tahun produksi ban serta proses pemasangan juga tidak kalah penting. Ban dengan kode produksi terbaru lebih disarankan karena performanya masih optimal.

Setelah penggantian, balancing dan spooring wajib dilakukan guna menjaga kestabilan kendaraan serta memastikan keausan ban merata.

3. Merek ban tidak harus sama

ilustrasi velg ban mobil
ilustrasi velg ban mobil (pexels.com/Mike Bird)

Menurut Roni Agung, pemilik kendaraan tidak perlu terpaku pada merek bawaan pabrikan selama spesifikasinya sesuai.

“Ban merupakan satu-satunya komponen yang langsung bersentuhan dengan jalan. Oleh karena itu, pemilik kendaraan Peugeot harus memastikan spesifikasi ban sesuai standar pabrikan agar kenyamanan dan keamanan tetap optimal,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Dengan memperhatikan berbagai faktor tersebut, penggantian ban bukan lagi sekadar aktivitas rutin, melainkan langkah strategis untuk menjaga performa sekaligus keselamatan kendaraan dalam jangka panjang.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Related Articles

See More