Saat menghadapi kemacetan, melihat jalur sebelah bergerak sedikit lebih cepat sering membuat pengemudi tergoda untuk segera berpindah. Baru beberapa meter kemudian, jalur yang baru saja ditinggalkan justru kembali lancar, sementara kendaraan di jalur baru malah berhenti.
Kondisi seperti ini membuat banyak orang terus berpindah dari satu jalur ke jalur lain dengan harapan bisa lebih cepat sampai tujuan. Namun, apakah strategi tersebut benar-benar efektif, atau justru hanya memberikan perasaan seolah perjalanan menjadi lebih cepat?
