Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Jangan Pernah Abaikan Tetesan Oli di Bawah Mobil, Bisa Berakibat Fatal

Jangan Pernah Abaikan Tetesan Oli di Bawah Mobil, Bisa Berakibat Fatal
Ilustrasi Mesin Mobil Tetap Awet Muda (pexels.com/Jose Richardo)
  • Tetesan cairan gelap dan licin dapat menandakan kebocoran oli akibat seal atau gasket aus, yang berisiko mengurangi volume oli dan mengganggu pelumasan mesin.
  • Cairan di bawah mobil tidak selalu oli mesin; sumbernya bisa oli transmisi, minyak rem, coolant, power steering, atau air kondensasi AC yang umumnya normal.
  • Amati lokasi serta jumlah bercak dengan karton, cek level oli, dan segera periksa ke bengkel bila tetesan bertambah atau oli berkurang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Melihat adanya tetesan cairan di bawah mobil setelah diparkir tentu bisa membuat khawatir. Apalagi jika cairan tersebut berwarna cokelat tua atau hitam dan terasa licin saat terkena permukaan tertentu. Banyak orang langsung menyimpulkan bahwa mesin mengalami kebocoran oli.

Padahal, tidak semua cairan yang menetes dari bawah mobil adalah oli mesin. Bisa saja berasal dari sistem lain, bahkan ada yang merupakan air biasa. Karena itu, penting mengenali sumber tetesan sebelum memutuskan apakah mobil masih aman digunakan atau perlu segera diperiksa.

  1. 1. Kebocoran oli bisa berasal dari seal dan gasket

    ilustrasi mengecek mesin mobil
    ilustrasi mengecek mesin mobil (pexels.com/Gustavo Fring)

    Oli mesin bersirkulasi melalui berbagai bagian dan membutuhkan seal serta gasket untuk menjaga cairan tetap berada di jalurnya. Seiring usia pemakaian, komponen tersebut dapat mengeras, aus, atau kehilangan kemampuan menutup rapat.

    Ketika hal itu terjadi, oli bisa merembes sedikit demi sedikit dan akhirnya menetes ke bagian bawah mesin. Kebocoran kecil mungkin hanya meninggalkan bercak setelah mobil diparkir cukup lama. Namun, jika dibiarkan, volume oli dapat terus berkurang dan berisiko mengganggu sistem pelumasan mesin.

  2. 2. Tetesan belum tentu berasal dari oli mesin

    ilustrasi mengecek oli mesin mobil
    ilustrasi mengecek oli mesin mobil (pexels.com/Andrea Piacquadio)

    Selain oli mesin, mobil juga menggunakan beberapa jenis cairan lain, seperti oli transmisi, minyak rem, coolant, dan cairan power steering pada mobil tertentu. Masing-masing memiliki warna dan karakteristik berbeda, sehingga lokasi serta bentuk tetesan dapat membantu memberikan petunjuk awal.

    Ada juga kondisi ketika cairan yang menetes justru berasal dari air kondensasi sistem pendingin kabin. Tetesan air dari bawah mobil setelah AC digunakan umumnya merupakan kondisi normal. Karena itu, jangan langsung menganggap setiap cairan yang muncul di lantai parkir sebagai tanda kebocoran oli.

  3. 3. Perhatikan jumlah dan lokasi tetesan yang muncul

    ilustrasi mengecek oli mesin mobil
    ilustrasi mengecek oli mesin mobil (pexels.com/Gustavo Fring)

    Salah satu cara sederhana adalah memperhatikan posisi bercak setelah mobil diparkir. Gunakan alas seperti karton atau kertas bersih untuk membantu melihat lokasi dan jumlah cairan yang menetes. Jangan hanya melihat warnanya, tetapi perhatikan juga apakah bercak terus bertambah dari waktu ke waktu.

    Jika cairan yang menetes diduga oli dan jumlahnya semakin banyak, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan. Periksa juga level oli sesuai prosedur kendaraan. Jangan membiarkan mesin bekerja dengan volume oli yang terlalu rendah karena pelumasan yang terganggu dapat menyebabkan komponen mengalami keausan lebih cepat.

    Jadi, tetesan di bawah mobil memang bisa menjadi tanda kebocoran oli, terutama jika cairannya berwarna gelap dan terasa licin. Namun, sumbernya juga dapat berasal dari cairan lain atau bahkan air kondensasi AC yang normal. Jika tetesan terus muncul, jumlahnya bertambah, atau level oli mulai berkurang, pemeriksaan di bengkel menjadi langkah yang lebih aman agar sumber masalah dapat diketahui dengan tepat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team

Related Articles

See More