Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Mobil Hybrid Toyota Bisa Parkir Paralel, Begini Caranya

Mobil Hybrid Toyota Bisa Parkir Paralel, Begini Caranya
Toyota Veloz Hybrid dengan finishing two-tone (IDN Times/Fadhliansyah)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Parkir paralel secara dadakan kerap dilakukan ketika lahan parkir penuh. Namun, pemilik mobil dengan transmisi otomatis perlu memastikan kendaraannya tetap bisa dipindahkan agar tidak menghalangi kendaraan lain.

Hal tersebut juga berlaku bagi mobil hybrid Toyota yang menggunakan sistem elektrifikasi. Auto2000 menjelaskan, mobil Hybrid EV Toyota tetap dapat diparkir paralel tanpa mengganggu sistem elektrifikasinya, selama prosedur yang dilakukan tepat.

  1. 1. Pastikan mobil bisa didorong saat ditinggal

    A1B6C244-BCB8-4950-A52C-7A9E27C123EC-8400-000002B215690E82.jpeg
    Impresi First Drive Veloz Hybrid (IDN Times/Fadhliansyah)

    Pada kondisi parkir paralel yang menutup kendaraan lain, mobil harus memungkinkan untuk didorong agar kendaraan yang terhalang tetap dapat keluar-masuk. Karena itu, posisi transmisi dan rem parkir menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan.

    Dalam keterangan resminya, Auto2000 menyebut mobil matik pada dasarnya tidak boleh ditinggalkan dalam posisi P saat perlu dipindahkan. Kendaraan perlu berada di posisi N dan rem parkir tidak aktif sehingga mobil dapat didorong.

    Untuk mobil Hybrid EV Toyota, keberadaan Electric Parking Brake (EPB) tidak menjadi penghalang. Saat kendaraan dalam kondisi OFF, sistem hybrid tidak beroperasi untuk menggerakkan kendaraan.

  2. 2. Gunakan shift lock untuk memindahkan transmisi ke N

    IMG_8451.jpeg
    Toyota Kijang Innova Zenix dapat pembaruan (TAM)

    Sejumlah mobil hybrid Toyota seperti Kijang Innova Zenix Hybrid EV, Veloz Hybrid EV, dan Yaris Cross Hybrid EV menggunakan EPB serta shift lock. Fitur tersebut digunakan dalam prosedur parkir paralel agar mobil tetap dapat dipindahkan.

    Langkahnya dimulai dengan memarkir mobil secara lurus dan memastikan tersedia ruang untuk mendorong kendaraan. Setelah itu, tuas transmisi dipindahkan ke P, sementara pedal rem tetap diinjak.

    Tombol EPB kemudian ditekan beberapa lama hingga muncul notifikasi bahwa EPB sudah deactivated atau tidak aktif.

    Selanjutnya, sistem kendaraan dimatikan dan kunci pintu cadangan yang berada di dalam remote dikeluarkan. Kunci tersebut dimasukkan dan ditekan ke lubang shift lock yang berada di sisi tuas transmisi, tepatnya di depan huruf P. Dengan tangan lainnya, tuas transmisi kemudian dipindahkan ke N.

    Setelah itu, mobil dapat ditinggalkan. Auto2000 juga menyarankan pemilik memastikan kembali mobil memang bisa didorong sebelum meninggalkannya.

  3. 3. Aktifkan kembali EPB sebelum mobil digunakan

    Screen Shot 2025-08-10 at 10.36.47 PM.png
    Toyota Yaris Cross (Dok. PT Toyota-Astra Motor)

    Ketika mobil akan kembali digunakan, prosedurnya perlu dikembalikan seperti semula. Tuas transmisi dipindahkan ke P, kemudian kendaraan dinyalakan.

    Setelah pedal rem tetap diinjak, tombol EPB ditarik ke atas untuk mengaktifkannya kembali. Pemilik mobil juga disarankan mengikuti petunjuk yang tercantum dalam buku pedoman pemilik kendaraan masing-masing.

    Meski parkir paralel dapat dilakukan, Auto2000 tetap menyarankan pemilik menggunakan area parkir yang telah disediakan pengelola apabila kondisi tidak mendesak.

    Parkir yang tidak menutup kendaraan lain dinilai dapat mengurangi risiko mobil bergerak maju atau mundur tanpa sepengetahuan pemilik.

    “Parkir paralel pada mobil Hybrid EV Toyota pada dasarnya mudah dilakukan selama AutoFamily mengikuti prosedur yang tepat,” ujar Marketing Division Head Auto2000 Nur Imansyah Tara, Kamis (27/8/2026).

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More