Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Iceberg Ekspansi ke India, Perkuat Pasar Kaca Film Internasional
Perusahaan mengklaim seluruh varian mampu menolak panas inframerah (IRR) hingga 99 persen, sinar ultraviolet (UVR) hingga 99 persen, serta total energi matahari (TSER) hingga 83 persen (Dok. Istimewa)
  • Iceberg memperluas distribusi ke India melalui kerja sama diler lokal, setelah membangun jaringan lebih dari 100 diler resmi di Indonesia sejak 2012.

  • Merek ini menawarkan lima varian kaca film berbahan nano carbon dengan Night Vision Technology, serta mengklaim penolakan IR dan UV hingga 99 persen.

  • Iceberg mengingatkan konsumen membeli melalui diler resmi untuk menghindari produk menyerupai merek mereka; harga kaca film premium mulai Rp4 juta di Jabodetabek.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
2012

Iceberg mulai dipasarkan di Indonesia.

21 Oktober 2026

Iceberg mengumumkan ekspansi distribusi ke India melalui kerja sama dengan diler lokal sebagai langkah awal memperkuat jaringan internasional.

kini

Iceberg memiliki lebih dari 100 diler resmi di Indonesia dan mengingatkan konsumen membeli produk melalui diler resmi untuk menghindari produk tiruan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Iceberg with Night Vision Technology memperluas distribusi kaca film ke India melalui kerja sama dengan diler lokal, sebagai bagian penguatan jaringan pasar internasional.
  • Who?
    PT Agni Manggala Nusa sebagai pemegang merek Iceberg di Indonesia, Iceberg with Night Vision Technology, diler lokal di India, serta Marketing Manager Iceberg Reza terlibat dalam ekspansi ini.
  • Where?
    Ekspansi distribusi dilakukan di India. Iceberg telah dipasarkan di Indonesia sejak 2012 melalui lebih dari 100 diler resmi dari Aceh hingga Papua.
  • When?
    Reza menyampaikan langkah ekspansi ke India pada Rabu, 21 Oktober 2026. Iceberg telah beroperasi di pasar Indonesia selama lebih dari satu dekade.
  • Why?
    Ekspansi dilakukan untuk membawa Iceberg ke pasar yang lebih luas dan memperkuat jaringan distribusi internasional setelah membangun kepercayaan konsumen di Indonesia.
  • How?
    Produk Iceberg akan dipasarkan melalui diler lokal di India. Perusahaan menawarkan lima varian kaca film berteknologi Night Vision dan mengimbau pembelian melalui diler resmi guna memastikan keaslian produk.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Iceberg, merek kaca film dari Amerika, mulai menjual produknya di India. Di Indonesia, Iceberg sudah ada sejak 2012 dan punya lebih dari 100 toko resmi. Kaca filmnya punya teknologi Night Vision supaya tetap nyaman saat malam. Iceberg juga mengingatkan orang agar membeli di toko resmi supaya tidak mendapat barang tiruan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Ekspansi Iceberg ke India mencerminkan pengembangan jaringan yang dibangun melalui pengalaman lebih dari satu dekade di Indonesia dan dukungan lebih dari 100 diler resmi. Kehadiran lima varian dengan pilihan tingkat kegelapan turut memberi konsumen fleksibilitas, sementara penekanan pada keaslian produk menunjukkan perhatian terhadap kualitas layanan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Iceberg with Night Vision Technology, merek kaca film asal Amerika Serikat, resmi memperluas jangkauan pasarnya ke India.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya PT Agni Manggala Nusa selaku pemegang merek Iceberg di Indonesia untuk memperkuat kehadirannya di pasar internasional.

Iceberg telah dipasarkan di Indonesia sejak 2012 dan kini memiliki lebih dari 100 diler resmi yang tersebar dari Aceh hingga Papua. Selain ekspansi pasar, merek ini turut menyoroti teknologi Night Vision, pilihan tingkat kegelapan kaca film, serta pentingnya memastikan keaslian produk.

1. Iceberg perluas distribusi ke India setelah 14 tahun di Indonesia

Kaca film Iceberg ekspansi ke India (Dok. Istimewa)

Ekspansi ke India menjadi langkah baru bagi Iceberg untuk memperluas distribusi di luar Indonesia. Di pasar tersebut, produk Iceberg akan dipasarkan melalui kerja sama dengan diler lokal.

Selama lebih dari satu dekade beroperasi di Indonesia, Iceberg mengembangkan jaringan distribusi yang kini mencakup lebih dari 100 diler resmi. Perusahaan juga mengandalkan Night Vision Technology sebagai salah satu teknologi unggulan yang diperkenalkan kepada konsumen.

Teknologi tersebut telah terdaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dengan nomor pendaftaran IDM000918527.

“Setelah lebih dari satu dekade membangun kepercayaan konsumen di Indonesia, kami melihat peluang untuk membawa Iceberg ke pasar yang lebih luas. Kehadiran kami di India menjadi langkah awal dalam memperkuat jaringan distribusi internasional,” ujar Marketing Manager Iceberg with Night Vision Technology, Reza, Rabu (21/10/2026).

2. Tawarkan lima varian kaca film dengan teknologi Night Vision

Iceberg menghadirkan lima varian kaca film, yakni Iceber 20, Iceber 40, Iceberg 60, Iceberg 80, dan Iceberf 90 (Dok. Istimewa(

Iceberg menghadirkan lima varian kaca film, yakni Iceber 20, Iceber 40, Iceberg 60, Iceberg 80, dan Iceberf 90. Setiap varian memiliki tingkat kegelapan dan warna berbeda untuk menyesuaikan kebutuhan serta posisi kaca kendaraan.

Perusahaan mengklaim seluruh varian mampu menolak panas inframerah (IRR) hingga 99 persen, sinar ultraviolet (UVR) hingga 99 persen, serta total energi matahari (TSER) hingga 83 persen. Produk ini juga menggunakan material 100 persen nano carbon.

Material tersebut diklaim tidak mengganggu sinyal perangkat di dalam kendaraan, seperti telepon seluler, GPS, radio, dan kartu tol elektronik.

Selain itu, penggunaan nano carbon ditujukan untuk menjaga kestabilan warna kaca film agar tidak mudah pudar serta mengurangi tampilan reflektif seperti cermin.

Dari sisi pilihan produk, Iceberg 20 menjadi varian paling terang dengan warna Glacier Blue. Sementara itu, Iceberg 40, 60, dan 80 menggunakan warna Emerald Black.

Varian terbaru sekaligus paling gelap adalah Iceberg 90 dengan warna Midnight Black, yang ditujukan untuk kaca samping dan belakang. Varian ini menyasar konsumen yang mengutamakan privasi serta perlindungan dari panas matahari.

“Kami ingin membuktikan bahwa kaca film gelap tidak harus mengorbankan keselamatan, kenyamanan dan keamanan berkendara di malam hari,” ujar Reza.

3. Ingatkan konsumen soal produk tiruan, harga mulai Rp4 juta

Ilustrasi kaca film Iceberg (Dok. Istimewa)

Di tengah ekspansi pasar, Iceberg juga mengingatkan konsumen di Indonesia agar lebih teliti ketika membeli kaca film. Perusahaan menyoroti kemunculan pemain baru yang menggunakan nama, logo, atau istilah menyerupai Iceberg with Night Vision Technology.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi membingungkan konsumen saat memilih produk. Karena itu, perusahaan mengimbau pembelian dan pemasangan kaca film dilakukan melalui diler resmi untuk memastikan keaslian produk serta layanan yang sesuai.

“Night Vision Technology sudah terdaftar secara resmi milik Iceberg. Kami ingin konsumen mendapatkan produk asli dengan kualitas dan layanan yang semestinya, bukan sekadar nama yang mirip,” jelas Reza.

Iceberg with Night Vision Technology diposisikan sebagai kaca film kelas premium dengan harga mulai Rp4 juta untuk kendaraan berukuran kecil di wilayah Jabodetabek. Harga tersebut dapat berbeda bergantung pada ukuran kendaraan dan lokasi pemasangan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article